Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Rencana Pernikahan?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2  Next
PengirimMessage
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Rencana Pernikahan?   Tue Aug 05, 2008 11:26 pm



Bagaimanakah caranya menyusun Rencana pernikahan yang baik supaya berjalan lancar??
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
tigaes2
KorLap
avatar

Lokasi : natah,nglipar
Reputation : 0
Join date : 29.06.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Wed Aug 06, 2008 8:55 pm

wah ini penting, mana yang udah pengalaman bagi2 kesini Amiiiin



one
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Wed Aug 06, 2008 11:09 pm

:confused: :confused: :confused:

Kepada posting untuk memberikan masukan. terutama yang sudah pengalaman, tapi bagi yang belum pengalaman pun ga masalah karena ini hanya sharing. mana masukan yang baik kita ambil manfaatnya.

mungkin ada beberapa pertanyaan yang saya tanyakan disini :

1. Bekal apa saja yang perlu disiapkan disaat kita merencanakan pernikahan?
2. Apakah cuma bekal materi saja yang kita perlukan untuk berani mengambil langkah untuk menikah?
3. Saya sebagai laki-laki menurut anda lebih pantas mana, saya bicara langsung kepada calon mertua untuk serius atau apakah saya harus menunggu ortu saya untuk meminang pacar saya?
4. Lebih baik mana antara tunangan dahulu dan langsung menikah?

:king: :queen:
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Djameel
KorLap
avatar

Lokasi : ga ada dalam peta
Reputation : 0
Join date : 17.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 1:48 pm

aku ra donk wong durung rabi,...

:*)0(:
Kembali Ke Atas Go down
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas
avatar

Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 2:02 pm

Nek rencana pernikahan ki....sak ngerti ati disik mas sing kudu d toto ki....Liyane sih gampang kok... ajib
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
maniss
Koordinator


Lokasi : Jakarta
Reputation : 7
Join date : 04.04.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 2:03 pm

Quote :
1. Bekal apa saja yang perlu disiapkan disaat kita merencanakan pernikahan?
2. Apakah cuma bekal materi saja yang kita perlukan untuk berani mengambil langkah untuk menikah?
3. Saya sebagai laki-laki menurut anda lebih pantas mana, saya bicara langsung kepada calon mertua untuk serius atau apakah saya harus menunggu ortu saya untuk meminang pacar saya?
4. Lebih baik mana antara tunangan dahulu dan langsung menikah?

sediki nimbrung yak...
1.Mental & Uang
2.materi tidak bisa menyelesaikan segala masalah,
tapi materi diperlukan sebagai penunjang.
3.Urusan meminang kewajiban orangtua, tapi sampean rundingkan dulu dengan kedua belah pihak untuk mengatur pertemuannya.
4.langsung menikah lebih praktis, daripada tunangan.tunangan hanya buang2 waktu dan
uang.

sebelum pesta pernikahan sebainya dibentuk panitia
membagi-bagi tugas untuk acara pernikahan.
sebaiknya dirapatkan(meeting) seluruh anggota keluarga kedua belah pihak
dan panitia yang ditunjuk demi kelancaran acara.
sebab sering kejadian yang satu dengan yang lainnnya
kadang ada rasa kecewa karena acara tidak sesuai dgn keinginnannya
makan dibicarakan dulu supaya semua berjalan lancar.
lebih penting dari mslh yang diatas adalah kesiapan kedua calon mempelai
untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

soale nek pacaran kie semua terasa indah, seng elek2 ijik ketutupan.
kalo sdh menikah wes nggak bisa nutup-nutupi lagi
kabeh kebukak apa adanya.

siapkan mental untuk menerima pasangan apa adanya

nggak bermaksud menggurui cuma share aja.

_________________
NRIMO ING PANDOEM
Kembali Ke Atas Go down
sug3st
Camat
avatar

Lokasi : Baleharjo - Djogdja ~pp~
Reputation : 15
Join date : 05.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 2:09 pm

wah..... perlu tak awasi topik iki......

monggo sinten malih ingkang bade sharing.... :o*00:

_________________
Sucikanlah aku dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

E D Y
Kembali Ke Atas Go down
http://www.edysusilo.blogspot.com/
tigaes2
KorLap
avatar

Lokasi : natah,nglipar
Reputation : 0
Join date : 29.06.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 9:20 pm

ada yang bilang menikah itu indah, bagun pagi teh manis + senyum manis tersedia sampe2 ia berkata"kenapa gak dari dulu2 saya nikah".
tapi ada juga yang bilang nikah itu susah, banyak masalah yang timbul, pusiiiing......dan iapun bilang"nikah itu berat mending km jangan nikah dulu"

sebenarnya nikah itu banyak enaknya ato banyak susahnya ya ;) hufh............
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 07, 2008 9:43 pm

maniss wrote:


sediki nimbrung yak...
1.Mental & Uang
2.materi tidak bisa menyelesaikan segala masalah,
tapi materi diperlukan sebagai penunjang.
3.Urusan meminang kewajiban orangtua, tapi sampean rundingkan dulu dengan kedua belah pihak untuk mengatur pertemuannya.
4.langsung menikah lebih praktis, daripada tunangan.tunangan hanya buang2 waktu dan
uang.

sebelum pesta pernikahan sebainya dibentuk panitia
membagi-bagi tugas untuk acara pernikahan.
sebaiknya dirapatkan(meeting) seluruh anggota keluarga kedua belah pihak
dan panitia yang ditunjuk demi kelancaran acara.
sebab sering kejadian yang satu dengan yang lainnnya
kadang ada rasa kecewa karena acara tidak sesuai dgn keinginnannya
makan dibicarakan dulu supaya semua berjalan lancar.
lebih penting dari mslh yang diatas adalah kesiapan kedua calon mempelai
untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

soale nek pacaran kie semua terasa indah, seng elek2 ijik ketutupan.
kalo sdh menikah wes nggak bisa nutup-nutupi lagi
kabeh kebukak apa adanya.

siapkan mental untuk menerima pasangan apa adanya

nggak bermaksud menggurui cuma share aja.

Terima kasih banyak mbak atas masukannya..
(kaya'e dah pengalaman, orang di foto sama anaknya)
he...he....

Maksudnya bukan itu tapi kalimatnya sangat mengenai pada topik ini.
Menurut saya itu bukan menggurui mbak tapi itu mang benar2 share yg sangat bermanfaat bagi teman2 dan tentunya diri saya sendiri yang belum menikah dan berencana untuk menikah...

kalo ada masukan yang lain monggo....
:o*00:
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
SAPTO SARDIYANTO
Camat
avatar

Lokasi : JAKARTA
Reputation : 1
Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Sat Aug 09, 2008 11:32 am

tigaes2 wrote:
ada yang bilang menikah itu indah, bagun pagi teh manis + senyum manis tersedia sampe2 ia berkata"kenapa gak dari dulu2 saya nikah".
tapi ada juga yang bilang nikah itu susah, banyak masalah yang timbul, pusiiiing......dan iapun bilang"nikah itu berat mending km jangan nikah dulu"

sebenarnya nikah itu banyak enaknya ato banyak susahnya ya ;) hufh............

kalau saya tergantung bagaimana kita menjalaninya
setiap perbuatan yang kita lakukan untuk ibadah tuhan pasti akan
menunjukkan jalan yang terbaik untuk kita.
kalau orang ditanya kapan siap nikah sampai kapanpun orang
akan ngak siap2 untuk melaksanakan pernikahan.
banyak hal2 yang tak terduga yang ngak bisa kita dapatkan sewaktu
kita sendiri kita bisa dapatkan setelah nikah yaitu ketentraman hati.

wasalam,

_________________
Betapa manisnya bersama - MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)
Kembali Ke Atas Go down
wahyun
Koordinator
avatar

Lokasi : jogja
Reputation : 2
Join date : 20.03.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Sat Aug 09, 2008 10:41 pm

wahhhh...selamat nggih Very Happy

maaf...kulo boten saget usul nopo2...dereng pengalaman...kulo tak nderek nyimak mawon nggih...

ngge bekal benjing ngakakk ngakakk

matur nuwun
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Mon Aug 11, 2008 10:11 pm

wahyun wrote:
wahhhh...selamat nggih Very Happy

maaf...kulo boten saget usul nopo2...dereng pengalaman...kulo tak nderek nyimak mawon nggih...

ngge bekal benjing ngakakk ngakakk

matur nuwun

kok selamat???
ono wong mumet kok malah diucapi selamat??
:drunken: :sleep: :bom:
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
de4d10ck
Koordinator
avatar

Lokasi : jogja
Reputation : 13
Join date : 11.08.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 14, 2008 4:03 pm

dedik cahyono wrote:
:confused: :confused: :confused:

Kepada posting untuk memberikan masukan. terutama yang sudah pengalaman, tapi bagi yang belum pengalaman pun ga masalah karena ini hanya sharing. mana masukan yang baik kita ambil manfaatnya.

mungkin ada beberapa pertanyaan yang saya tanyakan disini :

1. Bekal apa saja yang perlu disiapkan disaat kita merencanakan pernikahan?
2. Apakah cuma bekal materi saja yang kita perlukan untuk berani mengambil langkah untuk menikah?
3. Saya sebagai laki-laki menurut anda lebih pantas mana, saya bicara langsung kepada calon mertua untuk serius atau apakah saya harus menunggu ortu saya untuk meminang pacar saya?
4. Lebih baik mana antara tunangan dahulu dan langsung menikah?

:king: :queen:

1.ketoke,mmmmmm...niat sik
2.ora,kudu podo2 seneng!susah seneng bareng-bareng!
3.kalo aku, bicarain dulu sama ortu nya dia...
4.langsung wae,mas!

.........

:)
mwah!
Kembali Ke Atas Go down
http://mitmjogja.com/
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Fri Aug 15, 2008 1:24 am

matur suwun mas...
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
tigaes2
KorLap
avatar

Lokasi : natah,nglipar
Reputation : 0
Join date : 29.06.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Sat Aug 16, 2008 1:53 am

tak kenal maka taaruf, kalo bener2 ud siap(kata ustad kemaren)
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Tue Aug 19, 2008 11:34 pm

ada yang bilang, kita nikah didasarkan atas beberapa faktor besertakan hukumnya..

1. Jika kita masih dalam tahap penjajakan terhadap calon istri or suami, hukumnya masih sunah untuk Menikah.

2. Jika kita sudah tidak bisa menahan hawa nafsu, hukumnya jadi wajib untuk Menikah.

3. Jika kita berlainan agama dengan calon kita, hukumnya haram untuk Menikah.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
japrax
Presidium
avatar

Lokasi : pelukan hangat luna maya
Reputation : 29
Join date : 11.04.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Wed Aug 20, 2008 4:17 pm

mugo2 cepet nikah wae lah.. :oops:
Kembali Ke Atas Go down
SAPTO SARDIYANTO
Camat
avatar

Lokasi : JAKARTA
Reputation : 1
Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Wed Aug 20, 2008 5:29 pm

wis gek nikah wae mas
pernikahan yang didasarkan pada ibadah semata mata karena allah
pasti akan membawa keberkahan bagi kita.

kunci kuwi mas

kiro2 kapan mas?

wasalam,

_________________
Betapa manisnya bersama - MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 21, 2008 11:59 pm

SAPTO SARDIYANTO wrote:
wis gek nikah wae mas
pernikahan yang didasarkan pada ibadah semata mata karena allah
pasti akan membawa keberkahan bagi kita.

kunci kuwi mas

kiro2 kapan mas?

wasalam,

masih dalam rencana mas...

semoga aja berjalan lancar tanpa ada kendala serius yg menghalang...

kalo masalah waktu pastinya, saya sendiri aja juga belum tahu...
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 28, 2008 10:16 pm

Pernikahan menjadi dambaan banyak orang, terutama para pemuda dan gadis-gadis. Pernikahan menjadi harapan ketika fungsi-fungsi hormonal tubuh sudah matang. Pernikahan menjadi mimpi indah ketika jiwa tidak lagi bisa dipuaskan dengan menjadi anak ideal. Bahkan, pernikahan menjadi jawaban kongkret atas berbagai "tekanan" sosial yang terus menghantui wanita-wanita Timur.

Fenomena telat menikah bukan monopoli gadis-gadis. Para pemuda pun merasakan tekanan hebat. Semakin bertambah umur, semakin sering berjumpa dengan kenalan, lalu mereka bertanya, "Kapan nikah?" Kenyataan seperti itu adalah tekanan yang bukan main beratnya.

Kelambatan menikah bagi para pemuda dilatar-belakangi banyak faktor, antara lain, belum siap memberi nafkah, belum menemukan calon yang tepat, menjadi tumpuan keluarga, tidak memiliki "modal" cukup untuk melangsungkan acara resepsi sesuai standar modern, kekhawatiran berlebihan melihat beban kehidupan rumah-tangga, terlilit beban utang, mengidap penyakit-penyakit serius dan aneka alasan lain. Masalah ini tidak cukup selesai dengan ucapan, "Wahai ikhwan, rezeki itu dari Allah. Tidak usah takut menikah hanya gara-gara soal rezeki."

Telat menikah bukan monopoli gadis-gadis biasa. Kalangan Muslimah aktivis, shalihat, para penggiat dakwah, mereka pun merasakan hal yang sama. Hanya, cara mereka menyikapi problema itu lebih halus dan sabar. Realita kerisauan itu tetap ada, hanya lebih terkendali. Namun tidak dipungkiri, ada juga yang berguguran karena tidak kuat menahan tekanan.

Persoalan telat menikah bukan masalah kecil. Kalau disimak, ini adalah persoalan sosial yang cukup serius. Dari titik ini menjalar berbagai persoalan ke tempat-tempat lain. Sikap liberal wanita dalam berbusana, bergaul, bersikap dan lain-lain, sebagiannya tampak dilandasi niatan ingin memenangkan "kompetisi".

Tanpa disadari, sikap seperti itu justru melahirkan problema-problema baru yang tidak kalah serius: pelecehan seksual, pergaulan bebas, aborsi, demam pornografi, selingkuh dan lain-lain. Lalu apa solusi atas masalah ini? Tentu, kita tidak akan mengatakan, "Semua pihak harus peduli untuk berpikir keras mencari solusi-solusi yang lebih efektif dan efisien." Budaya basa-basi seperti ini sudah selayaknya dilempar ke museum. Solusi itu bisa digali dengan mengoptimalkan kesadaran positif para Muslimah sendiri.

Pertama, kajilah kembali persoalan pernikahan ini, dari segi keindahan maupun tanggung-jawabnya. Jangan menyepelekan, namun juga jangan ketakutan. Bersikaplah adil. Mempersiapkan diri untuk memikul beban, tapi tetap bersemangat tinggi menyongsong hari-hari penuh sakinah.

Kedua, pikirkan setiap peluang dan jalan-jalan ke arah pernikahan yang mungkin bisa kita dapatkan, sejauh itu halal dan benar. Jangan membuat sekat-sekat sehingga ia akan memenjara diri sendiri, namun juga jangan tergiur oleh aneka bujuk rayu yang bisa menyeret kita ke sudut-sudut menakutkan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi diri kita.

Ketiga, jangan takut untuk menempuh risiko. Kalau dipikirkan, di dunia ini tidak ada yang tidak berisiko. Kesendirian ada risiko, melaju ke pernikahan adalah risiko, berumah-tangga pun tidak sepi dari risiko. Bukan risiko yang perlu ditakutkan, tapi takutlah jika kita jatuh ke lubang-lubang dosa karena salah melangkah.

Dan terakhir, jawablah seluruh tawaran pernikahan yang datang kepada kita, seideal atau sesederhana apapun tawaran itu dengan jawaban ini, "Saya tidak begitu saja menolak atau menerima, namun beri saya waktu untuk istikharah. Biarlah petunjuk Allah yang akan menjawab ajakan ini." Lalu tunaikan istikharah sesuai Sunnah Rasul SAW. Jangan putus-putus menunaikan itu hingga hati Anda dilapangkan untuk memilih satu dari dua jawaban, menerima atau menolak.

Wallahu a`lam.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 28, 2008 10:20 pm

eramuslim - Siang itu Nadia minta waktu untuk konsultasi kepada guru ngajinya. Kepada Mbak Fida, begitu ia biasa memanggil guru ngajinya itu Nadia mulai mengadukan permasalahannya, bahwa sampai saat ini ia belum bisa sepenuhnya 'cinta' kepada Ahmad, suami yang baru menikahinya dua bulan lalu.

"Memangnya ada apa dengan Ahmad, Nad?", hati-hati Mbak Fida bertanya. Maka meluncurlah dari mulut Nadia, "Ya sebenarnya Mas Ahmad itu baik, tapi ada sesuatu yang bagi saya kurang, mbak. Mestinya seorang aktifis pengajian itu hidupnya teratur, tertib, nggak pernah ketinggalan sholat jama'ah di masjid, nggak absen sholat lail, tilawahnya 1 juz setiap hari, selalu bersikap lembut kepada istri, sabar, rapi, bisa jadi teman diskusi dan curhat istri, sempat ngajarin istri, nggak suka nonton tivi, bisa ngambil hati mertua, begitu kan mbak?"

Sambil membenahi buku-bukunya yang berantakan (istrinya sedang keluar rumah dan sepulangnya dari kantor Farhan mendapati rumahnya dalam keadaan 'porak poranda'), Farhan berkata pada dirinya sendiri, "aku pikir menikahi seorang perempuan berjilbab berarti urusan rumah tangga jadi beres. Mestinya istri itu bisa masak, terampil ngurus rumah, ibadahnya oke, pinter melayani suami, sabar, rajin, lembut, nyambung diajak diskusi, jago ngambil hati mertua ...

Nadia dan Farhan boleh jadi mewakili sosok sebagian kita yang memasuki gerbang pernikahan dengan segunung angan-angan tentang sosok pasangan ideal. Tipikal seperti ini biasanya telah memiliki idealisme sendiri tentang pasangan, jauh sebelum hari pernikahan tiba. Idealisme itu begitu menguasai pikiran dan jiwa hingga terus terbawa sampai mereka menikah, dan ketika setelah menikah ternyata pasangannya tidak sebagaimana idealismenya, mereka kecewa dan kemudian cenderung menyalahkan keadaan atau pihak lain.

Memang sah-sah saja kita memiliki idealisme, termasuk idealisme tentang kriteria pasangan. Sayangnya, kebanyakan kita menyangka bahwa sebuah idealisme dapat turun begitu saja dari langit dan menjelma di hadapan kita. Padahal dengan demikian idealisme kita itu akhirnya malah menjadi angan-angan belaka.

Idealisme tentang apapun tidak akan terwujud menjadi kenyataan jika tidak diperjuangkan.

Perhatikanlah firman Allah SWT dalam Surat An-Nisaa' ayat 123:

"Pahala dari Allah itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak pula menurut angan-angan ahli kitab. Barang siapa yang mengerjakan kejahatan niscaya akan diberi balasan dengan kejahatan itu dan dia tidak mendapat pelindung dan tidak pula penolong baginya selain Allah."

Kembali kepada Nadia dan Farhan, idealisme mereka tentang kriteria pasangan telah menjadi angan-angan. Mereka mengira dengan menikahi seorang aktifis pengajian atau seorang perempuan berjilbab semua urusan menjadi beres, kehidupan rumah tangga menjadi penuh bunga harum semerbak mewangi, tidak ada kerikil apalagi ombak, pokoknya indah seperti yang dilukiskan dalam buku-buku. Angan-angan itu akan membuat mereka kecewa. Ya, sebabnya adalah seperti kata pepatah, 'tak ada gading yang tak retak' atau 'nobody's perfect' (tak ada orang yang sempurna). Tidak ada manusia yang ma'shum (terjaga dari salah dan dosa) kecuali Rasulullah SAW. Semua manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tidak ada manusia yang pada dirinya hanya terdapat kelebihan saja, sebagaimana juga tidak ada manusia yang di dalam dirinya hanya ada kekurangan. Karena itu membayangkan pasangan kita adalah sesosok manusia tanpa cela hanya karena ia ikhwan atau berjilbab, menurut saya adalah pandangan kurang bijak.

Seorang ikhwan atau perempuan berjilbab adalah manusia biasa. Komitmen dan ketaatan mereka dalam beragama adalah suatu bentuk kesungguhan mereka dalam memproses diri menjadi Hamba Allah yang bertaqwa. Dan merupakan hal yang sangat manusiawi jika dalam menjalani proses tersebut terdapat kekurangan-kekurangan. Karenanya menjadi aktifis pengajian atau perempuan berjilba itu bukanlah berarti mereka berubah menjadi malaikat yang tidak pernah melakukan kesalahan dan tidak pula berarti mereka menjelma menjadi manusia tanpa cela.

Rumah tangga bahagia yang menjadi syurga bagi penghuninya adalah idaman setiap orang. Tetapi ia akan sekadar menjadi angan-angan bila tidak ada upaya dan perjuangan dari kedua belah pihak -suami-istri- untuk mewujudkannya. Begitu pula halnya dengan keinginan memiliki dan menjadi pasangan ideal yang diidamkan. Ia pun hanya menjadi angan-angan selama kita tidak berusaha memprosesnya menjadi kenyataan. Oleh sebab itulah pernikahan sebenarnya merupakan ladang amal dan jihad bagi orang-orang yang menjalaninya.

Nah, dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan beberapa hal:

- Harus disadari bahwa yang bernama idealisme itu tidak begitu saja turun dari langit, tetapi harus diperjuangkan. Dengan begitu ketika kita memiliki idealisme tentang pernikahan dan pasangan ideal misalnya, kita sadar bahwa untuk mewujudkannya menjadi kenyataan adalah dengan memperjuangkannya atau dengan kata lain kita siap menjadikan pernikahan kita nantinya sebagai ladang amal dan jihad kita dalam memproses diri menjadi lebih berkualitas.

- Menyadari bahwa idealisme yang menguasai pikiran dan jiwa dapat berkembang menjadi angan-angan belaka. Menikah dengan membawanya serta hanya akan membuat kita menjadi pelamun, mudah kecewa, cenderung tidak bersyukur terhadap apa yang ada, bahkan menjadi orang yang suka menyalahkan keadaan atau pihak lain.

- Ingatlah selalu bahwa kita menikahi pasangan kita dengan segala apa yang ada pada dirinya berupa kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya untuk disyukuri, kekurangannya menjadi ladang jihad kita untuk memperbaikinya karena Allah. Dengan begitu kita tidak akan mudah kecewa terhadap segala kekurangan yang terdapat pada pasangan kita.

- Terakhir, camkan kata-kata ini ... "Jangan menikah dengan angan-angan".
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Aug 28, 2008 10:23 pm

Di Jalan Mana Anda Menikah

Yang terpenting dari setiap perbuatan ialah niatnya, "Bahwasanya semua amal itu tergantung niatnya, dan bahwasanya apa yang diperoleh oleh seseorang adalah sesuai dengan apa yang diniatkannya..." (HR. Bukhari dan Muslim). Kalau niat anda bukan untuk beribadah kepada Allah dan untuk menegakkan syari'at Islam berdasarkan Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah, berhentilah membaca dan temukan dahulu niat yang tulus ikhlas tersebut !!!

"Tidaklah Rasulullah saw dihadapkan pada pilihan antara dua hal, kecuali beliau mengambil yang lebih mudah, asalkan bukan dosa" (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw bersabda kepada 'Ukaf bin Wada'ah Al Hilali, " Apakah engkau telah beristri wahai 'Ukaf ?" Ia menjawab, "belum", Rasul saw bersabda , " tidakkah engkau mempunyai budak perempuan ?" Jawabnya "Tidak". Sabda beliau, "bukankah engkau sehat lagi berkemampuan?" Jawab 'Ukaf, " Ya, Alhamdulillah ". Maka beliau bersabda: " Kalau begitu engkau termasuk teman setan. Karena engkau mungkin termasuk pendeta Nasrani, lantaran itu berarti engkau termasuk dalam golongan mereka . Atau mungkin engkau termasuk golongan kami, lantaran itu hendaknya engkau berbuat seperti yang menjadi kebiasaan kami, karena kebiasaan kami adalah beristri. Orang yang paling durhaka di antara kalian ialah yang membujang, dan orang mati yang paling hina diantara kamu ialah kematian bujangan . Sungguh celaka kamu wahai 'Ukaf. Oleh karena itu menikahlah !"...(HR. Ibnu Atsir dan Ibnu Hajar)

" Barang siapa telah mempunyai kemampuan untuk menikah kemudian ia tidak menikah maka dia bukan termasuk umatku"(HR. Thabrani dan Baihaqi)

Al Hafizh Ibnu Hajar berkata" Para ulama membagi orang dalam perkawinan menjadi beberapa macam. Pertama orang yang sudah berkeinginan untuk menikah dan mampu membiayai kehidupan serta merasa khawatir terhadap dirinya (akan terjerumus ke dalam perbuatan tercela jika tidak menikah), maka orang ini dianjurkan (disunnahkan) untuk menikah menurut semua ulama, dan dari madzhab Hambali dalam salah satu riwayat menambahkan bahwa dia wajib menikah".

"Dan nikahkanlah orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak nikah di antara hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya, dan Allah Maha Luas pemberianNya lagi Maha Mengetahui" (An Nur: 32)

"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa" (Al An'am: 153)

Jika ingin mendapat pasangan yang baik, jadikan diri baik terlebih dahulu. Jika ingin mendapatkan istri yang salehah, jadikan diri anda saleh terlebih dahulu, dan sebaliknya. Bagaimana anda menuntut istri anda sekualitas Fatimah, sedangkan anda sendiri tidak sekapasitas Ali ? Bagaimana mungkin anda berharap istri anda setabah Sarah dan Hajar, sedangkan anda tidak sekokoh Ibrahim as ?

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita yang kaji (pula). Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)" (An Nur: 26)

Persiapan-persiapanya :

Jika anda laki-laki, ada kesiapan dalam diri anda untuk bertindak sebagai qawam dalam RT, berfungsi sebagai bapak bagi anak-anak yang akan lahir nantinya, bisa menanggung segala beban-beban yang disebabkan oleh karena posisi anda sebagai suami dan bapak, mampu memberikan kepuasan optimal kepada istrinya dalam hak istimta' ."Dan kalian wajib memberikan nafkah kepada mereka (istri-istri) dan memberi pakaian secara ma'ruf" (HR Muslim), mampu menyandang status sosial yang tadinya lajang dia masih menjadi bagian dari keluarga orang tuanya, setelah menikah mereka mulai dihitung sebagai keluarga tersendiri, dan masih banyak yang lainnya.

Jika anda perempuan, ada kesiapan untuk membuka ruang baru bagi intervensi seorang mitra bernama suami, kesiapan untuk mengurangi sebagian otoritas atas dirinya sendiri lantaran tunduk pada prinsip syura dan ketaatan pada suami, kesiapan untuk hamil, melahirkan dan menyusui. Siap menanggung beban-beban baru yang muncul akibat hadirnya anak, dan masih banyak yang lainnya.

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu. Dan berbuat baiklah terhadap orang tua, kerabat-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan dirinya (An Nisa: 36)

Yaa Allah, sesungguhnya hambaMu ini memohon kepadaMu dengan IlmuMu pilihan yang paling tepat, hambamu ini memohon kekuatan kepadaMu dengan ke Maha KekuasaanMu, hambaMu memohon KaruniaMu yang besar. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedangkan hambaMu ini tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan hambaMu ini tidak mengetahui, dan Engkau yang mengetahui perkara yang Ghaib Yaa Allah, apabila Engkau mengetahui apabila perkara ini baik bagi agama hamba-hambaMu, dan baik akibatnya bagi diri hamba-hambaMu ini di dunia maupun di akhirat, maka tetapkanlah dan mudahkanlah. Sesungguhnya apabila Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk bagi agama hamba-hambaMu, dan buruk akibatnya bagi hamba-hambaMu ini di dunia maupun di akhirat, maka jauhkanlah perkara ini dari hamba-hambaMu dan jauhkanlah diri hamba-hambaMu ini darinya. Tetapkanlah kebaikan untuk hamba-hambaMu dimanapun hamba-hambaMu ini berada, dan jadikanlah hamba-hambaMu ini ridha menerimanya... (HR. Bukhari).
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Oct 16, 2008 1:12 am

kagem semua, adakah yang punya tip & trik menghilangkan rasa Grogi mejelang akad nikah?

_________________
sak beja-bejane wong lali, iseh bejo wong kang eling lan waspodo
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
k_lop
Pengawas
avatar

Lokasi : Bandung
Reputation : 16
Join date : 08.06.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Oct 16, 2008 8:53 am

yo berdoa wae mas,,mugo2 ra ono opo!! ngakakk
ngomong2 lha kapan le arep nikah kie mas?? :lol:
Kembali Ke Atas Go down
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas
avatar

Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Oct 16, 2008 12:20 pm

dedik cahyono wrote:
kagem semua, adakah yang punya tip & trik menghilangkan rasa Grogi mejelang akad nikah?

Wah aku dewe yo urung ngalami nikah dadi yo ra iso ndudohi.....

wis anggep wae pacarmu ndisik, gek sing marake arep akad ki grogi opo to yooo....

Wis mas, ra sah grogi.....gek anggepen koyo nek sor wit tetean po pelem... ngakak
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
SAPTO SARDIYANTO
Camat
avatar

Lokasi : JAKARTA
Reputation : 1
Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Thu Oct 16, 2008 12:40 pm

Wonosingo Ngali Kidul wrote:
dedik cahyono wrote:
kagem semua, adakah yang punya tip & trik menghilangkan rasa Grogi mejelang akad nikah?

Wah aku dewe yo urung ngalami nikah dadi yo ra iso ndudohi.....

wis anggep wae pacarmu ndisik, gek sing marake arep akad ki grogi opo to yooo....

Wis mas, ra sah grogi.....gek anggepen koyo nek sor wit tetean po pelem... ngakak

nek kulo riyen nek saget mboten sah moco diapalke mawon
seminggu sak derenge acara akad nikah melakukan salat hajat dan salat tahajud setiap malam memohon agar lancar acara akad nikahnya

KULO TAMPI NIKAHIPUN LAN KAWINIPUN ......BIN.... KANTI MAS KAWIN KASEBAT TUNAI


WASALAM,

_________________
Betapa manisnya bersama - MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Fri Oct 17, 2008 8:59 pm

Wonosingo Ngali Kidul wrote:
dedik cahyono wrote:
kagem semua, adakah yang punya tip & trik menghilangkan rasa Grogi mejelang akad nikah?

Wah aku dewe yo urung ngalami nikah dadi yo ra iso ndudohi.....

wis anggep wae pacarmu ndisik, gek sing marake arep akad ki grogi opo to yooo....

Wis mas, ra sah grogi.....gek anggepen koyo nek sor wit tetean po pelem... ngakak

pengine seh ngoten mas, tapi namine wonten sesuatu yg baru rasa grogi tentunipun wonten....

_________________
sak beja-bejane wong lali, iseh bejo wong kang eling lan waspodo
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Fri Oct 17, 2008 9:02 pm

SAPTO SARDIYANTO wrote:

nek kulo riyen nek saget mboten sah moco diapalke mawon
seminggu sak derenge acara akad nikah melakukan salat hajat dan salat tahajud setiap malam memohon agar lancar acara akad nikahnya

KULO TAMPI NIKAHIPUN LAN KAWINIPUN ......BIN.... KANTI MAS KAWIN KASEBAT TUNAI


WASALAM,

matur suwun masukanipun mas... ajib
berarti iso latihan seko saiki, wis ono contekan kalimat kagem akad nikah..

_________________
sak beja-bejane wong lali, iseh bejo wong kang eling lan waspodo
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
dedik cahyono
Camat
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Sun Jan 18, 2009 4:36 am

Betapa Indahnya Berumah Tangga

Mendayunglah Kalian Hingga ke Tepian...

Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan, tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah. Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia berujar "Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri". Aih...

Menikah adalah sunnah terbaik dari sunnah yang baik itu yang saya baca dalam sebuah buku pernikahan. Jadi ketika seseorang menikah, sungguh ia telah menjalankan sebuah sunnah yang di sukai Nabi. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa Allah hanya menyebut nabi-nabi yang menikah dalam kitab-Nya. Hal ini menunjukkan betapa Allah menunjukkan keutamaan pernikahan. Dalam firmannya, "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan rasa kasih sayang diantaramu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kalian yang berfikir." (QS. Ar-Rum: 21).

Menikah itu Subhanallah indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika seseorang baru menikah dunia menjadi terang benderang, saat itu kicauan burung terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah besar. Seolah dunia milik mereka saja, mengapa? karena semuanya dinikmati berdua. Hidup seperti seolah baru dimulai, sejarah keluarga baru saja disusun.

Namun sayang tambahnya, semua itu lambat laun menguap ke angkasa membumbung atau raib ditelan dalamnya bumi. Entahlah saat itu cinta mereka berpendar ke mana. Seiring detik yang berloncatan, seolah cinta mereka juga. Banyak dari pasangan yang akhirnya tidak sampai ke tujuan, tak terhitung pasangan yang terburai kehilangan pegangan, selanjutnya perahu mereka karam sebelum sempat berlabuh di tepian. Bercerai, sebuah amalan yang diperbolehkan tapi sangat dibenci Allah.

Ketika Allah menjalinkan perasaan cinta diantara suami istri, sungguh itu adalah anugerah bertubi yang harus disyukuri. Karena cinta istri kepada suami berbuah ketaatan untuk selalu menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dan cinta suami kepada istri menetaskan keinginan melindungi dan membimbingnya sepenuh hati. Lanjutnya kemudian.

Saya jadi ingat, saat itu seorang istri memarahi suaminya habis-habisan, saya yang berada di sana merasa iba melihat sang suami yang terdiam. Padahal ia baru saja pulang kantor, peluh masih membasah, kesegaran pada saat pergi sama sekali tidak nampak, kelelahan begitu lekat di wajah. Hanya karena masalah kecil, emosi istri meledak begitu hebat. Saya kira akan terjadi "perang" hingga bermaksud mengajak anak-anak main di belakang. Tapi ternyata di luar dugaan, suami malah mendaratkan sun sayang penuh mesra di kening sang istri. Istrinya yang sedang berapi-api pun padam, senyum malu-malunya mengembang kemudian dan merdu uaranya bertutur "Maafkan Mama ya Pa..". Gegas ia raih tangan suami dan mendekatkannya juga ke kening, rutinitasnya setiap kali suaminya datang.

Jauh setelah kejadian itu, saya bertanya pada sang suami kenapa ia berbuat demikian. "Saya mencintainya, karena ia istri yang dianugerahkan Allah, karena ia ibu dari anak-anak. Yah karena saya mencintainya" demikian jawabannya.

Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta mempunyai tanda-tanda.

Pertama, ketika mereka saling mencintai maka sekali saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan saling setia senantiasa, memberikan semua komitmen mereka.

Kedua, ketika seseorang mencintai, maka dia akan mengutamakan yang dicintainya, seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu saja akan mengutamakan istri dalam hal perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan sama-sama saling mengutamakan, tidak ada yang merasa superior.

Ketiga, ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak akan mau berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun secara fisik berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung. Ada do'a istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh sukses dalam pekerjaan. Ada tengadah jemari istri kepada Allahi supaya suami selalu dalam perlindunganNya, tidak tergelincir. Juga ada ingatan suami yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri tercinta, sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia.

Saudaraku, ketika segala sesuatunya berjalan begitu rumit dalam sebuah rumah tangga, saat-saat cinta tidak lagi menggunung dan menghilang seiring persoalan yang datang silih berganti. Perkenankan saya mengingatkan lagi sebuah hadist nabi. Ada baiknya para istri dan suami menyelami bulir-bulir nasehat berharga dari Nabi Muhammad. Salah satu wasiat Rasulullah yang diucapkannya pada saat-saat terakhir kehidupannya dalam peristiwa haji wada':
"Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Ayyub atas kesabarannya menanggung penderitaan. Dan barang siapa -diantara para istri- bersabar atas perilaku buruk suaminya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Asiah, istri fir'aun" (HR Nasa-iy dan Ibnu Majah ).

Kepada saudaraku yang baru saja menggenapkan setengah dien, Tak ada salahnya juga untuk saudaraku yang sudah lama mencicipi asam garamnya pernikahan, Patrikan firman Allah dalam ingatan : "...Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami) dan kalian adalah pakaian bagi mereka..." (QS. Al-Baqarah:187)

Torehkan hadist ini dalam benak : "Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya rengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a)

Kepada sahabat yang baru saja membingkai sebuah keluarga, Kepada para pasutri yang usia rumah tangganya tidak lagi seumur jagung, Ingatlah ketika suami mengharapkan istri berperilaku seperti Khadijah istri Nabi, maka suami juga harus meniru perlakukan Nabi Muhammad kepada para Istrinya. Begitu juga sebaliknya.

Perempuan yang paling mempesona adalah istri yang shalehah, istri yang ketika suami memandangnya pasti menyejukkan mata, ketika suaminya menuntunnya kepada kebaikan maka dengan sepenuh hati dia akan mentaatinya, jua tatkala suami pergi maka dia akan amanah menjaga harta dan kehormatannya. Istri yang tidak silau dengan gemerlap dunia melainkan istri yang selalu bergegas merengkuh setiap kemilau ridha suami. Lelaki yang berpredikat lelaki terbaik adalah suami yang memuliakan istrinya. Suami yang selalu dan selalu mengukirkan senyuman di wajah istrinya. Suami yang menjadi qawwam istrinya. Suami yang begitu tangguh
mencarikan nafkah halal untuk keluarga. Suami yang tak lelah berlemah lembut mengingatkan kesalahan istrinya. Suami yang menjadi seorang nahkoda kapal keluarga, mengarungi samudera agar selamat menuju tepian hakiki "Surga". Dia memegang teguh firman Allah, "Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6)

Akhirya, semuanya mudah-mudah tetap berjalan dengan semestinya. Semua berlaku sama seperti permulaan. Tidak kurang, tidak juga berlebihan.Meski riak-riak gelombang mengombang-ambing perahu yang sedang dikayuh, atau karang begitu gigih berdiri menghalangi biduk untuk sampai ketepian. Karakter suami istri demikian, Insya Allah dapat melaluinya dengan hasil baik. Sehingga setiap butir hari yang bergulir akan tetap indah, fajar di ufuk selalu saja tampak merekah. Keduanya menghiasi masa dengan kesyukuran, keduanya berbahtera dengan bekal cinta. Sama seperti syair yang digaungkan Gibran,

Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan. Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari. Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman

Semoga Allah selalu menghimpunkan kalian (yang saling mencintai karena Allah dalam ikatan halal pernikahan) dalam kebaikan. Mudah-mudahan Allah yang maha lembut melimpahkan kepada kalian bening saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga, cinta yang menyelamatkan. Semoga Allah memampukan kalian membingkai keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah. Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap gerak dalam keluarga. Jua Allah yang maha menetapkan, mengekalkan ikatan pernikahan tidak hanya di dunia yang serba fana tapi sampai ke sana, the real world "Akhirat". Mudah-mudahan kalian selamat mendayung sampai ketepian.
Allahumma Aamiin.

Barakallahu, untuk para pengantin muda. Mudah-mudahan saya mampu mengikuti tapak kalian yang begitu berani mengambil sebuah keputusan besar, yang begitu nyata menandakan ketaqwaan kepada Allah serta ketaatan kepada sunnah Rasul Pilihan. Mudah-mudahan jika giliran saya tiba, tak perlu lagi saya bertanya mengapa teman saya menjadi begitu murah senyum. Karena mungkin saya sudah mampu menemukan jawabannya sendiri.

_________________
sak beja-bejane wong lali, iseh bejo wong kang eling lan waspodo
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
gimbik
Pengawas
avatar

Lokasi : Nori One
Reputation : 6
Join date : 04.03.08

PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   Mon Jan 19, 2009 2:28 am

Selamat menempuh hidup baru mas Dedik n istri


semoga cepat menyusul yang laennya

_________________
I know the Lord will make a way for me
Mampir Dunk==> Bola
Disini Juga ==> Site
OK Zone ===> Blog
Dengerin Lagunya ===>> my world
Kembali Ke Atas Go down
http://profiles.friendster.com/imbik
Sponsored content




PostSubyek: Re: Rencana Pernikahan?   

Kembali Ke Atas Go down
 
Rencana Pernikahan?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 2Pilih halaman : 1, 2  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Coerhat-
Navigasi: