Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 THE SALTY COFFEE

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Must Ris
KorLap
avatar

Lokasi : Villa Mutiara Gading 3
Reputation : 2
Join date : 04.04.08

PostSubyek: THE SALTY COFFEE   Mon May 18, 2009 6:16 pm

Laki-laki itu datang ke sebuah pesta. Meskipun
penampilannya tidak jauh berbeda dengan penampilan laki-laki
lain yang datang, namun kelihatannya tidak seorangpun yang
tertarik padanya. Ia lalu memperhatikan seorang gadis yang
dari tadi dikelilingi banyak orang. Di akhir pesta itu, ia
memberanikan diri mengundang gadis itu untuk menemaninya
minum kopi. Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan
sikap yang sopan, gadis itupun memenuhi undangannya. Mereka
berdua kini duduk di sebuah warung kopi. Begitu gugupnya
laki-laki itu hingga ia tidak tahu bagaimaan harus memulai
sebuah percakapan.

Tiba-tiba ia berkata kepada pelayan, "Dapatkah engkau
memberiku sedikit garam untuk kopiku?"

Setiap orang yang ada di sekitar mereka memandang lelaki
itu keheranan. Wajahnya memerah seketika, tetapi ia tetap
memasukkan garam itu ke dalam kopinya lalu kemudian
meminumnya. Penuh rasa ingin tahu, gadis yang duduk di
depannya bertanya, "Bagaimana kau bisa mempunyai hobi
yang aneh ini?"

Laki-laki itupun menjawab, "Ketika aku masih kecil,
aku hidup di dekat laut, aku suka bermain-main di laut. Jadi
aku tahu rasanya air laut, asin seperti rasa kopi asin ini.
Sekarang, setiap kali aku meminum kopi asin ini, aku
terkenang akan masa kecilku, tentang kampung halamanku, aku
sangat merindukan kampung halamanku, aku merindukan orang
tuaku yang tetap hidup di sana." Ia mengatakan itu
sambil berurai air mata, kelihatannya ia sangat tersentuh.

Gadis itu berpikir, "Apa yang diceritakan oleh
laki-laki tersebut adalah ungkapan isi hatinya yang
terdalam. Orang yang mau menceritakan tentang kerinduannya
akan rumahnya adalah orang yang setia, peduli dengan rumah
dan bertanggung jawab terhadap seisi rumahnya". Maka
gadis itupun mulai bercerita tentang kampung halamannya yang
jauh, masa kecilnya dan keluarganya.

Merekapun berpacaran. Gadis iu menemukan semua yang dia
inginkan di dalam diri laki-laki tersebut. Laki-laki itu
begitu toleransi, baik hati, hangat dan penuh perhatian. Ia
adalah laki-laki yang sangat baik, sehingga ia selalu
merindukannya. Singkat cerita, merekapun menikah dan hidup
bahagia. Setiap kali, ia selalu membuatkan kopi asin bagi
suaminya karena ia tahu suaminya sangat menyukai kopi asin.

Sesudah empat puluh tahun menikah, meninggallah suaminya.
Ia meninggalkan surat kepada istrinya,

"Sayangku, maafkan aku, maafkan kebohonganku selama
aku hidup. Inilah satu-satunya kebohonganku padamu, yaitu
tentang "kopi asin". Ingatkah engkau pertama kali
kita bertemu dan berpacaran? Saat itu aku begitu gugup untuk
memulai percakapan kita... Karena kegugupanku, aku akhirnya
meminta garam padahal yang aku maksudkan adalah gula. Selama
hidupku banyak kali aku mencoba untuk mengatakan kepadamu
hal yang sebenarnya, sebagaimana aku telah berjanji bahwa
aku tidak akan pernah berbohong kepadamu untuk apapun juga.
Tetapi aku tidak sanggup mengatakannya. Kini aku sudah mati,
aku tidak takut lagi, maka aku memutuskan untuk mengatakan
kebenaran ini kepadamu bahwa aku tidak suka kopi asin.
Rasanya aneh dan tidak enak. Selama hidupku aku baru meminum
kopi asin sejak aku mengenalmu. Meski begitu, aku tidak
pernah menyesal untuk apapun yang aku lakukan untukmu.
Memiliki engkau merupakan kebahagiaan terbesar yang pernah
aku miliki selama hidupku. Jika aku dapat
hidup untuk kedua kalinya, aku tetap ingin mengenalmu dan
memilikimu selamanya, meskipun aku harus meminum kopi asin
lagi".

Air mata wanita itu membasahi surat yang dibacanya. Suatu
hari seseorang bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya
kopi asin itu?" "Sangat enak", jawabnya.
============ ========= ========= ===
Kita selalu berpikir bahwa kita sudah mengenal pasangan
kita lebih dari orang lain mengenal mereka. Tetapi mungkin
saja ada hal-hal tertentu yang tidak kita ketahui di mana
pasangan kita telah rela meminum "kopi asin"
(salty coffee) dengan membuang ego, kesombongan, kesenangan
dan hobinya untuk menjaga keharmonisan hubungan kita
dengannya. Ya, begitulah caranya mengasihi dan mencintai.
Bukan menuntut, tetapi berkorban.
Membuang kebencian dan mengasihi lebih lagi, menyebabkan
rasa garam lebih enak daripada rasa gula.

_________________
Cekak Aos..
Kembali Ke Atas Go down
http://mustris.blogspot.com
siti rahayu
Camat
avatar

Lokasi : Blok F 48
Reputation : 13
Join date : 25.07.08

PostSubyek: Re: THE SALTY COFFEE   Tue May 19, 2009 10:05 am

Must Ris wrote:



Ya, begitulah caranya mengasihi dan mencintai.
Bukan menuntut, tetapi berkorban.
.

sesuatu yang sangat sulit dilakukan seseorang adalah berkorban....mampu dan bisa kah kita berkorban untuk pasangan kita...tapi kadang kita pun juga sudah berkorban mati2xan demi menunjukkan sayang kita sama pasangan......tapi pasangan kita gak pernah mengganggap itu adalah suatu pengorbanan..dan endingnya hanya kesia2x an belaka.............

_________________
Cheisya Ramadhani Maulana
Ganapatih Naradatva Maulana
Kembali Ke Atas Go down
sacho_eka
Pengawas
avatar

Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: THE SALTY COFFEE   Wed Jul 08, 2009 12:35 am

hikmahnya menurut saya...
dalam berhubungan pengorbanan dan saling pengertian sangat diperlukan...
jangan sampai kita melakukan hal-hal yang dapat melukai perasaan pasangan kita..
kita di tuntut untuk mengerti apa yang ia sukai dan apa yang ia tidak sukai..

ceritanya bagus, menggugah kita untuk menjadi orang yang setia, dan mau berkorban untuk pasangan kita, semoga menjadi inspirasi buat kita, sukur2 ga pake bohong, tapi penyampaiannya tepat dan pada waktu yang tepat juga, akan lebih baik lagi,
itu menurut saya

monggo yang punya pendapat lain silahkan....


Terakhir diubah oleh sacho_eka tanggal Thu Oct 01, 2009 12:03 am, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
Yuli Purwaningsih
KorLap
avatar

Lokasi : jogjakarta
Reputation : 3
Join date : 13.09.09

PostSubyek: Kopi asin   Mon Sep 21, 2009 2:07 pm

Yang namanya dibooingin itu tetep gak enaklah, walaupun itu pengorbanan. Kalo dari kasus itu sebagai perempuan yang paling salah donk, walaupun dia tidak tau kalo si lelaki itu berkorban dgn berbohong (krn awal perkenalan). Pengorbanan sih pengorbanan tapi ya ora ngono carane. Trus apa bener tuh setelah sekian lama pacaran dan berumahtangga kok masih gak ketauan jg, kok kyk cerita sinetron aja? Tp ya udah lah mungkin perumpamaan ini hanya untuk mengingatkan kita akan pentingnya pengorbanan demi tercapainya kesetiaan sampai akhir hayat.....
Kembali Ke Atas Go down
Ripto_wae
KorLap
avatar

Lokasi : Bambu Apus,Ciputat (Cah_Kedungpoh )
Reputation : 3
Join date : 26.06.09

PostSubyek: Re: THE SALTY COFFEE   Tue Sep 29, 2009 3:50 pm

siti rahayu wrote:
Must Ris wrote:



Ya, begitulah caranya mengasihi dan mencintai.
Bukan menuntut, tetapi berkorban.
.

sesuatu yang sangat sulit dilakukan seseorang adalah berkorban....mampu dan bisa kah kita berkorban untuk pasangan kita...tapi kadang kita pun juga sudah berkorban mati2xan demi menunjukkan sayang kita sama pasangan......tapi pasangan kita gak pernah mengganggap itu adalah suatu pengorbanan..dan endingnya hanya kesia2x an belaka.............


ajib ajib ajib Bagoos Bagoos
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: THE SALTY COFFEE   

Kembali Ke Atas Go down
 
THE SALTY COFFEE
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Wedding-
Navigasi: