Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 AMBALAT KEMBALI MEMANAS

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2
PengirimMessage
Kazuki Toshiie
Lurah
avatar

Lokasi : Yogyakarta, Bogor
Reputation : 3
Join date : 24.09.08

PostSubyek: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Sat May 30, 2009 10:01 pm

First topic message reminder :

Selama tahun 2009 ini, setidaknya sudah sembilan kali kapal perang Malaysia melanggar batas perairan di sekitar Pulau Ambalat. Namun dari sembilan kali pelanggaran batas perairan Indonesia, pelanggaran yang terakhir yang dianggap paling keterlaluan.

"Kapal perang Malaysia dengan kode KDYU 358 sudah memasuki wilayah laut sekitar Amabalat, sejauh 12 mil. Ini terjadi sekitar subuh pada 25 Mei lalu. Dan ini kejadian yang paling keterlaluan," kata Letkol Toni Syaiful Kepala Dinas Penerangan Armada Timur TNI AL, Jumat (28/5/2009).

Dianggap paling keterlaluan karena dari kasus-kasus pelanggaran batas wilayah laut Indonesia yang dilakukan angkatan Laut Malaysia sebelumnya, kapal perang Malaysia biasanya hanya masuk beberapa mil saja. Dan pada saat dipergoki oleh kapal perang Indonesia, mereka akan langsung pergi. Belum sampai terjadi kontak komunikasi.

Namun untuk kejadian pada 25 Mei lalu - selain sudah masuk 12 mil, kapal perang Malaysia ini juga harus sampai dua kali diperingatkan KRI Untung Suropati untuk keluar dari perairan Indonesia.

"Dua kali diperingatkan mereka masih tetap bergeser-geser saja beberapa meter. Akhirnya Komandan KRI Untung Suropati, Mayor Salim menetapkan status peran (semua prajurit sudah bersiap di posisi masing-masing untuk melakukan penyerangan) kepada seluruh prajurit, baru mereka pergi meninggalkan wilayah Indonesia," kata Toni.

Komando Armatim TNI AL laut menyatakan jika ada 30 kapal perang Indonesia yang bertugas mengamankan wilayah perairan bagian Timur Indonesia. Tujuh di antaranya memang sengaja ditempatkan di sekitar perairan Ambalat yang memang sering terjadi ketegangan dengan Malaysia.


"Penempatan tujuh kapal perang ini sudah melalui perhitungan yang matang. Karena jumlah ini disesuaikan dengan antisipasi TNI AL untuk mengamankan wilayah sekitar Ambalat," kata Toni.

Komando Armaada Timur TNI AL memperkirakan setidaknya, angkatan laut Malaysia menyiagakan 3-4 kapal perangnya di sekitar perairan Ambalat.

Seringnya terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Angkatan Laut Malaysia membuat gusar TNI AL. Pasalnya selama ini TNI AL dianggap sudah cukup bersabar. Namun kesabaran ini di tingkat prajurit yang bertugas di lapangan bisa jadi sudah memuncak.

"Ada baiknya di internal prajurit angkatan laut Malaysia diberikan pemahaman jika wilayah Ambalat ini masih menjadi sengketa. Sehingga tidak memancing emosi prajurit kita," kata Toni.

Amir Tejo - Okezone
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko

PengirimMessage
cogo
Koordinator


Join date : 06.04.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 03, 2009 8:37 pm

Agus susanto1999 wrote:
ayoo ganyang malaysia........aku pake keris dah kalo perang.......weleh,,peluru sama keris menang mana yaa

wahhhhhhhh.........jangan pake keris dong kang,,,,,,,,,,,pake peniti aja sekalian.......
Kembali Ke Atas Go down
Kazuki Toshiie
Lurah


Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 03, 2009 9:00 pm

MALAYSIA TERUS PROVOKASI

Kapal perang patroli Malaysia terdeteksi dengan kecepatan 15 knot per jam dengan titik koordinat 04.10 utara-118.00 timur mengarah ke blok Ambalat sekitar pukul 02.28 UTC atau pukul 09.28 WIB. Pandu Purnama



Pergerakan kapal perang Malaysia pada batas terluar blok Ambalat sempat rekam melalui foto udara.



Sebuah kapal perang patroli Malaysia kembali memasuki perairan Ambalat, (28/5) ini terdeteksi oleh pesawat Boing-737 intai milik TNI AU, Sabtu (30/5)

(detik.com)
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
Kazuki Toshiie
Lurah


Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Thu Jun 04, 2009 7:06 pm

Capres Prabowo Siap Perang Melawan Malaysia !!!!!!

Pendamping Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, siap bertempur membela kedaulatan negara. Bahkan Prabowo siap menjadi sukarelawan dan berperang di perbatasan.

“Saya siap jadi sukarelawan. Tidak usah tinggi-tinggi, saya siap jadi komandan kompi dan berperang di perbatasan,” ujar Prabowo di hadapan pedagang pasar tradisonal Caringin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/6/2009).

Prabowo melanjutkan karirnya banyak dihabiskan di pasukan tempur. Hanya tiga bulan saja ia tidak berada di pasukan tempur. Ia pun siap menyerahkan seluruh hartanya untuk kepentingan bangsa.

“Sejak umur 18 tahun saya sudah teken kontrak jadi prajurit. Jangankan harta, nyawa pun siap saya korbankan. Jika diperlukan saya legowo memberikan segalanya,” tutur Prabowo.

Prabowo pun khawatir masalah Alutista TNI yang mulai tua. Menurutnya faktor danalah yang menyebabkan TNI tidak kuat sehingga negara tetangga berani melecehkan Indonesia.

“Bulan ini 10 kali masuk ke wilayah Indonesia, ini mengejek, menantang atau apa ? Mereka melihat bangsa kita miskin tidak punya apa-apa,” tegasnya.

Prabowo mengaku takut untuk menaik pesawat TNI dengan kondisi saat ini. “Untung saya sudah pensiun. Kalau disuruh naik, takut saya. Bagaimana mau menjaga perbatasan kita ?” katanya.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
hery bdy
Koordinator


Join date : 19.04.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Tue Jun 09, 2009 3:32 am

Sama Londo ja kita menang...

Masa sama Malaysia ja masih mikir-mikir.....
Kembali Ke Atas Go down
http://www.numoki.com
kliwon semin
Koordinator


Join date : 19.02.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 7:39 pm

kasus ambalat membuktikan

detterent efect n detterent power berbanding lurus dengan bargaining position,

marginalisasi AB berarti marginalisasi kedaulatan NKRI

itulah hasil dari elit politik yg memandang sinis peran AB saat ini
Kembali Ke Atas Go down
Kazuki Toshiie
Lurah


Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 8:05 pm

kliwon semin wrote:
kasus ambalat membuktikan

detterent efect n detterent power berbanding lurus dengan bargaining position,

marginalisasi AB berarti marginalisasi kedaulatan NKRI

itulah hasil dari elit politik yg memandang sinis peran AB saat ini

Maksudnya apa mas? ga ngerti aku.. hehehe..
Maklum gapTek... Jelasin dunk istilah istilahnya...



Ganyang Malingsia !!! :/;;0;;:
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
Kazuki Toshiie
Lurah


Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 8:25 pm

DEPLU TUNGGU TANGGAPAN MALAYSIA SOAL AMBALAT

Jakarta, (tvOne)

Juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu tanggapan dari pemerintah Malaysia terkait penyelesaian wilayah Ambalat.

"Kami masih menunggu komunikasi lisan dari Malaysia setelah upaya diplomasi dan negoisasi Indonesia dilakukan dengan penyampaian nota protes," katanya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, upaya penting dalam penyelesaian masalah ini adalah terus membangun dialog khususnya antar pejabat tinggi kedua negara, sehingga tidak ada insiden di lapangan yang menimbulkan salah pengertian.

Deplu masih menunggu perkembangan kasus Ambalat dan kabar terakhir ada beberapa statemen pejabat Malaysia yang akan mengirim tim pertahanan dan keamanan (Hankam) ke Indonesia.

"Namun kabar itu masih dicari kebenarannya," katanya.

Ketika diminta komentar tentang kunjungan sejumlah anggota Komisi I DPR RI ke Parlemen Malaysia dan sejumlah pejabat berwenang setempat, Teuku berharap semoga ada tindak lanjutnya.

"Kita tunggu saja mudah-mudahan ada hasilnya," kata dia.

Lima anggota komisi I DPR itu dipimpin oleh Yusron Ihza Mahendra, dan anggota komisi I DPR lainnya yakni Happy Bone Zulkarnaen, Shidqi Wahap, Djoko Susilo, dan Andreas Pareara melakukan kunjungan ke Parlemen Malaysia, di Kuala Lumpur.

Rombongan Komisi I itu hanya diterima oleh wakil jubir parlemen saja, karena parlemen Malaysia sedang `reses`.

Sementara delegasi Komisi I DPR RI dan Menteri Pertahanan Malaysia diberitakan telah mencapai kesepahaman tentang perlunya kedua negara saling menahan diri di Ambalat serta menghindari terjadinya konflik secara fisik di wilayah perairan kaya energi itu.

"Kesepahaman ini dinyatakan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia dalam pernyataan bersama dengan saya mewakili Komisi I DPR RI usai pertemuan delegasi kami yang berlangsung sekitar satu jam di Kantor Departemen Pertahanan (Dephan) mereka," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Yusron Ihza Mahendra, dalam hubungan telepon internasional, dari Kualalumpur, Selasa (9/6).

Komisi I DPR RI dalam pernyataan kepada Malysia juga menegaskan Ambalat adalah wilayah sah milik Indonesia.

"Dasar legal kita itu ada, yakni pada konvensi hukum laut internasional atau UNCLOS yang telah diratifikasi RI pada tahun 1982. Itu dasar yang dipegang serta juga telah diratifikasi Malaysia," katanya.

Karena itu, menurutnya, sepatutnya Malaysia menghormati garis perbatasan yang dipegang RI sekarang.

Sebelum pertemuan dengan Menhan Malaysia, Delegasi Komisi I DPR RI juga melakukan pembicaraan yang sama dengan pihak Parlemen Malaysia.

"Pihak Parlemen Malaysia menyambut baik kunjungan delegasi Komisi I DPR RI dan berjanji akan menyampaikan pesan dan pandangan Parlemen Indonesia tentang Ambalat kepada pihak Pemerintah (Kabinet) Malaysia yang dipimpin PM Najib Tun Razak," jelas Yusron Ihza Mahendar lagi. Amiiiin
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
Kazuki Toshiie
Lurah


Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 8:34 pm

AMBALAT BAKAL DIJAGA PESAWAT TEMPUR !
Oleh Rolex Malaha

Makassar (ANTARA News) - Perang dingin di antara Indonesia dengan Malaysia pasca "senggolan" antara kapal perang RI Tedung Naga dan kapal perang Diraja Malaysia, Renchong di perairan Ambalat, Kalimantan Timur, Indonesia pada 8 April 2005 terkait sengketa blok Ambalat tampaknya masih berlanjut.

Setelah Malaysia menempatkan pesawat tempurnya di Tawao, dekat perairan Indonesia yang kaya minyak itu, TNI Angkatan Udara (AU) kini siap-siap menggelar armada tempurnya di Tarakan, Kalimantan Timur.

"Ambalat adalah milik Indonesia dan kita tidak mau Ambalat ini menjadi seperti pulau Sipadan dan Ligitan yang diambil Malaysia," kata Panglima Komando Operasi TNI AU (Koopsau) II, Marsda TNI Yushan Sayuti, saat kepada pers yang mengikuti pengintaian udara perairan Ambalat, Rabu (27/2).

Penggelaran kekuatan militer dari TNI AU di sekitar perairan Blok Ambalat itu memang bukan yang pertama kalinya karena pesawat-pesawat tempur dan intai TNI AU secara rutin memantau kawasan itu dan selalu siaga di Pangkalan Udara (Lanud) Balikpapan, Kalimantan Timur dan Lanud Hasanuddin, Makassar.

Hanya saja, pesawat-pesawat tempur itu masih butuh waktu tempuh antara 15 sampai 30 menit dari Balikpapan atau Makassar baru bisa menjangkau Ambalat, sementara pesawat tempur dari Tawao bisa menjangkau daerah yang masih dipersengketakan itu dalam hitungan detik.

"Kita ingin agar pesawat-pesawat tempur kita lebih dekat ke Ambalat karena konon, pihak Malaysia telah menempatkan pesawat-pesawat tempurnya di Tawao," kata Kepala Staf Koopsau II, Marsda TNI Benyamin Dandel, usai menemui Wakil Walikota Tarakan, Thamrin AD.

Kedua pejabat yang didampingi sejumlah stafnya masing-masing itu menggelar rapat untuk memantapkan koordinasi kedua belah pihak dalam upaya mempercepat terealisasinya pembangunan Pangkalan Udara (Lanud) Tarakan yang telah dirintis sejak Desember 2005.

Lanud Tarakan akan berdiri di atas lahan seluas 168 hektare di ujung landas pacu Bandar Udara Juata Tarakan dan diharapkan sudah beroperasi akhir 2009. Pekerjaan fisik pembangunan kantor telah dimulai meski pembebasan lahan belum tuntas.

Dari 168 hektare lahan yang dibutuhkan, Pemkot Tarakan harus membebaskan 108 hektare untuk perkantoran dan fasilitas penerbangan tempur lainnya. Namun dari jumlah itu, baru 38 ha yang selesai dibebaskan.

Pembebasan lahan yang mulai dianggarkan tahun 2007 berjalan agak lambat karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (APBD Pemprov Kaltim) tahun 2007 yang mengalokasikan dana Rp10 miliar terlambat dicairkan dan tahun 2008 ini akan dikucurkan lagi Rp10 miliar.

"Negosiasinya agak rumit pak karena banyak lahan yang akan dibebaskan merupakan areal pertambakan rakyat yang cukup produktif," ujar Asisten I Pemkot Tarakan.

"Lanud ini akan beroperasi tahun 2009 untuk memperkuat pengamanan wilayah NKRI di perbatasan dengan-Malaysia, terutama blok Ambalat dan sekitarnya," kata Benyamin.

Setelah Lanud type C di Tarakan beroperasi, TNI AU akan menempatkan pesawat-pesawat tempur di kota ini sehingga lebih cepat, efektif dan efisien dalam pengerahan kekuatan udara bila eskalasi gangguan keamanan di perbatasan meningkat.

Koopsau II memiliki beberapa jenis pesawat tempur seperti Sukhoi, F-16, F-5 dan Hawk.

"Pesawat-pesawat itulah yang nantinya akan kita gilir untuk bersiaga di Tarakan," ujarnya.

Pihak Malaysia, kata Benyamin, sudah memiliki pangkalan udara di Tawao dan menempatkan pesawat-pesawat tempurnya di sana, sementara TNI AU selama ini menyiagakan pesawat tempurnya di Balikpapan yang jaraknya cukup jauh dengan perbatasan kedua negara dibanding Tawao.

Satuan TNI AU yang ada di Tarakan saat ini adalah Satuan Radar yang berada di bawah Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) II Makassar.

Sementara itu, Wakil Walikota Tarakan, Thamrin AD, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan Lanud Tarakan karena hal itu terkait dengan upaya menegakkan integritas NKRI.

"Bagi kami, keutuhan NKRI adalah harga mati, apalagi daerah kami ada di wilayah perbatasan. Karena itu kami akan mendukung penuh pembangunan Lanud ini dengan menyediakan lahan yang dibutuhkan TNI AU," ujarnya.

Perairan Ambalat sampai saat ini dapat dikatakan aman dari gangguan kapal-kapal asing, khususnya dari negara serumpun, Malaysia.

Wartawan ANTARA News yang mengikuti operasi pengintaian udara menggunakan pesawat intai B-737-200 dari Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin menyaksikan bahwa bendera merah putih di puncak mercusuar Karang Unarang tetap berkibar.

Dengan kamera wescam canggih di dalam kabin pesawat intai tersebut terlihat jelas KRI Hiu bernomor lambung 804 sedang berada beberapa ratus meter dari sekitar mercusuar Karang Ungaran.

Di sekitar mercusuar itu yang tetap kokoh itu, tampak sejumlah perahu nelayan sedang menangkap ikan dan beberapa kapal lainnya, termasuk sebuah tongkang yang ditarik kapal tunda sedang melintas.

"Kapal-kapal itu milik orang Indonesia, tak ada kapal asing," kata Lettu Pnb T. Sani selaku pemimpin misi (mission commander) kepada wartawan di dalam pesawat pada posisi 2500 meter di atas permukaan laut tepat di atas mercusuar itu.

Benyamin Dandel mengatakan, perairan Ambalat kini aman dari gangguan kapal asing setelah TNI memperkuat pengamanan di kawasan itu.

"TNI AU sendiri secara rutin melakukan pengamanan melalui pengintaian udara dan selalu siap mengerahkan kekuatan tempur dari Balikapapan dan Makassar kalau eskalasi keamanan meningkat," kata Benyamin.

TNI AU sendiri saat ini menyiagakan lima KRI yang secara bergilir ditugaskan untuk berlayar di sekitar mercusuar Karang Unarang. Kapal-kapal itu berpangkalan di Tarakan dan Nunukan (Kaltim) dan Tolitoli (Sulawesi Tengah).

Disamping kapal perang, satu kompi personel Marinir dari Pasukan Marinit (Pasmar) I Surabaya juga terus siaga di sekitar Ambalat.

Langkah preventif TNI mengamankan Blok Ambalat dan Ambalat Timur yang diklaim Malaysia sebagai miliknya itu merupakan implementasi dari tanggung jawab TNI sebagai komponen utama alat pertahanan negara sebagaimana yang diatur juga dalam UU No. 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU Nomor 34 tahun 2004 Tentang TNI.

Upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan pendorong utama sehingga TNI mengerahkan kekuatan baik laut maupun udara ke wilayah itu, kata Marsda TNI Yushan Sayuti, Pangkoopsau II.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
hery bdy
Koordinator


Join date : 19.04.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 9:28 pm

Gedawan tulisan... Bingung sing moco...
Kembali Ke Atas Go down
http://www.numoki.com
k_lop
Pengawas
avatar

Lokasi : Bandung
Reputation : 16
Join date : 08.06.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Wed Jun 10, 2009 9:47 pm

hery bdy wrote:
Gedawan tulisan... Bingung sing moco...


rasah diwoco kang dipahami wae ngakakk ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
Kazuki Toshiie
Lurah
avatar

Lokasi : Yogyakarta, Bogor
Reputation : 3
Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Fri Jun 12, 2009 5:39 pm

KAPAL PATROLI MALAYSIA SIAP DITARIK ? ;)

Tangerang (ANTARA) - Tim Delegasi Komisi I DPR-RI mengatakan Malaysia siap menarik kapal patroli dari perairan Ambalat dan akan memberikan sanksi tegas kepada prajuritnya bila memicu konflik di Ambalat.

"Dalam kesepakatan dengan Malayasia, pejabat Malaysia sepakat mengurangi aktivitas kapal patroli di perairan Ambalat dan siap menarik pasukannya," kata Ketua Rombongan Delegasi Ambalat Yusron Izra Mahendra di Bandara Soekarno Hatta Terminal II E, di Tangerang, Kamis malam.

Menurut Yusron, melalui hasil perundingan Tim Delegasi Ambalat dengan Wakil Ketua DPRD Malaysia Datuk Wan Junaidi, Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Sri Ahmad, dan Wakil Menteri Luar Negeri Senator Kohilan A Pillay beserta Panglima Diraja Malaysia Laksamana Tan Sri Datuk Sri Abdul Azis Jaafar, dihasilkan beberapa kesepakatan.

"Bahwa Malaysia tidak ingin terjadi kontak fisik dengan Indonesia, dan dalam kasus Ambalat kedua belah pihak sepakat untuk cooling down," katanya.

Diungkapkan Yusron, Tim Delegasi menegaskan kepada para petinggi Malaysia bahwa Ambalat merupakan wilayah Indonesia sesuai dengan ketentuan UNCLOS 1982 yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Indonesia juga pernah mengebor minyak di Ambalat sejak dulu, tetapi Malaysia mengaku Ambalat miliknya sebagai negara kepulaun sejak tahun 1979," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Delegasi Happy Bone Zulkarnain mengaku, petinggi militer Malaysia menjelaskan berpatrolinya sejumlah kapal milik Malaysia di perairan Ambalat bukan bermaksud menyerang Indonesia.

"Kami tidak akan berperang dengan Indonesia, dalam keadaan apa pun kita akan memperbaiki hubungan baik dan persaudaraan dengan Indonesia," kata Bone menirukan ucapan Panglima Diraja Malaysia Laksamana Tan Sri Datuk Sri Abdul Azis Jaafar kepada Tim Delegasi.

Bone mengatakan kalaupun nanti ada prajurit kapal patroli Malaysia melakukan serangan kepada tentara Indonesia di Ambalat, Panglima Diraja Malaysia siap memberikan sanksi tegas kepada prajurit Malaysia tersebut.

"Dia (Panglima Diraja Malaysia) berkata akan menjatuhkan hukuman kepada anak buahnya, dan bila terjadi konflik itu Panglima Diraja akan meminta maaf kepada Indonesia secara tertulis," tambahnya.

Dalam lawatannya ke Malaysia yang berlangsung selama dua hari, belum ada kata sepakat dari Malaysia untuk memutuskan dan menyatakan bahwa Ambalat merupakan wilayah Indonesia.

"Secara politik memang ada kesepakatan, namun secara hukum international laut Malaysia belum mengakui Ambalat itu milik Indonesia," kata Bone kepada ANTARA.
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
thiwulpulen
Warga
avatar

Lokasi : jakarta
Reputation : 2
Join date : 24.02.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Fri Jun 12, 2009 9:00 pm

indonesia harus berani dan tegas terhadap malingsia, pokoke ambalat harga mati buat indonesia
Kembali Ke Atas Go down
Kazuki Toshiie
Lurah
avatar

Lokasi : Yogyakarta, Bogor
Reputation : 3
Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Tue Jun 23, 2009 9:03 pm

Agak keluar dari topik, tapi masih berhubungan dengan Malaysia.
Gimana tanggapan teman-teman mengenai hal ini ?
Beri komentar ya..


MALAYSIA MASUK DAFTAR HITAM PERDAGANGAN MANUSIA

Kuala Lumpur - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memasukkan kembali Malaysia dalam daftar hitam perdagangan manusia. Malaysia pun menuding AS telah tidak adil atas keputusan itu.

Dalam laporan tahunan Perdagangan Manusia (Trafficking in Persons Report) yang dirilis AS, disebutkan bahwa Malaysia gagal memenuhi standar minimum untuk memberantas perdagangan dan “tidak membuat upaya signifikan untuk melakukannya”.

Tahun 2008 lalu, AS menempatkan Malaysia dalam “daftar pengawasan” setelah sebelumnya pada tahun 2007, Malaysia dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) perdagangan manusia. Namun tahun 2009 ini, Malaysia justru kembali masuk daftar hitam.

“Tidak adil menempatkan kami kembali pada daftar karena kami berbuat sebaik mungkin,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Abu Seman Yusop kepada wartawan di Kuala Lumpur seperti dilansir kantor berita AFP , Kamis (18/6/2009).

“Kita akan mempertimbangkan tindakan kita berikutnya dalam menentang masuknya kembali negara kita dalam daftar hitam itu,” tegasnya.

Dikatakan Abu Seman, pemerintah Malaysia tidak mengampuni perdagangan manusia. Malaysia juga telah mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah itu. Termasuk memberlakukan UU antiperdagangan manusia pada tahun 2007 dan membentuk suatu gugus tugas khusus.

Malaysia masuk dalam daftar tersebut bersama 16 negara lainnya, seperti Arab Saudi dan Kuwait. Juga bersama enam negara Afrika yang baru masuk daftar tersebut: Chad, Eritrea, Nigeria, Mauritania, Swaziland, dan Zimbabwe.

Trafficking in Persons Report 2009 merupakan laporan tahunan AS yang menganalisis upaya 173 negara dalam menindak perdagangan manusia dengan tujuan kerja paksa, prostitusi, militer dan alasan lain.

So? ;)
Kembali Ke Atas Go down
http://www.friendster.com/shujinko
mbah surip
KorLap
avatar

Lokasi : ***
Reputation : 0
Join date : 13.02.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Tue Jun 23, 2009 11:22 pm

Sabar kanca2x men GUSTI sok sing mbales...
Kembali Ke Atas Go down
kliwon semin
Koordinator
avatar

Lokasi : jakarta
Reputation : 6
Join date : 19.02.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Sat Jul 04, 2009 6:05 pm

malaysia mengkalim ambalat berdasarkan peta tahun 79, indonesia menggunakan peta (UNCLOS) 82, perbedaan referensi menimbulkan overlaping claim.

malaysia telah mencermati military balance dengan TNI dan menilai akan menang apabila perang, dengan alasan :
- kekuatan darat secara kuantitas menang indonesia tetapi alutsistanya menang mereka,
- kekuatan laut kapalnya banyak indonesia tetapi tidak laik pakai, mereka punya kapal baru-baru
- kekuatan udara secara kualitas dan kuantitas menang malaysia, bahkan banyak pesawat kita yang jatuh itu jadi tertawaan mereka (gak ditembak aja jatuh sendiri)
- mereka mempunyak pakta pertahanan FPDA (Five Power Defence Arrangement) yang terdiri dari Inggris, Australia, Singapura, Selandia Baru dan Malaysia, sehingga apabila perang akan ada back up

malaysia menggunakan taktik mengulur waktu untuk menghindari perundingan, hal ini sambil menunggu 2 kapal selam jenis scopene yang akan ditempatkan di dekat ambalat untuk mencegat kapal-kapal indonesia

kekuatan tentara malaysia yang terus ditingkatkan akan digunakan untuk memaksa indonesia apabila perundingan deadlock dengan menawarkan penyelesaian ambalat dengan solusi bagi hasil 50:50 dari pengelolaan blok ambalat yang kaya akan minyak.

solusi untuk indonesia adalah MEMPERKUAT TNI SEBAGAI PENGAWAL KEDAULATAN NKRI DAN MENJAGA JANGAN SAMPAI ADA SEJENGKAL TANAHPUN DIAMBIL NEGARA LAIN.......
Kembali Ke Atas Go down
Den Ayu
Koordinator
avatar

Lokasi : Wonosari GK
Reputation : 18
Join date : 23.03.09

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Sat Jul 04, 2009 11:04 pm

kliwon semin wrote:
malaysia mengkalim ambalat berdasarkan peta tahun 79, indonesia menggunakan peta (UNCLOS) 82, perbedaan referensi menimbulkan overlaping claim.

malaysia telah mencermati military balance dengan TNI dan menilai akan menang apabila perang, dengan alasan :
- kekuatan darat secara kuantitas menang indonesia tetapi alutsistanya menang mereka,
- kekuatan laut kapalnya banyak indonesia tetapi tidak laik pakai, mereka punya kapal baru-baru
- kekuatan udara secara kualitas dan kuantitas menang malaysia, bahkan banyak pesawat kita yang jatuh itu jadi tertawaan mereka (gak ditembak aja jatuh sendiri)
- mereka mempunyak pakta pertahanan FPDA (Five Power Defence Arrangement) yang terdiri dari Inggris, Australia, Singapura, Selandia Baru dan Malaysia, sehingga apabila perang akan ada back up

malaysia menggunakan taktik mengulur waktu untuk menghindari perundingan, hal ini sambil menunggu 2 kapal selam jenis scopene yang akan ditempatkan di dekat ambalat untuk mencegat kapal-kapal indonesia

kekuatan tentara malaysia yang terus ditingkatkan akan digunakan untuk memaksa indonesia apabila perundingan deadlock dengan menawarkan penyelesaian ambalat dengan solusi bagi hasil 50:50 dari pengelolaan blok ambalat yang kaya akan minyak.

solusi untuk indonesia adalah MEMPERKUAT TNI SEBAGAI PENGAWAL KEDAULATAN NKRI DAN MENJAGA JANGAN SAMPAI ADA SEJENGKAL TANAHPUN DIAMBIL NEGARA LAIN.......

Pokoke NKRI kudu waspadalah...waspadalah... ajib
Kembali Ke Atas Go down
sacho_eka
Pengawas
avatar

Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   Tue Jan 17, 2012 1:06 am

wis ora panas sak iki... loncat
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: AMBALAT KEMBALI MEMANAS   

Kembali Ke Atas Go down
 
AMBALAT KEMBALI MEMANAS
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 2Pilih halaman : Previous  1, 2

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Teras Nongkrong-
Navigasi: