Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3
PengirimMessage
dwikoe
Camat
avatar

Lokasi : cedak kebun Raya Bogor
Reputation : 1
Join date : 19.06.08

PostSubyek: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Mon Sep 08, 2008 1:19 am

First topic message reminder :

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan
pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu?
Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga
jawaban duniawi (cakep atau tajir Very Happy manusiawi lah :P). Tapi ada satu
jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih
ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru
saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya
berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya
dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak
akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah
akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang
sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki
membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan
menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal
sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya
tidak ingin melihatnya menangis lagi.

Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal
pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya
selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya. Asli.
Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.
Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa.
Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang
sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa
membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya
untuk meminta pendapat tentang beberapa hal.
Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan
pernikahannya. That's all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.

Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya
memutuskan untuk menginap dirumahnya.
Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua. Hiruk pikuk
persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal
rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga
kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga
ingin bercerita banyak pada saya.
Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kita tidur.

"Aku gak bisa tidur." Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya
paham kondisinya saat ini.

"Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur."

"Iya.. ya." Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu
kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik.
Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kita lakukan. Kita berbicara
banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya
terlihat jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang
menerangi kamar saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah
pertanyaan yang selama ini saya pendam.

"Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari
tidurnya sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan dia membuka laci
meja riasnya.

Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas didalamnya.
Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada
saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop
surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya
memandangnya tak mengerti.
Eeh, dianya malah ngikik geli.

"Buka aja." Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4,
saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat
diatas dideretan paling atas.

"Busyet dah nih orang." Saya menggeleng-gelengka n kepala sambil menahan
senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai
membacanya.

Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi
surat itu.

[b]Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya

Di tempat

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......
untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia
biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi
kebutuhan istri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih kontrak rumah.
Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti,
saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan
dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak
kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk
mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan
kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.
Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita
nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan
jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami
dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak
tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali,
dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya
tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya
kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho
dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb[/b]
Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali
ini saya membaca surat 'lamaran'
yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis.
Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.
Surat cinta minimalis, saya menyebutnya Very Happy. Saya menatap sahabat
disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap. "Dia sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku
tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.
Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih
ada. Iya kan ? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau
suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha."

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.
Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang
mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak
ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan
bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila
proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'.
Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.
Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan
yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan
untuk ibadah.

Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua
menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA.
Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu
menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah.
Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua
yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.
Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar
cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan
yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo), kalau
diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan
jiwa).

Cinta paling halal dan suci.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.elsppat.or.id

PengirimMessage
dhesiana
KorLap


Join date : 07.03.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Oct 23, 2008 9:31 am

niat baik itu insya alloh dimudahkan
Kembali Ke Atas Go down
http://dhesiana.wordpress.com
siti rahayu
Camat


Join date : 25.07.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Oct 23, 2008 9:34 am

amien......
Kembali Ke Atas Go down
4lief4
Koordinator


Join date : 03.06.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Oct 23, 2008 9:56 am

Jd pengen dikirimin surat bgtu
Kembali Ke Atas Go down
dhesiana
KorLap


Join date : 07.03.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Oct 23, 2008 11:05 am

karena kamu akan mencintaiku sampai aku berkata tidak
Kembali Ke Atas Go down
http://dhesiana.wordpress.com
dwikoe
Camat


Join date : 19.06.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Mon Oct 27, 2008 7:35 pm

proses melilih memerlukan pikiran dan hati yg bening....

pertimbangan untuk melangkah kedepan, tdk sesederhana dalam angan...

dan tidak hanya demi kepuasan sesaat.....
Kembali Ke Atas Go down
http://www.elsppat.or.id
siti rahayu
Camat


Join date : 25.07.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Tue Oct 28, 2008 8:33 am

karena dia memang yg terbaik buat aku, dan masa depanku.....

Hidupku tak akan berharga tanpanya....karena dia adalah nafasku....
Kembali Ke Atas Go down
SAPTO SARDIYANTO
Camat


Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Wed Oct 29, 2008 6:06 pm

setiap orang bebas mengangumi pasangannya karena dg itu hubungan seseorang akan bisa bertahan dari hal2 yang mungkin terjadi

wasalam,
Kembali Ke Atas Go down
siwid
Donatur


Join date : 04.04.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Wed Oct 29, 2008 11:09 pm

4lief4 wrote:
Jd pengen dikirimin surat bgtu

alamatmu ndi? siul (ono gandung ra kie..?) ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
4lief4
Koordinator


Join date : 03.06.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Oct 30, 2008 9:39 am

siwid wrote:
4lief4 wrote:
Jd pengen dikirimin surat bgtu

alamatmu ndi? siul (ono gandung ra kie..?) ngakakk

Tak kandakke lho
Kembali Ke Atas Go down
ifunk
Lurah
avatar

Lokasi : lg d warnet
Reputation : 0
Join date : 19.07.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Thu Nov 06, 2008 8:05 pm

4lief4 wrote:
siwid wrote:
4lief4 wrote:
Jd pengen dikirimin surat bgtu

alamatmu ndi? siul (ono gandung ra kie..?) ngakakk

Tak kandakke lho


loh.. ada apa nih? kok nggo kandak2an sgala ;)
Kembali Ke Atas Go down
eko wahyudi
Warga
avatar

Lokasi : malang
Reputation : 0
Join date : 26.06.09

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Fri Jun 26, 2009 12:48 am

semuanya yang kita lakukan itu apik 2 wae, tapi ojok nganti ngelarakno atine konco.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ewbronkos.blogspot.com
Den Ayu
Koordinator
avatar

Lokasi : Wonosari GK
Reputation : 18
Join date : 23.03.09

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Sat Nov 28, 2009 11:09 pm

Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya

Di tempat

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......
untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia
biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi
kebutuhan istri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih kontrak rumah.
Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti,
saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan
dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak
kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk
mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan
kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.
Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita
nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan
jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami
dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak
tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali,
dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya
tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya
kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho
dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb
Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali
ini saya membaca surat 'lamaran'
yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis.
Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.
Surat cinta minimalis, saya menyebutnya Very Happy. Saya menatap sahabat
disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap. "Dia sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku
tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.
Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih
ada. Iya kan ? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau
suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha."

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.
Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang
mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak
ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan
bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila
proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'.
Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.
Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan
yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan
untuk ibadah.

Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua
menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA.
Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu
menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah.
Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua
yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.
Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar
cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan
yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo), kalau
diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan
jiwa).


Siip lah pokoke...nuwun mbak dwikoe...

Jik ono stok sik koyo ngunu kwi rak yow?ngakakk

Amiiiin Amiiiin ajib

_________________
"KEEP ISTIQOMAH"
Kembali Ke Atas Go down
sacho_eka
Pengawas
avatar

Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Wed Jul 06, 2011 1:56 pm

Den Ayu wrote:
Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya

Di tempat

Assalamu'alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......
untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia
biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi
kebutuhan istri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih kontrak rumah.
Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti,
saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan
dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak
kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk
mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan
kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.
Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita
nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan
jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami
dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak
tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali,
dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya
tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin
menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya
kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho
dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin

Wassalamu'alaikum Wr Wb
Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali
ini saya membaca surat 'lamaran'
yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis.
Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.
Surat cinta minimalis, saya menyebutnya Very Happy. Saya menatap sahabat
disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap. "Dia sadar bahwa dia
manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku
tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa.
Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.
Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih
ada. Iya kan ? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau
suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha."

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.
Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang
mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak
ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan
berapa lama pernikahnnya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan
bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila
proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'.
Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.
Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan
yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan
untuk ibadah.

Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua
menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA.
Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu
menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah.
Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua
yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.
Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar
cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan
yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo), kalau
diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan
jiwa).


Siip lah pokoke...nuwun mbak dwikoe...

Jik ono stok sik koyo ngunu kwi rak yow?


insya Allah isih ono den ayu...
bismillah..
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
gimbik
Pengawas
avatar

Lokasi : Nori One
Reputation : 6
Join date : 04.03.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Fri Jul 08, 2011 1:52 am

menjadi tua itu pasti
menjadi dewasa itu pilihan

_________________
I know the Lord will make a way for me
Mampir Dunk==> Bola
Disini Juga ==> Site
OK Zone ===> Blog
Dengerin Lagunya ===>> my world
Kembali Ke Atas Go down
http://profiles.friendster.com/imbik
Asmaraningtyas
Camat
avatar

Lokasi : Karangmojo
Reputation : 39
Join date : 08.01.09

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Fri Jul 08, 2011 7:44 pm

nek wis kepepet wong edan diwedaki we do doyan... ra sah nganggo romantis romantisan ngono barang....
Kembali Ke Atas Go down
prima_uciha
Koordinator
avatar

Lokasi : STIMIK AKAKOM NGAYOGYAKARTA
Reputation : 0
Join date : 06.04.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Fri Jul 08, 2011 11:32 pm

Lama gag buka forum... Baru buka malah pengin rabi... hehe
Kembali Ke Atas Go down
japrax
Presidium
avatar

Lokasi : pelukan hangat luna maya
Reputation : 29
Join date : 11.04.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Sat Jul 09, 2011 11:31 am

aku yo pngn rabi iki..
Kembali Ke Atas Go down
sacho_eka
Pengawas
avatar

Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   Sun Jul 10, 2011 1:36 am

japrax wrote:
aku yo pngn rabi iki..

yo gek endang tho kang jap...
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)   

Kembali Ke Atas Go down
 
KNAPA AKU MEMILIH DIA.....(renungan untuk yg mau nikah...!!!!!)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 3 dari 3Pilih halaman : Previous  1, 2, 3

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Wedding-
Navigasi: