Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin

Share | 
 

 Gelar Berbagai Kesenian dan Makanan Khas

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
akhmad subekti
Koordinator


Lokasi: wonosari
Reputation: 3
Join date: 30.03.08

PostSubyek: Gelar Berbagai Kesenian dan Makanan Khas   Fri Apr 11, 2008 8:43 am

SATU ABAD KEBANGKITAN NASIONAL ;
11/04/2008 08:20:54 - Memperingati satu abad kebangkitan nasional, refleksi kebangkitan nasional akan digelar di Alun-alun Wonosari mulai 24-27 April 2008. Dalam event tersebut akan digelar berbagai kesenian tradisional khas Gunungkidul yang lama tidak muncul, juga pasar tradisional berupa makanan khas Gunungkidul.
Kesenian yang akan ditampilkan di antaranya rinding gubeng dari Beji Kecamatan Ngawen, gejok lesung dari Panggang, tayub dari Semin dan Ponjong, campursari, serta lomba paduan suara antargrup pemuda, wayang kulit dan perpaduan musik gamelan dan musik kontemporer.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Inkom Gunungkidul CB Supriyanto (10/4). Pelaksanaan refleksi satu abad kebangkitan nasional di Gunungkidul mengambil waktu di sela pelaksanaan ujian baik untuk SD, SMP dan SMA. Sehingga refleksi satu abad kebangkitan nasional tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dalam refleksi satu abad kebangkitan nasional, diharapkan tidak sekadar membangkitkan dunia kesenian yang ada di daerah, namun yang paling penting bisa membangkitkan kembali semangat kebangsaan bagi masyarakat luas, yang saat ini sudah mulai pudar karena kepentingan-kepentingan sesaat.
Khusus kesenian wayang kulit akan menampilkan tiga dalang mewakili tiga generasi di antaranya Putra Tanjung siswa kelas IV SD dari Kecamatan Purwosari, Rendi Hendra Jaya siswa kelas II SMA dan dari generaasi tua akan tampil Ki Subardi yang juga Kades Hargosari Kecamatan Tanjungsari.
Kembali Ke Atas Go down
http://wasiat.multiply.com
Tamu
Tamu



PostSubyek: Re: Gelar Berbagai Kesenian dan Makanan Khas   Fri Apr 11, 2008 4:50 pm

akhmad subekti wrote:
SATU ABAD KEBANGKITAN NASIONAL ;
11/04/2008 08:20:54 - Memperingati satu abad kebangkitan nasional, refleksi kebangkitan nasional akan digelar di Alun-alun Wonosari mulai 24-27 April 2008. Dalam event tersebut akan digelar berbagai kesenian tradisional khas Gunungkidul yang lama tidak muncul, juga pasar tradisional berupa makanan khas Gunungkidul.
Kesenian yang akan ditampilkan di antaranya rinding gubeng dari Beji Kecamatan Ngawen, gejok lesung dari Panggang, tayub dari Semin dan Ponjong, campursari, serta lomba paduan suara antargrup pemuda, wayang kulit dan perpaduan musik gamelan dan musik kontemporer.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Inkom Gunungkidul CB Supriyanto (10/4). Pelaksanaan refleksi satu abad kebangkitan nasional di Gunungkidul mengambil waktu di sela pelaksanaan ujian baik untuk SD, SMP dan SMA. Sehingga refleksi satu abad kebangkitan nasional tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dalam refleksi satu abad kebangkitan nasional, diharapkan tidak sekadar membangkitkan dunia kesenian yang ada di daerah, namun yang paling penting bisa membangkitkan kembali semangat kebangsaan bagi masyarakat luas, yang saat ini sudah mulai pudar karena kepentingan-kepentingan sesaat.
Khusus kesenian wayang kulit akan menampilkan tiga dalang mewakili tiga generasi di antaranya Putra Tanjung siswa kelas IV SD dari Kecamatan Purwosari, Rendi Hendra Jaya siswa kelas II SMA dan dari generaasi tua akan tampil Ki Subardi yang juga Kades Hargosari Kecamatan Tanjungsari.

Nah itulah yang Gunung Kidul punyai dan di kota lain belum punya, Gunung Kidul lah yang (mungkin) melahirkan Campur sari ( pak manthou's) dan melahirkan terobosan-terobosan baru, contohnya ya di atas itu. Ayo warga GK bangkit, tingkatkan produktifitas tanpa meninggalkan budaya, ayo hidupkan lagi budaya-budaya yang adhiluhung yang saat ini sudah hampir musnah dimakan yang namanya televisi ( jamuran, gobak sodor, benthik dll sudah kalah sama PS, naruto dll yang mohon maaf menurut saya kurang mendidik). Kebanggan saya terhadap Kampung halaman tidak akan pernah sirna walaupun saya berada jauh di sini ( tangerang) namun hati saya tetep berada di Gk dan selalu selalu berusaha untuk memajukan GK walaupun tidak seberapa berarti namun itu sebagai bukti bahwa saya dan keluarga besar Bpk. Hadi Suwito Karang rejek, masih dan loyal kepada GK, matur nuwun sanget lho mas, informasi ini berharga banget bagi saya , sekali lagi matur nuwun
Kembali Ke Atas Go down
akhmad subekti
Koordinator


Lokasi: wonosari
Reputation: 3
Join date: 30.03.08

PostSubyek: Re: Gelar Berbagai Kesenian dan Makanan Khas   Sat Apr 12, 2008 9:04 pm

dexsa wrote:
akhmad subekti wrote:
SATU ABAD KEBANGKITAN NASIONAL ;
11/04/2008 08:20:54 - Memperingati satu abad kebangkitan nasional, refleksi kebangkitan nasional akan digelar di Alun-alun Wonosari mulai 24-27 April 2008. Dalam event tersebut akan digelar berbagai kesenian tradisional khas Gunungkidul yang lama tidak muncul, juga pasar tradisional berupa makanan khas Gunungkidul.
Kesenian yang akan ditampilkan di antaranya rinding gubeng dari Beji Kecamatan Ngawen, gejok lesung dari Panggang, tayub dari Semin dan Ponjong, campursari, serta lomba paduan suara antargrup pemuda, wayang kulit dan perpaduan musik gamelan dan musik kontemporer.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Inkom Gunungkidul CB Supriyanto (10/4). Pelaksanaan refleksi satu abad kebangkitan nasional di Gunungkidul mengambil waktu di sela pelaksanaan ujian baik untuk SD, SMP dan SMA. Sehingga refleksi satu abad kebangkitan nasional tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dalam refleksi satu abad kebangkitan nasional, diharapkan tidak sekadar membangkitkan dunia kesenian yang ada di daerah, namun yang paling penting bisa membangkitkan kembali semangat kebangsaan bagi masyarakat luas, yang saat ini sudah mulai pudar karena kepentingan-kepentingan sesaat.
Khusus kesenian wayang kulit akan menampilkan tiga dalang mewakili tiga generasi di antaranya Putra Tanjung siswa kelas IV SD dari Kecamatan Purwosari, Rendi Hendra Jaya siswa kelas II SMA dan dari generaasi tua akan tampil Ki Subardi yang juga Kades Hargosari Kecamatan Tanjungsari.

Nah itulah yang Gunung Kidul punyai dan di kota lain belum punya, Gunung Kidul lah yang (mungkin) melahirkan Campur sari ( pak manthou's) dan melahirkan terobosan-terobosan baru, contohnya ya di atas itu. Ayo warga GK bangkit, tingkatkan produktifitas tanpa meninggalkan budaya, ayo hidupkan lagi budaya-budaya yang adhiluhung yang saat ini sudah hampir musnah dimakan yang namanya televisi ( jamuran, gobak sodor, benthik dll sudah kalah sama PS, naruto dll yang mohon maaf menurut saya kurang mendidik). Kebanggan saya terhadap Kampung halaman tidak akan pernah sirna walaupun saya berada jauh di sini ( tangerang) namun hati saya tetep berada di Gk dan selalu selalu berusaha untuk memajukan GK walaupun tidak seberapa berarti namun itu sebagai bukti bahwa saya dan keluarga besar Bpk. Hadi Suwito Karang rejek, masih dan loyal kepada GK, matur nuwun sanget lho mas, informasi ini berharga banget bagi saya , sekali lagi matur nuwun

makasih kalau bermanfaat maafkan kalau ada kesalahan
Kembali Ke Atas Go down
http://wasiat.multiply.com
 

Gelar Berbagai Kesenian dan Makanan Khas

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Berita Hangat Gunung Kidul-