Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga   Thu Jun 26, 2008 11:24 am

Andaikan Sarijo, 40 tahun, tak ada main dengan bini tetangga sendiri,
niscaya dia bisa bertahan pada posisinya sebagai pamong desa,
setidaknya hingga 2009 nanti. Tapi begitulah, lelaki di mana saja sama;
tak tahan lihat pantat gede dan dada montok. Baru ketemu Ny. Asih, 34
tahun, tetangganya yang semog (seksi) dan putih macam penyanyi Alda,
sudah klepek-klepek lupa kedudukan. Maka ketika perselingkuhan itu
terbongkar, dia dipaksa mundur dadi jabatannya.

Tokoh keagamaan
dan pemuka masyarakat sering bilang bahwa anak adam bisa lupa daratan
karena tiga ta, yakni: harta, tahta dan wanita. Buktinya kini
seabrek-abrek. Anggota DPRD sampai gubernur diadili gara-gara korup,
politisi main curang dalam pilkada karena haus tahta. Dan terakhir,
Yahya Zaini anggota DPR mental dari Senayan dan jatuh dari pohon
beringin karena “ndangdutan” di ranjang bersama penyanyi dangdut Maria
Eva.

Ini peringatan berharga bagi para pemegang kekuasaan,
termasuk penguasa kelas teri sebagaimana pamong desa Sarijo, dari
Wonosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Melalui teve di rumahnya, dia
juga sering menyaksikan kaca benggala kehidupan tersebut. Tapi ketika
dirinya tengah jatuh kasmaran pada bini tetangga sendiri, dia mencoba
berlagak pilon saja. “Ah itu kan bagi mereka yang kelas tinggi, bagi
saya-saya ini, nggak sampai begitu, lah iyauwww,” begitu katanya
menghibur diri.

Kalau boleh berterus terang, pamong desa Sawahan
Kecamatan Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul ini memang sedang
“nyawah” di tetangga sebelah rumah. Jika suami Asih pergi, Sarijo suka
“nyangkul” bersama wanita itu. Pacul masih muda, ketemu lahan gembur
banyak komposnya, tentu saja cangkulannya dalem-dalem. Di malam yang
sepi Sarijo-Asih suka goclak-gaclok “mencangkul” hingga mandi keringat.

Asih
memang “sawah” yang enak dicangkul dan perlu. Orangnya cantik, bodi
sekel nan cemekel macam penyanyi Alda. Maka sejak kenal pertama
beberapa tahun lalu, Sarijo jadi suka ngglibet mengadakan pendekatan.
Gila memang, orang wanita berkulit putih bersih itu masih punya suami,
kok ditelateni juga. Dicolek pertama kali, Asih berkelit. Ketika Sarijo
menegurnya, reaksi bini tetangga itu enteng saja. “Aku tak
biasaaaa…..,” kata Asih, sungguh mirip penyanyi Alda yang sudah
almarhumah itu.

Hanya saja Sarijo tahu watak wanita pada
umumnya, kalau ditelateni terus, yang tadinya ogah-ogah, akan bilang:
ah, ah, ahhhhhh! Yang tadinya mau memanggil hansip, bila telah kena
pengapesannya, pasti malah bilang: sip, sip, siiiiip! Maka tekad Sarijo
pun semakin mantap, biar diludahi, biar dimaki-maki, Asih akan dikejar
terus hingga wanita itu bertekuk lutut dan berbuka paha untuknya.

Ilmu
Merayu Wanita sistem 50 jam memang sudah dikuasai benar oleh Sarijo.
Ketika keluarga Asih bikin dapur, tahu-tahu dia kirim pasir dan semen
satu truk. Meski Asih tak pernah minta, bak Departemen Sosial, pamong
desa itu memberikan uang Rp 2 juta. Uang tersebut sesungguhnya bolehnya
minjam ke kelurahan lewat kredit PPMK (Program Pemberdayaan Masyarakat
Kelurahan). Begitulah lelaki, bila ada maunya sok semugih (berlagak
kaya). Padahal di rumah, anaknya bayar SPP saja telat melulu.

Disemprot
bantuan terus macam lumpur Lapindo, lama-lama Asih melunak juga.
Buktinya, dia mulai menerima kunjungan Sarijo di kala misoanya tak di
rumah. Dasar ini yang ditunggu-tunggu sipamong desa, begitu situasinya
sangat mantap terkendali, Asih pun ditubruk dan lalu digelandang ke
kamar. Memang awalnya berontak, tapi lama-lama ya ah, ah, ahhhhhh.
Tadinya mau meringis, sekarang malah mrenges. “Dasar lelaki, kalau
belum keturutan nguyaaaaak (mengejar) terus,” kata Asih setelah skore
1-0.

Orang-orang di sekitar rumah Sarijo-Asih semula tak tahu
adanya skandal itu, begitu pula pasangan mereka. Tapi lantaran pamong
desa itu semakin berani jadi lelaki subita (suka bini tetangga),
penduduk pun lama-lama jadi tahu bahwa pamong desa Sarijo suka
menyelinap ke rumah Asih di kala suaminya pergi. Mereka pun pernah
memergoki, betapa laki wanita yang bukan suami istri itu berbagi cinta
di ranjang terlarang.

Lembaga desa yang bernama Badan Perwakilan
Desa (Baperdes) pun dilapori akan kelakuan bejad pamong Sarijo. Lebih
dari itu penduduk menggelar demo ke kantor camat Ponjong, minta agar
pamong jago selingkuh tersebut dicopot. Camat pun lalu memanggil Sarijo
dan diinterogasi, ternyata mengaku memang suka selingkuh bersama Ny.
Asih. Tapi kalau warga tak menghendaki dirinya, dia siap mundur dari
jabatan. “Nggak apa saya mundur dari pamong, gara-gara “maju mundur”
sama Asih,” kata Sarijo tanpa malu-malu.Atau gini saja, Asih suruh
cerai dulu, lalu dimadu, mengikuti jejak Aa Gym.

sumber:Kasus DPR
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Kartiyo
KorLap


Lokasi : Bandung
Reputation : 0
Join date : 04.03.08

PostSubyek: Re: Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga   Thu Jun 26, 2008 9:19 pm

We...lha dalah... lakon Dosomuko nyolong Shinto kelakon tenan ini...
Kembali Ke Atas Go down
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga   Fri Jun 27, 2008 11:08 am

Yo cen ngono....gur kari sing arep dadi, hanomane sopo ki....???
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Sponsored content




PostSubyek: Re: Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga   

Kembali Ke Atas Go down
 
Anggota DPRD Jatuh di Pelukan Tetangga
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Berita Hangat Gunung Kidul-
Navigasi: