Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin

sumber air di gunung kidul556
Share | 
 

 sumber air di gunung kidul

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
tutik_rahayu
KorLap


Lokasi: ngersek kanigoro saptosari:D
Reputation: 94
Join date: 06.05.09

PostSubyek: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 7:48 am

SARGIAT
(43), warga Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, sebentar-sebentar
melongok ke depan rumahnya. Setiap terdengar bunyi mesin kendaraan
bermotor dari kejauhan, ia bergegas keluar rumah, seakan hendak
menyongsong sesuatu. Namun, seperti biasanya pula, ia masuk kembali
dengan wajah lesu.

SUDAH tiga hari ini saya menunggu truk tangki air lewat di depan rumah.
Persediaan air di bak sudah habis. Nek mboten nyegat truk, kulo mboten
gadah banyu (Kalau tidak mencegat truk tangki air yang lewat, saya
tidak punya air)," keluh Sargiat.

Bak penampung air hujan (PAH) milik Sargiat memang telah mengering. Bak
dengan daya tampung sekitar 5.000 liter itu, hanya menyisakan air
berwarna kehijauan, dengan ketinggian tidak sampai 10 cm.

Tomorejo (61), warga Dusun Kunang, Desa Banjarejo, Kecamatan
Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, mengandalkan cara
lain untuk mendapatkan air bersih. Ia berjalan sekitar lima kilometer
dari rumahnya menuju sumber air di Pantai Sundak, Kecamatan
Tanjungsari. Dipikulnya dua jeriken, masing-masing berkapasitas sekitar
20 liter air. "Kalau untuk keperluan saya dan ternak, dua jeriken air
habis dalam sehari," kata pria yang memelihara seekor sapi.

Kesulitan air bersih tidak hanya dirasakan Sargiat dan Tomorejo.
Sebagian besar warga Gunung Kidul kesulitan air sejak kemarau Juni
lalu. Air tadah hujan di sejumlah PAH milik warga telah habis, padahal
air tadah hujan itu menjadi andalan warga untuk mencukupi kebutuhan air
sehari-hari.

Persoalan tidak berhenti sampai di situ. Kemarau juga mengakibatkan
sebagian besar telaga di Gunung Kidul mengering. Hingga bulan Agustus,
tercatat 251 dari 264 telaga atau sekitar 95 persen kekeringan, padahal
air telaga yang berwarna kecoklatan itu dimanfaatkan untuk keperluan
mandi, mencuci, dan minuman ternak. Mengeringnya air telaga membuat
sebagian warga praktis hanya mengandalkan pembelian air.

Berbagai cara ditempuh warga untuk mendapatkan air, di antaranya
membeli air dari sumur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rp 100-Rp 250
per jeriken. Namun, hanya sedikit wilayah yang mendapatkan fasilitas
air PDAM. Jangankan fasilitas air, sejumlah pipa air PDAM tidak
mengalirkan air sejak dipasang.

"Dulu pipa dan meteran air di sini pernah berfungsi, tetapi hanya
sebentar. Sejak lima tahun lalu, airnya sama sekali tidak mengalir.
Malahan pipanya sudah dirusak oleh warga yang kesal karena air tidak
mengalir," keluh Sumarti (38), warga Desa Serpeng Kidul, Kecamatan
Semanu.

Jaringan pipa PDAM di beberapa kecamatan di Gunung Kidul tidak lagi
berfungsi. Ketika jaringan itu selesai dibangun tahun 1998-1999, dan
sumber air dengan debit air yang memadai banyak ditemukan, pemerintah
kabupaten kekurangan mesin pompa untuk menyedot dan mengalirkan air.

Warga yang tidak mendapat pasokan air PDAM, terpaksa membeli air bersih
dari pedagang. Air dalam tangki berkapasitas 5.000 liter dibeli dengan
harga Rp 25.000-Rp 100.000. Harga jual air dipatok berdasarkan jarak
tempuh truk ke rumah warga. Untuk wilayah yang sulit dijangkau, terjal,
berbatu-batu, dan letaknya jauh, harganya lebih mahal.

Namun, air dari tangki tersebut hanya cukup untuk kebutuhan dua minggu
hingga satu bulan. Maka, pembelian air terus dilakukan hingga musim
hujan tiba. Ini dirasakan berat oleh warga Gunung Kidul yang mayoritas
adalah petani sawah tadah hujan.

KESULITAN air sepanjang kemarau merupakan masalah rutin yang dihadapi
warga Gunung Kidul. Berdasarkan data Bagian Perekonomian dan
Pembangunan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, warga penderita
kekeringan tahun ini berada di 11 dari 18 kecamatan, meliputi Kecamatan
Tepus, Tanjungsari, Girisubo, Purwosari, Ponjong, Panggang, Semanu,
Paliyan, Saptosari, Rongkop, dan Wonosari.

Penderita kekeringan di 11 kecamatan mencapai 37.930 keluarga atau
132.625 jiwa yang tersebar di 322 dusun dan 51 desa. Dari jumlah ini,
16.699 keluarga atau 58.601 jiwa tergolong miskin. Warga yang
kekeringan tahun ini, meningkat dibandingkan tahun 2003 yang berjumlah
29.980 keluarga atau 119.045 jiwa, dan 93.928 jiwa di antaranya
tergolong miskin.

Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Kidul
memberi bantuan air bersih kepada warga miskin. Bantuan disalurkan
melalui truk-truk tangki air berkapasitas 4.000 liter. Dari bantuan
tersebut, setiap keluarga miskin mendapat jatah air rata-rata dua
jeriken setiap bulan. Jatah ini umumnya hanya cukup untuk kebutuhan
sehari.

Bantuan air dari pemerintah dipasok dari enam sumur, yaitu sumur di
Desa Wareng, Karangrejek, Pancuran, Siraman, Baleharjo, dan Ngeposari.
Dana yang disediakan untuk bantuan air tahun ini Rp 400 juta dari APBD
Gunung Kidul.

Kepala Sub-bidang Industri, Pariwisata, Pertambangan, dan Energi Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah Gunung Kidul, Birowo Adhie
mengungkapkan, Gunung Kidul yang memiliki jajaran Pegunungan Sewu
merupakan wilayah potensial sumber air.

"Pegunungan sewu di Gunung Kidul memiliki kandungan sungai bawah tanah
dengan debit air yang tinggi. Akan tetapi, pemanfaatannya belum
optimal, sehingga air sungai bawah tanah banyak terbuang ke Samudra
Indonesia," katanya.

Berdasarkan data PDAM Gunung Kidul, terdapat empat sumber air sungai
bawah tanah yang memiliki debit air memadai, yaitu Sumber Air Baron
dengan debit air 1.080 liter per detik, Sumber Air Seropan dengan debit
800 liter per detik, Sumber Air Ngobaran dengan debit air 135 liter per
detik, dan Sumber Air Bribin dengan debit air 1.000 liter per detik.

Namun, kapasitas produksi sumber air itu jauh dari kapasitas. Debit
produksi Sumber Air Baron 15-20 liter per detik, Sumber Air Seropan
dimanfaatkan 100 liter per detik, Sumber Air Ngobaran digunakan 40-60
liter per detik, dan Bribin 80 liter per detik.

"Persoalannya, pompa dan genset untuk menyedot dan mengalirkan air
tidak memadai. Pompa yang terpasang tidak sesuai dengan debit air,
padahal air harus dipompa secara bertingkat untuk menjangkau wilayah
yang paling tinggi," kata FX Wudiyanto, Direktur Teknik PDAM Gunung
Kidul.

KEBERADAAN proyek pengeboran dan pemompaan air Goa Bribin, atau Proyek
Bribin II di Goa Bribin, Dusun Sindon, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu,
Gunung Kidul, yang tengah berlangsung, memberi secercah harapan bagi
masyarakat Gunung Kidul.

Pengeboran secara vertikal dilaksanakan sejak 8 Juli lalu menggunakan
mesin bor M-862 M VSM 2500 berdiameter 2,4 meter. Hingga akhir
September 2004, pengeboran mencapai kedalaman 62 meter. Diperkirakan,
pengeboran akan mencapai kedalaman 102 meter, hingga menyentuh
langit-langit Goa Bribin. Pengeboran dilanjutkan dengan membendung
sungai bawah tanah, dan penempatan turbin yang berfungsi memompa air
sungai bawah tanah.

Proyek pengeboran dan pemompaan air Bribin merupakan kerja sama Badan
Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Pemerintah Provinsi DIY, Kementerian
Riset dan Teknologi Indonesia melalui Riset Unggulan Terpadu
Internasional (RUTI), dengan Pemerintah Jerman (Federal Ministry of
Education Research), Universitat Karlsruhe- Jerman, dan perusahaan
Herrenknecht Aktien Gesellschaft (AG) Schwanau asal Jerman.

Perangkat pengeboran dan pemompaan air di Bribin yang bernilai sekitar
Rp 70 miliar merupakan sumbangan Pemerintah Jerman, bekerja sama dengan
Universitas Karlsruhe- Jerman. Alat-alat penunjang pengeboran, di
antaranya mesin pengangkut (tower crane), generator set, dan pelapis
baja, disumbangkan Pemerintah Indonesia dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Koordinator tim teknis Proyek Bribin II As Natio Lasman menjelaskan,
turbin dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik, sekaligus memompa air
hingga kapasitas 138 liter per detik. Selanjutnya, air ditampung pada
tandon (reservoir), dan dialirkan bersama air dari Proyek Bribin I yang
debitnya 80 liter per detik.

Kini, warga Gunung Kidul banyak berharap pada keberhasilan proyek
Bribin II yang ditargetkan selesai akhir 2005. Warga berharap, proyek
bernilai miliaran rupiah tersebut dapat mengalirkan air ke jaringan
pipa milik warga yang selama ini tidak terisi air. Lebih dari itu,
warga berharap tidak lagi terbebani biaya pembelian air dari tangki
yang relatif mahal.

"Kalau air dari Bribin nanti mengalir, insya Allah pipa bisa
mengalirkan air lagi. Jadi, warga tidak terus-menerus kesulitan air di
musim kemarau," harap Bariah, warga Dusun Candisari.

Pertanyaannya, mampukah pasokan air dari Proyek Bribin II memenuhi
harapan sebagian besar warga Gunung Kidul untuk mencukupi kebutuhan air?

Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Provinsi DIY Tri Harjun
Ismaji mengakui, pasokan air dari Proyek Bribin II tak akan disalurkan
merata untuk seluruh warga Gunung Kidul. Menurut rencana, air sungai
bawah tanah itu hanya untuk lima kecamatan yang telah memiliki jaringan
air.

Tri Harjun menjelaskan, air dari Bribin akan disalurkan untuk warga
yang memiliki pipa jaringan air pada lima kecamatan di sekitar Bribin,
yaitu Kecamatan Semanu, Kecamatan Karangmojo, Kecamatan Ponjong,
Kecamatan Tepus, dan Kecamatan Rongkop.

"Bagaimanapun, ini kan proyek uji coba dari Jerman. Saat ini, kami
masih memfokuskan agar air bisa dipompa keluar. Kalau air keluar,
sasaran awal pasokan air adalah lima kecamatan yang telah punya
jaringan air, supaya penyaluran air lebih mudah," jelasnya.

Menteri Riset dan Teknologi Hatta Radjasa, yang hadir pada peresmian
Proyek Bribin II, 2 Agustus lalu, mengatakan, pengeboran secara
vertikal dan pembuatan bendungan di bawah tanah merupakan proyek
pertama di dunia.

Meskipun Proyek Bribin II tidak menjangkau sebagian besar warga Gunung
Kidul yang kekeringan di musim kemarau, kata Hatta, proyek itu dapat
mengurangi kesulitan air sebagian warga. "Proyek ini diharapkan mampu
mengatasi kekeringan yang dialami sebagian masyarakat Gunung Kidul.
Jika proyek ini berhasil, dimungkinkan proyek serupa di wilayah-wilayah
lain yang kesulitan air," kata Hatta. (BM Lukita Grahadyarini)
Kembali Ke Atas Go down
tutik_rahayu
KorLap


Lokasi: ngersek kanigoro saptosari:D
Reputation: 94
Join date: 06.05.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 7:58 am

Kembali Ke Atas Go down
fitrah diyana
Koordinator


Lokasi: gejayan caturtungal,depok sleman yogyakarta
Reputation: 11
Join date: 14.04.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 9:32 am

tutik_rahayu wrote:
kwi gambar ngendi yu????gua nbriben po seropan,opo sindon,tapi apik kok postingmu
Kembali Ke Atas Go down
gaplex
Koordinator


Lokasi: KARANG DUWET,KARANG MOJO,CILEDUG
Reputation: 7
Join date: 07.01.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 9:47 am

Kini, warga Gunung Kidul banyak
berharap pada keberhasilan proyek

Bribin II yang ditargetkan selesai akhir 2005. Warga
berharap, proyek
bernilai miliaran rupiah tersebut dapat mengalirkan air ke
jaringan
pipa milik warga yang selama ini tidak terisi air. Lebih
dari itu,
warga berharap tidak lagi terbebani biaya pembelian air
dari tangki
yang relatif mahal.




iki cuplikan berita kapan yo yu kok,selesai 2005....
tapi siiiip inpone
.........
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ndtindonesia.com
must_ed
Koordinator


Lokasi: kaki gunung singa
Reputation: 8
Join date: 24.01.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 9:54 am

lha photone jeng tutik ndi?
mesti neng petengan kuwi....
ngati2 lho jeng.... mbokne ambrollll....

berharap pada sesuatu boleh dan sah2 saja
tetapi semua kembali kepada kehendak-NYA...
sebab kalo qta tidak pasrah pada kehendak-NYA
yang ada hanya kekecewaan....

manusia hanya boleh ikhtiar dan berdoa
keputusan ada pada kehendak-NYA
Kembali Ke Atas Go down
fitrah diyana
Koordinator


Lokasi: gejayan caturtungal,depok sleman yogyakarta
Reputation: 11
Join date: 14.04.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Fri May 08, 2009 9:58 am

gamabre ngeyiiiii ajib
Kembali Ke Atas Go down
tutik_rahayu
KorLap


Lokasi: ngersek kanigoro saptosari:D
Reputation: 94
Join date: 06.05.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sat May 09, 2009 6:30 pm

gaplex wrote:
Kini, warga Gunung Kidul banyak
berharap pada keberhasilan proyek

Bribin II yang ditargetkan selesai akhir 2005. Warga
berharap, proyek
bernilai miliaran rupiah tersebut dapat mengalirkan air ke
jaringan
pipa milik warga yang selama ini tidak terisi air. Lebih
dari itu,
warga berharap tidak lagi terbebani biaya pembelian air
dari tangki
yang relatif mahal.




iki cuplikan berita kapan yo yu kok,selesai 2005....
tapi siiiip inpone
.........

memang iki cuplikan rodo sue kok mas,,iki meng ben poro wargo GK seng tinggal neng luar jawa utowo luar negri ora kepikiran wae nek ndesone di arani kurang banyu dadi ben do ngerti nek tahun 2005 we wes meh dadai berati nek 2009 wes jelas dadi bgt ngakakk ngakakk ngakakk ngakakk ngakakk ngakakk gunung kidul makmur :cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers:
Kembali Ke Atas Go down
tutik_rahayu
KorLap


Lokasi: ngersek kanigoro saptosari:D
Reputation: 94
Join date: 06.05.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sat May 09, 2009 6:35 pm

must_ed wrote:
lha photone jeng tutik ndi?
mesti neng petengan kuwi....
ngati2 lho jeng.... mbokne ambrollll....

berharap pada sesuatu boleh dan sah2 saja
tetapi semua kembali kepada kehendak-NYA...
sebab kalo qta tidak pasrah pada kehendak-NYA
yang ada hanya kekecewaan....

manusia hanya boleh ikhtiar dan berdoa
keputusan ada pada kehendak-NYA

fotoku yo seng neng avatar kui kang nek neng briben aku ra poto wedi ndak kapik'en ngakakk ngakakk


yo menungso memang mung iso berencana berdoa lan berusaha
kabeh kui memang ALLAH seng nentok ake yo kang mas,,,

aku we seng rencana nikahan bar lebaran ehh malah sidone nikah sesok tggl 18/06/09 sesok kui frustasi


etong etong karo nyebar undangan lan nyuwun do'a pangestu yo mas mas mbak mbak poro sedolor sedoyo,,mugo mugo dadi kluarga syakinah mawahdah warohmah...AMIN AMIN AMIN Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin Amiiiin
Kembali Ke Atas Go down
trimopakesa
Koordinator


Lokasi: jetis kulon RT06 RW02 pacarejo semanu gunung kidul DIY PULAU JAWA INDONESIA ASIA 50' Bujur Timur 7 Lintang utara 46' 8 Bujur Barat 09' Lintang Selatan BUMI DUNIA TATA SURYA GALAKSI BIMA SAKTI,,,pokok'e sekitar kono kui,,,
Reputation: 249
Join date: 08.04.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sat May 09, 2009 9:42 pm

gunung kidul makmur murah banyu murah pangan :@X: :/;;0;;: :@X: :/;;0;;:
Kembali Ke Atas Go down
agoezt89
Camat


Lokasi: wonosari
Reputation: 4
Join date: 15.01.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sun May 10, 2009 3:31 pm

apikkkk gambareee...

_________________
[i][b]www.agoezt.blogspot.com ==>Belajar Blog
Kembali Ke Atas Go down
http://www.agoezt89.6te.net
cogo
Koordinator


Lokasi: jakarta
Reputation: 1
Join date: 06.04.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Mon May 11, 2009 12:26 am

etong etong karo nyebar undangan lan nyuwun do'a pangestu yo mas mas mbak mbak poro sedolor sedoyo,,mugo mugo dadi kluarga syakinah mawahdah warohmah...AMIN AMIN AMIN :


Tak dongake lancar yu.........mudah2an akan menjadi langkah awal yg lebih baik
Kembali Ke Atas Go down
bagoes
Koordinator


Lokasi: bandung,jabar
Reputation: 8
Join date: 06.04.09

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sat Jul 04, 2009 11:53 am

alhamdulilah desoku wis 4 taun ngrasake PAM seko bribin...matur nuwun kpd semua
yg terlibat
Kembali Ke Atas Go down
iwans
Camat


Lokasi: semin
Reputation: 96
Join date: 29.02.08

PostSubyek: Re: sumber air di gunung kidul   Sun Jul 05, 2009 6:08 pm

opo semin tergolong cukup banyune yo kok rung oleh aliran air padahal pipa2 air dah nyampe dan terpasang di pinggir2 jalan Amiiiin

_________________
awali kebajikan itu dari diri sendiri dan jangan suka mencari kesalahan orang lain,pemerintahan yang baik berdasarkan individu yang baik.
Kembali Ke Atas Go down
http://lwans.wordpress.com/
 

sumber air di gunung kidul

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK ::  :: -