Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Tips n trik photogrpy

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 2:12 am

Memahami Diafragma n shutter speed



Itu gambar diafragma.
Diafragma itu adalah bukaan lensa. Ukuran dari bukaan lensa ini, semakin besar maka semakin banyak sinar yg masuk.
Diafragma ini akan mempengaruhi kadar pencahayaan dalam pengambilan suatu foto (gelap dan terang), selain itu diafragma juga mempengaruhi ruang tajam.

Lebih jelasnya, kalau semua settingan kamera tidak kita ubah, dan kita hanya mengubah settingan diafragma saja, maka bila bukaan lensanya kita perbesar, hasil fotonya akan lebih terang, demikian sebaliknya.

Sedangkan yg dimaksud dengan ruang tajam,



Semakin kecil bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin luas, dan semakin besar bukaan lensanya (diafragma) maka ruang tajamnya akan semakin sempit.

Jadi pada gambar diatas, tulisan yg paling jelas dan dapat dibaca dengan enak kan tulisan "Depth of Field".
Nah kalau kita mau membuat tulisan "to infinty" dan tulisan "are using. If you" tampak lebih jelas......maka kita harus "memperluas ruang tajamnya" dengan cara memperkecil bukaan diafragmanya, demikian juga sebaliknya.

Angka2 diafragma dilambangkan dengan huruf F.
Seperti gambar diatas, ada F1.4, F2, F2.8, F4, dsb.
dari F1.4 ke F2 atau dari F2 ke F2.8 atau dari F2.8 ke F4, dst disebut 1 stop.
Angka-angka untuk 1 stop berikutnya didapatkan dengan mengalikan angka sebelumnya dengan 1.4.

Hasilnya seperti ini : 1.4 - 2 - 2.8 - 4 - 5.6 - 8 - 11 - 16, dan seterusnya.
Jumlah sinar yg masuk pada F2 sama dengan setengah kalinya F1.4.
Jumlah sinar yg masuk pada F2.8 sama dengan setengah kalinya F2.
Jumlah sinar yg masuk pada F4 sama dengan setengah kalinya F2.8.
dan seterusnya.......


Ini ada contoh gambar yg saya ambil dari DPREVIEW tentang perbedaan penggunaan ukuran bukaan lensa

Info : argodion

Cara Memotret Anak Kecil

1. Yg paling natural dalam hal foto anak kecil dri sisi portraiture (potret) adalah sudut pengambilan foto dimana kita sebaiknya berdiri sejajar / sama tinggi dgn anak itu. Sebabnya ialah efek lensa. Bila anda berdiri lebih tinggi, akan membuat wajah anak terutama dahinya lebih besar dan menonjol daripada ukuran sebenarnya. Lagipula postur anak dapat terkesan lebih pendek dri semestinya. Dalam pengambilan foto setengah badan, maka anak itu akan tampak seperti tidak berleher.

2. Usahakan utk penuhi viewfinder kamera dgn profil anak itu, misalnya wajah atau seluruh badan.

3. Hindari adanya objek dilatar belakang anak seperti tiang listrik/tiang lampu yg akan membuat se-olah2 tiang2 tsb tumbuh dri belakang kepala sang anak.

4. Bila latar belakang atau background (BG) sangat luas, baliklah kamera anda ke posisi vertikal. Ini akan mengurangi efek pemandangan latar belakang yg luas, dan lebih memfokuskan foto ke anak itu saja.

5. Usahakan sedapat mungkin, mengambil foto anak dilakukan dalam lingkungannya sendiri, misalnya dikelilingi oleh perangkat mainannya, dikamar tidur yg tertata sebagai kamar tidur anak2 yg penuh dgn segala pernak-pernik dan mainan yang digemari ataupun disukai anak tsb.

6. Sedapatnya buatlah agar sang anak merasa nyaman/relax dan tidak bersikap tegang atau kaku.
Jangan anda menyuruhnya duduk manis di pinggiran sofa. Atau berdiri degan sikap tegap. Ini hanya akan membuat anak tampak tegang, apalagi kalau ia merasa tak nyaman atau tak senang saat kita memaksakan kehendak kita.

7. Seringkali mengambil foto anak dgn segala ulahnya yg terbaik adalah bila sang anak tidak sadar akan difoto.
Dalam hal ini ekspresi wajah sang anak yg penuh keceriaan akan terekam secara alami (natural). Dalam hal ini anda bisa membuat diri anda "invisible" (tidak tampak), dan pengambilan foto sebaiknya dilakukan dari jarak jauh dengan lensa panjang/tele.

Kamera2 digital consumer/prosumer yg dilengkapi dgn lensa zoom panjang sampai 10x atau 12x memungkinkan pengambilan foto cara ini. Untuk kamera DSLR, banyak pilihan lensa zoom dari ukuran menengah sampai tele bisa digunakan.

8. Bila hendak memfoto anak secara formil, dgn pakaian rapi seperti pada hari Lebaran atau Natal, pakaikanlah peci, topi, atau biarkan ia membawa mainan kesukaan, utk anak lelaki. Sedangkan selendang atau sekeranjang bunga atau boneka kesayangan dapat diberikan utk anak perempuan. Anda dapat membuat banyak komposisi foto yg menarik melihat dari ber-macam2 sikap sang anak bila sang anak merasa senang, gembira atau santai.
Jangan memaksakan sang anak harus tersenyum karena itu akan membuatnya bersikap tegang. Bila sang anak merasa relax, ambillah beberapa foto saat ekspresi/mimik wajah, pose atau gaya mereka sedang ber-beda2.
Pasti ada beberapa dri sekian banyak foto yg anda ambil yg akan menampilkan ekspresi dan komposisi yg menyenangkan utk disimpan sebagai koleksi keluarga.

9. Ada dua pola action foto anak. Pertama, mengambil foto action seperti pada saat anak sedang berlari-lari atau mengejar bola, anda bisa gunakan kecepatan rana tinggi (high shutter speed) utk membekukan (freeze frame) gerakan sang anak se-olah ia terdiam (suspended).
Cara kedua anda bisa mengikuti gerakan arah berlarinya anak dgn kamera, istilah fotografinya ialah - panning. Ini adalah cara memfoto gerakan anak sambil memperkirakan atau membayangkan dimana posisi ia selanjutnya pada saat berlari. Titik fokus kamera difokuskan pada titik yg anda telah perkirakan/bayangkan dimana selanjutnya anak itu akan berada.
Ikutilah gerakan anak yg berlari dgn kamera agak sedikit kedepan dri posisi anak itu. Bila sdh mendekati titk perkiraan anda tadi, tekanlah tombol shutter kamera sambil terus mengikuti gerak lari anak selama beberapa detik.
Bilamana anda sdh cukup terlatih, hasilnya adalah sebuah foto yg menampilkan sang anak dgn tajam tapi sedang - in motion - dg latar belakang yg kabur dgn garis2 (streaks) yg menunjukkan adanya pergerakan. Layaknya action foto.
Utk pengambilan action foto ini sebaiknya dilakukan dgn setting kamera secara manual.

10. Lain halnya bila hendak memfoto sekelompok anak2 yg sedang bermain-main di atas lantai, pada tumpukan pasir, di pantai, maupun di taman. Postur anda dapat sepenuhnya berdiri, atau berada lebih tinggi utk dapat meliput juga seluruh areal bermainnya.

Harus di ingat, seorang anak memiliki ber-macam2 pose/gaya serta mimik ekspresi wajah yg selalu berubah-ubah setiap saat, dan tidak pernah ada mimiknya yg sama.
Jadi, kitalah yg harus selalu siap2 (alert), agar tak kehilangan momen yg jarang terulang kembali].

Dalam hal ini keuntungan dalam memakai kamera digital adalah anda dapat melakukan pengambilan foto se-banyak2nya alias jangan cuman satu-satu karena takut kehabisan memori. Sebagai fotografer, kitalah yang mencari posisi, bukan sang anak yang mencari posisi atau diletakkan pada posisi.

Dari sekian banyak pengambilan foto seorang anak, yg berkesan bagi anda, disimpan utk koleksi dan kenangan. Selebihnya yg kurang disenangi, bisa anda hapus dari memori card.
Sebisanya, hindarilah penggunan flash dalam memotret anak kecil agar terkesan lebih alami. (Gosh, I hate flash)

Moga bermanfaat... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
sug3st
Camat
avatar

Lokasi : Baleharjo - Djogdja ~pp~
Reputation : 15
Join date : 05.05.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 5:54 am

sep mas..... matur nuwun inpo ne

_________________
Sucikanlah aku dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

E D Y
Kembali Ke Atas Go down
http://www.edysusilo.blogspot.com/
SAPTO SARDIYANTO
Camat
avatar

Lokasi : JAKARTA
Reputation : 1
Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 12:12 pm

wah jane aku yo rodo ra dong ki nek iso tak moro wae lah men
diajari langsung mangone nendi mas?

tapi apik topikke semoga bermanfaat untuk yang biasa otak atik foto.

wasalam,

_________________
Betapa manisnya bersama - MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)
Kembali Ke Atas Go down
masgareng
Koordinator
avatar

Lokasi : Ciledug, Tangerang, Banten
Reputation : 12
Join date : 16.04.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 12:20 pm

Terimakasih atas artikelnya.. sungguh bermanfaat..
Jadi nambah ilmuku..
salam.

_________________
Masgareng Facebook
Salam Thiwul
Kembali Ke Atas Go down
http://facebook.com/masgareng
sige
Lurah
avatar

Reputation : 0
Join date : 05.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 12:21 pm

Mas Erlang terimakasih topiknya

seeep banget
Kembali Ke Atas Go down
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Aug 27, 2008 11:46 pm

masgareng wrote:
Terimakasih atas artikelnya.. sungguh bermanfaat..
Jadi nambah ilmuku..
salam.
sige wrote:
Mas Erlang terimakasih topiknya


Mugi-mugi ono manfaate kang.... Amiiiin

Membuat Panning

Berikut langkah-langkahnya:
1. Set di Time priority
2. Setting timenya 1/15 detik
3. ISO 100
4. AI SERVO
5. Sambil foto ikuti gerakan, klik shutter, masih mengikuti gerakan

Memotret kembang api

Berikut langkah-langkahnya
1. Tentukan tempat yang anda anggap bagus
2. Pastikan tidak ada halangan di udara seperti asap
3. Setting di Time Priority, set di 4 detik
4. ISO 400
5. Pasang di tripod
6. Perhatikan baik-baik situsi, sesaat setelah kembang api menyala, tekan tombol sutter

Memotret Gerhana Bulan
Pada Selasa, 28 Agustus 2007 sore ada peristiwa gerhana bulan yang bisa dipotret dari kawasan Indonesia. Gerhana diperkirakan mulai jam empat sore dan berakhir setengah sembilan malam (04:22 pagi PDT) di Jakarta. Ini perkiraan kasar yang masih bisa meleset (penyesuaian waktu untuk daerah masing-masing bisa dilakukan sendiri dengan mengubah-ubah zona waktu di komputer masing-masing sesuai tabel yang diberikan oleh NASA). Kalau mau realistis, kesempatan memotret terbuka sejak matahari terbenam sampai setengah sembilan malam.

Bulan memasuki tepi bayang-bayang Bumi (penumbra) 28 Agustus 2007 jam 14:52 WIB. Sejam kemudian Bulan mulai memasuki kawasan bayangan Bumi (umbra). Pada 16:52 WIB gerhana bulan total mulai berlangsung sampai 1 jam 31 menit kemudian. Pada jam 18:23 wib bulan keluar dari kondisi gerhana total ke sebagian. Proses gerhana akan paripurna jam 20:22 WIB.

Bagi mereka yang berminat memotret bisa mencari lokasi tertinggi yang bebas halangan ke arah bulan terbenam. Gerhana bulan bisa cukup jelas terlihat dari Jakarta sekalipun termasuk parah polusi cahayanya. Lokasi "tertinggi" bisa berupa puncak gedung pencakar langit di Jakarta yang jadi kantor pada jam-kerja. Buat mereka yang bekerja di gedung pencakar langit dan punya jendela ke arah barat berpeluang mendapat gambar gerhana.

Bulan sudah bisa disaksikan dari Jakarta pada jam 17:58 di timur, persisnya 99 derajat dari arah utara. Ketika proses gerhana selesai, Bulan akan berada pada ketinggian 35 derajat dari cakrawala.


Memotret Bulan
Bulan merupakan benda angkasa terdekat terhadap Bumi. Nyaris setiap malam kita bisa menyaksikan benda ini, dan boleh jadi pernah berusaha mengabadikannya. Kendati demikian memotret Bulan tidaklah semudah melihat. Berikut ini panduan memotret Bulan dengan menitik-beratkan pada porsi cahaya dan kecepatan.

Dalam fotografi, porsi cahaya baku berpatokan pada kecerahan sinar Matahari. Patokan klasik biasa dinamakan "Sunny 16 rule". Patokan mainnya (rule of thumb) kira-kira berbunyi, gunakan kecepatan 1/ASA-film (detik) pada lebar diafragma 1/16 pada siang bolong. Biasanya aturan ini disertakan dalam kemasan film.

Misalkan kita memakai film sepeka ASA 100 maka semestinya kita mematok kecepatan 1/100 detik (dalam praktik biasanya 1/125 detik) pada lebar diafragma 1/16. Apabila kita membuka diafragma 1/8 (dua kali selebar 1/16) maka kecepatan meningkat dua kali pula untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat (1/500 detik). Apabila kita memakai film ASA 400 maka kecepatan acuan rana 1/400 detik (1/500 detik dalam praktek) pada lebar diafragma 1/16 untuk mendapat porsi cahaya yang wajar.

Bulan merupakan satelit Bumi yang berjarak nyaris sama terhadap Matahari. Oleh karena itu logika "Sunny 16 rule" berlaku juga di sini dengan sedikit aturan tambahan.

Aturan tambahan timbul karena Bulan berlatarbelakang angkasa yang hitam sehingga 'menipu' sensor cahaya lensa. Pada lensa-lensa di bawah panjang titik-api 500 mm, cahaya dari permukaan Bulan sulit terukur akurat melalui sensor cahaya kamera (light meter). Biasanya fotografer memperbanyak porsi cahaya 100 persen agar pencahayaannya tepat. Jadi aturan mainnya kira-kira menjadi : kita semestinya memakai 1/ASA-film (detik) pada bukaan diafragma 1/11 ketika memotret Bulan.

Misalkan kita memakai film sepeka ASA 100 maka semestinya kita mematok kecepatan rana 1/125 pada diafragma 1/11. Apabila kita membuka diafragma 1/16 (separuh 1/11) maka kecepatan merosot 100 persen menjadi (1/60 detik). Apabila kita memakai film ASA 400 maka kecepatan acuan rana 1/400 detik (1/500 detik dalam praktek) pada lebar diafragma 1/11.

Aturan tersebut berlaku ketika Bulan purnama. Semakin kecil luas permukaan Bulan yang terlihat maka kita perlu menambah porsi cahaya yang masuk ke film. Patokan umum adalah peningkatan 100 persen cahaya sesuai perbani Bulan.

Pada fasa bulan-baru, porsi cahaya kira-kira memerlukan tambahan 4 - 5 kali sebanyak bulan purnama. Apabila kita memotret bulan sabit dengan kepekaan setara film ASA 400, maka kecepatan acuan rana kira-kira menjadi 1/500 detik pada lebar diafragma 1/4 atau bisa juga kecepatan 1/60 – 1/30 detik dengan lebar diafragma 1/11.

Apabila kita memotret bulan sabit dengan kepekaan setara film ASA 100, maka kecepatan acuan rana kira-kira menjadi 1/100 detik dengan lebar diafragma 1/4 atau bisa juga kecepatan 1/15 detik dengan lebar diafragma 1/11.

Hitungan ini hanyalah acuan di lapangan terutama ketika memakai lensa-lensa lebar (lebih lebar daripada 35 mm). Dalam praktik lebih sering porsi cahaya harus diperbesar ketika situasi berawan, sarat polusi cahaya, atau posisi Bulan berada dekat cakrawala. Pengukur cahaya dalam kamera baru memadai hanya ketika pemotretan menggunakan lensa cukup panjang (terutama lebih panjang daripada 200 mm).

Cahaya bukan satu-satunya problem dalam pemotretan bulan. Kecepatan rana yang terlalu lambat terhadap gerak Bulan (relatif terhadap lensa) akan mengaburkan citra Bulan. Faktor penentu untuk mengatasi persoalan ini terletak pada panjang titik-api lensa.

Bulan bergeser 1/2 derajat-busur setelah dua menit terhadap lensa dan kamera yang bergeming. Pergeseran ini semakin kentara sesuai panjang titik-api lensa yang sedang dipergunakan. Kira-kira pada panjang titik-api 50 mm, kita bisa membuka rana sampai 10 detik sebelum citra Bulan terlihat berekor. Pada panjang titik-api lensa 200 mm kesempatan merosot paling banter 2 – 4 detik. Pada panjang titik-api lensa 300 mm maka kesempatan paling banter 2 detik.

Info : focusnusantara

Semoga bermaanfaat... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Thu Aug 28, 2008 12:35 am

Picture Style

Fungsi Picture Style mensimulasikan berbagai tipe film, membuat fotografer mampu meraih kualitas gambar optimum di berbagai kondisi pengambilan foto. Picture Style bisa diatur dalam 6 mode:




















Dengan Picture Style, hasil respon warna menjadi terang seperti yang dihasilkan oleh film. Ketajaman, kekontrasan, tone dan saturasi warna dapat diatur dengan fungsi ini.

Untuk download picture style,Klik sini

Info : focusnusntara

Semoga bermanfaat... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
masgareng
Koordinator
avatar

Lokasi : Ciledug, Tangerang, Banten
Reputation : 12
Join date : 16.04.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Thu Aug 28, 2008 12:01 pm

Bermanfaat sekali kang terimakasih cuma untuk yang panning itu .. Yang dimaksud AI SERVO itu yang mana ya?

_________________
Masgareng Facebook
Salam Thiwul
Kembali Ke Atas Go down
http://facebook.com/masgareng
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Thu Aug 28, 2008 12:43 pm

masgareng wrote:
Bermanfaat sekali kang terimakasih cuma untuk yang panning itu .. Yang dimaksud AI SERVO itu yang mana ya?

AI SERVO = pengukur fokus kang nek ora salah lho..... ;)

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
masgareng
Koordinator
avatar

Lokasi : Ciledug, Tangerang, Banten
Reputation : 12
Join date : 16.04.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Thu Aug 28, 2008 1:57 pm

erlang wrote:
masgareng wrote:
Bermanfaat sekali kang terimakasih cuma untuk yang panning itu .. Yang dimaksud AI SERVO itu yang mana ya?

AI SERVO = pengukur fokus kang nek ora salah lho..... ;)

Aku kok ra nemu neng kameraku AI servone..
Aku dah pernah nyoba panning tapi gak sukses.


_________________
Masgareng Facebook
Salam Thiwul
Kembali Ke Atas Go down
http://facebook.com/masgareng
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Fri Aug 29, 2008 12:13 am

Teknik Dasar Fotografi


Apa itu Fotografi ?
Fotografi adalah seni atau suatu proses penghasilan gambar dan cahaya yang dipantulkan oleh objek masuk ke lensa kemudian diteruskan ke bidang film, sehingga menghasilkan gambar.
Mengenal Kamera dan bagian-bagiannya
Kamera
Ada beberapa jenis kamera seperti:
1.View finder kamera
2.View kamera
3.Twin lens camera (Box)
4.S.L / Single Lens Refflex
5.Instamatic camera
6.Palaraid kamera
7.Kamera digital

Bagian-bagian kamera
Lensa
Menurut macamnya dikenal lensa normal sudut lebar, lensa dan lensa tele. Lensa normal adalah lensa yang sudut pandangnya serupa mata kita. Jarak antara lensa dengan film normal (50 mm). Sudut lebar adalah lensa yang panjang fokalnya lebih kecil dari normal. Dan lensa tele adalah lensa yang panjang fokalnya lebih besar dari normal.
Gabungan dari ke tiga lensa disebut lensa zoom (zoom lens).
Selain itu masih ada lensa tambahan seperti lensa makro, lensa C.U dan lain-lain

Diafragma
Diafragma adalah sejumlah lempengan-lempengan baja yang dapat diatur, sehingga lubang menjadi besar atau kecil. Bilangan diafragma disebut stop biasanya disingkat F.
contohnya : F4 ,F5, F8 dan seterusnya.
Diafragma bisa diatur dengan merubah angka skala diafragmanya yang terdapat pada gelang yang melingkar pada lensa dengan angka-angka 1,4. 2,8 . 4,5 . 6,8. 1,1. 16.

Kecepatan /rana /shutter speed
Rana adalah sejenis tirai yang dapat dibuka selama waktu tertentu, misalnya 1/60 detik
Fungsi rana atau kecepatan adalah sebagai alat pembuka dan penutup masuknya cahaya kebidang film serta untuk melindungi film dari cahaya.
Rana pada kamera ada dua macam menurut gerakannya: Rana pusat dan Rana celah.
Biasanya angka kecepatan pada kamera tertulis T.B, 1.2, 4, 8, 15, 30, 60, 125, 250, 500, 700, 1000, dan sebagainya. Angka-angka 1.2, 4, 8,15 menunjukkan lamanya waktu membuka kecepatan 1 detik, 1/4 detik, 1/8 detik, 1/15 detik dan seterusnya.
T: time, bila tombol kecepatan ditekan akan membuka dan kalau ditekan lagi akan menutup.
B: Blub, bila tombol kecepatan ditekan akan membuka dan jika dilepas akan menutup.
T dan B : dipergunakan untuk pencahayaan lebih dari 1 detik.

Fokus (Pengatur Jarak)
Fokus adalah pengaturan lensa yang tepat untuk jarak tertentu.
Untuk menajamkan gambar pada bidang film kita perlu mengatur jarak atau focus pada kamera dengan cara memutarnya lalu melihatnya pada jendela bidik.
Untuk memfocuskan gambar pada kamera ada beberapa macam: kaca buram, gambar geser, gambar rangka, micro prisma.

Skala tajam (ruang tajam)
Ada tiga faktor yang menentukan ruang tajam yaitu:
Lensa, masing-masing lensa menghasilkan ruang tajam yang berbeda.
Jarak pemotretan, makin jauh objek yang kita fokuskan, makin luas ruang tajamnya.
Diafragma, makin kecil lubang diafragma, makin luas ruang tajamnya. Makin besar lubang diafragma, ruang tajamnya semakin sempit.

Film
Film yang dijual dipasaran ada dua macam yaitu: film negatif dan film positif.
Film negatif terbagi dua: film negatif B/W dan negatif color dan film positif pun terbagi dua B/W dan color.
Masing-masing pabrik mengeluarkan standar kepekaan film umpamanya ASA Amerika , JIS jepang dan DIN Jerman.
Film yang ber ASA tinggi berbutir kasar dan film yag ber ASA rendah berbutir halus.
Hal-hal yang penting diperhatikan waktu membeli film baik film negatif atau positif yaitu pada masa kadaluarsa film, bahan prosessing, tempat menjual film kena terik matahari atau terlindung.

Setting Kamera Untuk Melakukan Pemotretan
Siapkan Kamera yang akan dipergunakan
Bersihkan body kamera dari debu menggunakan brower atau kain planel.
Bersihkan lensa kamera dengan lens cleaner (pembersih lensa).
Pasang lensa ke body kamera. Perhatikan titik yang ada di lensa dan yang
dibody kamera harus saling ketemu kemudian putarlah lensa berlawanan arah jarum jam sampai tertedangar bunyi klik.
Pasang batu baterei kamera.
Pasang pegangan lensa seperti filter dan sun cup
Mengisi film
Cabutlah engkol kombinasi penggulung film ke atas sampai punggung kamera terbuka secara otomatis.
Masukkan film ke dalam kamera jepit film dengan baik dan forforator film harus masuk di gigi pembawa film.
Film yang mengandung emulsi menghadap ke lensa kamera.
Kemudian tutup punggung kamera dan tekan sampai terdengar klik.
Untuk mengetes apakah film sudah terpasang baik atau tidak, kokanglah kamera apa bila engkol penggulung film berputar ke arah yang berlawanan dengan arah panah penggulung film, berarti film sudah terpasang dengan benar.
Menyetel kecepatan ASA film dan kecepatan rana
Pastikan ASA yang digunakan dan sesuaikan kecepatan rana dengan kemampuan anda.
Hindari menggunakan kecepatan rendah, karena gambar akan kabur bila anda memotretnya kurang mampu, gunakan kaki tiga bila anda terpaksa menggunakan kecepatan rendah.
Peganglah kamera dengan tangan kiri,
posisi kaki kuda-kuda dan mata mengintip di jendela pengamat.
Memfokuskan lensa,
Intiplah kedalam lubang pengamat dan arahkan kamera, sehingga objek utama tampak ditengah
lingkaran kecil poros mikroprisma.
Cara memfokus gambar patah (split image),
Putarlah gelang fokus sampai bagian atas dan bawah dari split image dalam lingkaran poros mikroprisma bertemu membentuk objek yang utuh.
Cara fokus mikroprisma
Putarlah gelang fokus sampai objek dalam lingkaran poros mikroprisma
tampak terang.
Kalau anda kesulitan dengan cara diatas waktu memfokuskan, gunakannlah seluruh bidang kaca sekeliling lingkaran poros mikroprisma, cara ini biasa digunakan pada pemotretan malam hari.
Atur komposisi sesuai dengan storyboard (rancangan gambar).
LS: long shoot, FS: fokus shoot, MS: medium shoot, CU:clouse up

Membuat tulisan dengan latar belakang pemandangan
Dengan cara mounting
Tulisan langsung dibuat diatas kertas foto atau gambar lain sesuai selera anda.
Membuat tulisan diatas plastik transparan lalu ditumpuk dengan gambar yang anda inginkan.
Lakukanlah pemotretan menggunakan lensa CU atau Macro lens.
Multi Expose
Membuat tulisan dulu diatas kertas hitam pekat usahakan tulisan warnanya kontras.
Lakukan pengambilan gambar tulisan tadi dengan diafragma kamera naik 2 stop dari posisi pencahayaan normal.
Tekan tombol perewin film untuk kamera yang tidak dilengkapi dengan multi expose. Kemudian kamera dikokang kembali.
Lakukan pengambilan gambar diluar sesuai dengan selera anda dengan pencahayaan naik ˝ stop dari pencahayaan normal.
Super Infus
Membuat tulisan dahulu diatas kertas putih tulisan hitam.
Potret tulisan tersebut menggunakan film artho/high contras for slide title dan proses film tersebut. Maka akan diperoleh tulisa negatif hitam putih, kemudian klise negatif tersebut di kontek ke film artho dan proses maka akan diperoleh klise positif hitam putih.
Siapkan slide color yang akan dijadikan background.
Sekarang tumpuklah ketiga film tersebut dengan urutan sebagai berikut:
1.Film negatif high contras /ortho
2.Film positif high contras / ortho
3.Film slide color untuk backgroundnya
Lakukan pemotretan film no.2 dan no.3 di atas kotak lampu dan lampunya dalam posisi menyala.
Tekan multi expose kamera kemudian kamera dikokang kembali.
Cabut film no.2 dan no.3 dan lakukan pemotretan ke film no.1.
Kalau ingin tulisannya berwarna pasanglah filter warna di depan lensa kamera anda.

Prinsip-prinsip Komposisi Fotografi
Komposisi adalah cara mengatur/menyusun bagian-bagian dari gambar (misalnya garis-garis, bentuk, ruang bebas, bayangan, warna, tekstur, dan lain-lain) agar gambar lebih menarik dan mudah dimengerti. Beberapa prinsip biasa digunakan untuk meningkatkan efektifitas gambar. “Perlihatkan apa yang ingin Anda perlihatkan”, merupakan salah satu prinsip yang baik.

1.Subjek
Tampilkan suatu subjek utama dalam sebuah gambar. Kesampingkan bagian-bagian lain dan pisahkan hal-hal yang tidak perlu ada dalam foto.

2.Penempatan subjek utama
a.Bayangkanlah Anda sedang membagi gambar dengan garis bayangan mendatar dan tegak lurus menjadi 3 bagian yang sama besar. Titik temu dari garis-garis tersebut adalah tempat dimana Anda dapat meletakan subjek utama dan elemen-elemen pelengkap.
b.Jika menggunakan garis mendatar sebagai subjek utama, misalnya garis batas (cakrawala) antara udara dan lahan pertanian, aturlah agar bagian yang satu lebih besar dari bagian lainnya.
c.Posisi subjek tidak harus selalu berada di tengah-tengah agar komposisi nampak lebih menarik. Dan hindari penempatan subjek pada posisi yang gelap.

3.Titik pandang
Pilihlah posisi kamera yang paling tepat saat mengambil gambar, sehingga hal-hal yang ingin Anda perlihatkan menjadi lebih jelas.

4.Sediakan lebih banyak ruang untuk garis pandang dan garis gerak.
Beri ruang di depan subjek untuk mengesankan subjek Anda sedang bergerak atau melihat sesuatu.

5.Batas antar bagian gambar sebaiknya digunakan untuk mempertegas hal apa yang ingin Anda komunikasikan.
Namun, perhatikan dengan seksama agar objek yang ditonjolkan tersebut tidak membingungkan atau merusak komposisi.

6.Cahaya dan bayangan.
Gunakan pencahayaan yang menyebar agar gambar nampak jelas dan usahakan agar subjek anda menghadap sumber cahaya.

9.Lakukan pengambilan gambar secara bervariasi agar gambar lebih menarik.
Gunakan jarak yang berbeda antara kamera dan subjek dalam setiap pengambilan. Berapa jarak subjek yang sebaiknya tampak dalam gambar ?

Info : sigit setiawan

Semoga bermanfaat... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Mon Sep 01, 2008 11:30 pm

Komposisi didalam Nature Fotografi....

Komposisi adalah susunan objek foto secara keseluruhan pada bidang gambar sehingga objek menjadi pusat perhatian (POI=Point of Interest). Dengan mengatur komposisi foto, kita juga dapat membangun "mood" suatu foto dan keseimbangan keseluruhan objek.

Berbicara komposisi, selalu terkait dengan kepekaan dan "rasa" (sense). Untuk itu sangat diperlukan upaya untuk melatih kepekaan kita agar dapat memotret dengan komposisi yang baik.

Dibawah ini merupakan panduan umum yang sangat sederhana dan biasa dipakai untuk menghasilkan komposisi sebuah foto yang baik. Kita juga dapat mulai belajar dan mengasah kepekaan dengan mengikuti panduan di bawah ini.

Rule of thirds. (Sepertiga Bagian)

Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Hal ini sangat berbeda dengan yang Umum dilakukan dimana kita selalu menempatkan objek di tengah-tengah bidang foto.

Sudut Pemotretan (Angle of View)

Salah satu unsur yang membangun sebuah komposisi foto adalah sudut pengambilan objek. Sudut pengambilan objek ini sangat ditentukan oleh tujuan pemotretan. Maka dari itu jika kita mendapatkan satu moment dan ingin mendapatkan hasil yang terbaik,
jangan pernah takut untuk memotret dari berbagai sudut pandang. Mulailah dari yang standar (sejajar dengan objek), kemudian cobalah dengan berbagai sudut pandang dari atas, bawah, samping sampai kepada sudut yang ekstrim.

Komposisi pola garis Diagonal, Horizontal, Vertikal, Curve.

Didalam pemotretan Nature, pola garis juga menjadi salah satu unsur yang dapat memperkuat objek foto. Pola garis ini dibangun dari perpaduan elemen-elemen lain yang ada didalam suatu foto. Misalnya pohon,ranting, daun, garis cakrawala, gunung, jalan, garis atap rumah dan lain-lain..

Elemen-elemen yang membentuk pola garis ini sebaiknya diletakkan di sepertiga bagian bidang foto. Pola Garis ini dapat membuat komposisi foto menjadi lebih seimbang dinamis dan tidak kaku.

Background (BG) dan Foreground (FG)

Latar belakang dan latar depan adalah benda-benda yang berada di belakang atau didepan objek inti dari suatu foto. Idealnya BG dan FG ini merupakan pendukung untuk memperkuat kesan dan fokus perhatian mata kepada objek.

Selain itu juga "mood" suatu foto juga ditentukan dari unsur-unsur yang ada pada BG atau FG. BG dan FG, seharusnya tidak lebih dominan (terlalu mencolok) daripada objek intinya. Salah satu caranya adalah dengan mengaburkan (Blur) BG dan FG melalui pengaturan diafragma.








Selamat mencoba...

Info : Thomas Feri

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Mon Sep 01, 2008 11:34 pm

Teknis Fotografi & Fungsinya

Fotografi bukan segalanya tentang kamera. Dikatakan bahwa fotografi adalah seni bermain dengan cahaya. Tanpa adanya cahaya, maka mustahil fotografi itu ada. Menghasilkan sebuah gambar yang bagus, harus memiliki visi yang kuat dalam hal ‘melihat’. Memperhatikan cahaya, komposisi dan momen adalah hal-hal yang penting untuk diperhatikan dalam membuat foto yang dapat dikategorikan ‘bagus’.

Namun, sepertinya mustahil dapat menghasilkan foto seperti itu jika tidak mengenal dan memahami dari masing-masing teknis fotografi dasar. Fotografi memang bukan segalanya tentang kamera, namun kamera adalah alat untuk menyalurkan visi kita itu. Maka, sekiranya perlu mengenal dan memahami bagaimana kamera bekerja.

Tugas utama dari kamera adalah mengatur intensitas cahaya yang masuk dan pada akhirnya mengenai film/sensor (selanjutnya saya sebut medium). Apabila, kamera mengizinkan terlalu banyak cahaya yang masuk maka medium akan terbakar (overexposed). Dan sebaliknya. Bagaimana agar cahaya yang masuk itu tidak berlebih dan tidak kurang, atau dengan kata lain ‘pas’. Berikut saya jabarkan satu-satu.

Aperture
Atau yang sering juga disebut dengan difragma atau bukaan lensa adalah berfungsi untuk mengatur seberapa besar lensa akan terbuka. Fungsi ini lebih tepatnya terletak pada lensa. Logikanya, semakin besar bukaannya, maka akan semakin banyak cahaya yang akan masuk. Seperti sebuah kran air. Semakin besar kita buka keran tersebut maka akan semakin banyak air yang akan keluar.

Penulisan Aperture yang benar adalah f/x. Sehingga apabila dikatakan nilai Aperture-nya adalah 5.6, maka penulisan yang benar adalah f/5.6. Jadi jangan bingung apabila ada yang bilang bahwa bukaan lensa 2.8 lebih besar dari bukaan lensa 5.6. Karena kalau secara penulisan matematisnya memang benar khan? (f/2.8>f/5.6) Tapi kebanyakan kita malas untuk bilang f/2.8 atau f/5.6, karena kita orangnya simpel sih…

Efek Samping dari Aperture
Seperti obat batuk yang memiliki efek samping, begitu juga dengan aperture. Efek sampingnya adalah semakin besar bukaan lensa, maka akan semakin kecil daerah fokusnya. Dan sebaliknya. Daerah fokus inilah yang biasa dikenal dengan DOF (Depth of Field).

Shutter Speed
Atau yang biasa disebut juga dengan speed atau kecepatan rana bertugas untuk mengatur berapa lama mirror terbuka lalu menutup kembali untuk membatasi berapa banyak cahaya yang akan masuk. Seperti teori keran, apabila kita membuka keran terlalu lama, maka wadah penampung air tadi akan kelebihan sehingga akan meleber keluar. Kalau dalam kasus fotografi, medium akan terbakar.

Penulisan shutter speed yang benar adalah 1/x. Sehingga apabila dikatakan bahwa sebuah foto menggunkanan speed 60, maka penulisannya yang benar adalah 1/60 detik. Jadi jangan bingung kalau dikatakan bahwa speed 60 lebih cepat dibandingkan 30. karena secara penulisan matematis memang begitu khan?

Efek Samping dari Shutter Speed
Seperti berpacaran yang memiliki efek samping, seperti sulit melirik wanita/pria lain, begitu juga dengan shutter speed. Semakin cepat shutter speed, maka akan gambar akan semakin terlihat diam (freeze). Dan sebaliknya, apabila speed terlalu lamban gambar akan terlihat blur dikarenakan gerakan yang terlalu cepat, sehingga objek terlihat bergerak sangat cepat.


ISO atau ASA
Adalah tingkat sensitifitas medium dalam menerima cahaya. Semakin tinggi nilainya, maka akan semakin tingkat sensitifitasnya. Artinya, apabila kita merubah nilai ISO atau ASA ini menjadi lebih tinggi, sedangkan aperture dan speednya tidak diubah, maka medium akan menerima cahaya lebih banyak. Dan sebaliknya.

Efek Samping ISO atau ASA
ISO adalah tingkat sensitifitas sensor (medium), sedangkan ASA adalah tingkat sensitifitas film (medium), jadi perbedaannya hanya dimediumnya saja. Tapi logikanya sama. Kecuali efek sampingnya. Dimana apabila menggunakan film ASA tinggi, maka gambar akan terlihat grainy (berbentuk titik kecil namun banyak). Sedangkan penggunaan ISO tinggi akan menghasilkan noise (seperti bentuk cacing namun banyak).

Semoga bermanfaat... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
tukangkrupukkarak
KorLap
avatar

Lokasi : Wonggunungkidul Asli
Reputation : 2
Join date : 01.06.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Mon Sep 08, 2008 9:26 pm

kEREN fOTO FOTONYA ..

tEKNIKNYA ... MAKASIH DAH MEMBERI WAWASAN TENTANG FOTOGRAFI PADA SAYA ... YANG MAU BELAJAR MOTO TAPI NGAK PUNYA KAMERA ....

DADI MALAH MUMET AKU .... Bagoos
Kembali Ke Atas Go down
bamboenk
KorLap
avatar

Lokasi : kawasan kars pegunungan seribu, tepatnya di daerah Ponjong brooo
Reputation : 1
Join date : 25.06.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Tue Sep 09, 2008 3:28 am

weh keren bnaget kie tread e.....

wah...menambah wawasan ku tentang forografi nih.....jadi tau fungsi2 tool nya...
kemaren pinjem kamera DSLR temen tapi gak bisa pake.... hikz ngakakk ngakakk

tengkyu kang tread nya
Kembali Ke Atas Go down
erlang
KorLap
avatar

Lokasi : - CuWelo -
Reputation : 2
Join date : 03.03.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Fri Sep 12, 2008 6:09 pm

Moga bermanfaat mas... Amiiiin

_________________

My Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://arisrichoh.blogspot.com/
masgareng
Koordinator
avatar

Lokasi : Ciledug, Tangerang, Banten
Reputation : 12
Join date : 16.04.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Mon Dec 15, 2008 11:24 pm

Mohon maaf yang melenceng topic saya delete tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ..
Kang ERLANG monggo dilanjut kang

_________________
Masgareng Facebook
Salam Thiwul
Kembali Ke Atas Go down
http://facebook.com/masgareng
hukumkarma
Warga
avatar

Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 18.06.09

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Thu Jun 18, 2009 11:56 am

Luar Biasa ,, kawan2 senior saya senang sekali ada di forum ini,,,penjelasan sangat mendalam
salut.....


Salam
Kembali Ke Atas Go down
Aris_nogosari
KorLap
avatar

Lokasi : bekasi
Reputation : 5
Join date : 23.10.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Wed Jul 08, 2009 4:40 am

Kalo dah gini siap untuk mencoba dan mengerti tentang kamera yg kita punya ato kita impikan,
Kembali Ke Atas Go down
http://profiles.friendster.com/48492681
Yuli Purwaningsih
KorLap
avatar

Lokasi : jogjakarta
Reputation : 3
Join date : 13.09.09

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Sat Sep 19, 2009 11:10 am

Wooowwww...... bagus dan lengkap banget nih artikel2 tips n triknya. Sangat sangat bermanfaat bagi para pemula yang ingin mendalami ilmu melukis dengan cahaya. Bagi saya gak ada ruginya belajar tentang ilmu ini dan kayaknya juga gak susah-susah banget. Yang penting praktekin aja yg udh dibaca. Kegiatan potrek memotrek (kekekekekeekkk.....) ini berlaku selama kita hidup sebagai dokumentasi. Iya kan...... siplah salam c'krek... c'krek... c'krek...!!!
Kembali Ke Atas Go down
Yuli Purwaningsih
KorLap
avatar

Lokasi : jogjakarta
Reputation : 3
Join date : 13.09.09

PostSubyek: Foto kembang api   Sat Sep 19, 2009 11:44 am

erlang wrote:
masgareng wrote:
Terimakasih atas artikelnya.. sungguh bermanfaat..
Jadi nambah ilmuku..
salam.
sige wrote:
Mas Erlang terimakasih topiknya


Mugi-mugi ono manfaate kang.... Amiiiin

Membuat Panning
Berikut langkah-langkahnya:
1. Set di Time priority
2. Setting timenya 1/15 detik
3. ISO 100
4. AI SERVO
5. Sambil foto ikuti gerakan, klik shutter, masih mengikuti gerakan

Memotret kembang api
Berikut langkah-langkahnya
1. Tentukan tempat yang anda anggap bagus
2. Pastikan tidak ada halangan di udara seperti asap
3. Setting di Time Priority, set di 4 detik
4. ISO 400
5. Pasang di tripod
6. Perhatikan baik-baik situsi, sesaat setelah kembang api menyala, tekan tombol sutter


Semoga bermaanfaat... Amiiiin

Mas er.... yth.

Mohon maaf, mungkin saya yang salah ya.....?
Ketika saya motret dengan speed 4 detik (dgn SLR camera lho) seperti pada foto mas "memotret kembang api" kok banyak sekali cahaya yang bertaburan. Menurut saya itu dikarenakan lamanya pencahayaan yang terjadi (4 dtk). Seperti foto yg mas tampilkan (kembang api) menurut saya kok gak mungkin 4 detik? mungkin itu hanya butuh 1 atau 2 detik saja. Coba ya kita urai dengan waktu 4 detik, detik pertama (c'krek..!!) kembang api "meledak" memuntahkan cahaya indah (karena detik sebelumnya blom mencet tombol shutter, kalo sdh mencet kemungkinan lintasan cahaya pada saat kembang api melesat naik keudara akan terlihat/terekam, gitcuuu lohhhh). Jadi kronologisnya begini nih.... Kembang api naik nih trus c'krek (pencet tombol), 1/4 detik kemudian kembang api pecah mengeluarkan cahaya bertebaran. Kalo mas pake 4 detik, menurut saya itu msh cukup lama, dan pastinya cahaya yang bulat itu akan pudar sampe nyala yg terakhir (gak brenti dan jadi bulat gitu) Utk jadi bulatan cahaya mungkin hanya butuh 2 detik (itu juga sisa dari 1/4 detik yg sudah terpakai td). Dengan speed 4 detik maka bulatan cahaya itu ujung2nya akan terlihat/terekam sampa cahayanya memudar. Jadi ada gradasi warna pada bulatan cahaya, dari warna terang sampai warna agak gelap kemudian mati. Kemungkinan hasilnya ujung2 pada bulatan cahaya akan melengkung/nekuk, karena waktunya/speed panjang tadi.

Heheheee..... demikian pendapatku mazzz......
Kembali Ke Atas Go down
gyar
Koordinator
avatar

Lokasi : underwater
Reputation : 7
Join date : 03.12.08

PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   Mon Jul 11, 2011 4:26 pm

monggo suhu suhu yang di sini ditambah infonya,
pasti akan bermanfaat bagi pemula seperti saya,,,,
Kembali Ke Atas Go down
http://gyarbanget.blogspot.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Tips n trik photogrpy   

Kembali Ke Atas Go down
 
Tips n trik photogrpy
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Fotografi-
Navigasi: