Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Nasib Jadi Dokter

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
erwan efendi
Koordinator


Lokasi : Indramayu Asli Ngleri Playen GK Ngayogyokarto Hadiningrat
Reputation : 2
Join date : 14.05.09

PostSubyek: Nasib Jadi Dokter   Sun Dec 13, 2009 1:48 am

Ini saya ambil dari tread sebelah moga aj bisa jd prenungan buat kita semua

#Bangsal Rumah Sakit#
Dokter menegur pasien yang tidak mematuhi aturan terapi, maka dokter menjadi tidak manusiawai di depan pasien, karena menegur orang yang sedang sakit. Pasien marah-marah pada dokter karena kondisinya tidak kunjung membaik, meski itu karena kesalahan pasien sendiri yang tidak mematuhi aturan terapi dari dokter, normal saja... namanya juga orang sakit... boleh marah-marah sama siapa saja... dokter harus mengerti itu...

#Ruang Administrasi#
Ketika mesti membayar 500 ribu untuk jasa medis dokter, si pasien dan keluarganya mengomel panjang lebar mengenai betapa mahalnya jasa dokter, meski kemudian dia sembuh dan/atau terselamatkan. Ketika dokter tidak berhasil menyelamatkan pasien, menjadi tertuduh malpraktik, dituntut 500 juta oleh pasien dan keluarganya dibantu dengan para pengacara. kok bisa begitu jauh ya bedanya? padahal yang diselamatkan/disembuhkan dan dilenyapkan adalah sama-sama nyawa.. tapi harganya bisa beda. apa sekarang memang kesehatan harganya jauh lebih murah daripada kematian ya?

#Sosialita#
Jika dokter mendapatkan bayaran mahal atas usahanya menyelamatkan pasien, dibilang tidak humanis, tidak memiliki unsur sosial...tukang keruk kekayaan atas ketidakberdayaan orang. Jika dokter menarik tarif murah, pasien justru bertanya-tanya... kok murah? jangan-jangan obatnya disertai tiket menuju akhirat. Sembuh tidak ditanggung, ditanggung tidak sembuh..

#Ruang Obat#
Ketika dokter meresepkan obat paten yang berharga mahal, banyak yang protes. dokter jadi antek perusahaan farmasi katanya. biasa... biar penghasilan cepet meningkat dan biaya sekolah dokter yang semakin lama, semakin mahal itu biar cepet balik modalnya... Kalo digerusin puyer dari obat generik katanya multifarmasi, tidak higienis, tidak rasional... malah beberapa kalangan jetset merasa tidak sembuh dengan obat generik dan meragukan kredibilitas dokter yang tetap saja meresepkan obat generik.. masa ngasi obat pasien kok yang ngga ampuh?! niat ngga sih nyembuhin pasien?

#Perusahaan Obat#
Perusahaan Farmasi yang didalangi kaum kapitalis dan para farmasis berlomba-lomba membuat sediaan yang accessible dengan harga yang naudzubillah... sayangnya, obatnya termasuk kategori mesti menggunakan resep dokter.. jadi rayulah dokter untuk menggunakannya... sebarkanlah informasi irrasionalitas campuran handmade... eh... yang diprotesin dokter.... kenapa ngga protes sama perusahaan farmasinya juga? kan yang bikin mereka? kalo dokter ngga make obat itu, siapa yang akan menghidupi para karyawan, farmasis, dan dewan direksi perusahaan farmasi tersebut? tapi tetep.. itu salahnya dokter...

#Mall#
Ada seorang pengunjung mall pingsan, diduga karena serangan jantung, membutuhkan bantuan resusitasi jantung.. semua orang menunjuk ke arah seseorang pengunjung lain yang notabene diketahui sebagai seorang dokter jantung.. maka si dokter berkata "maaf, SIP saya maksimal di tiga tempat, dan itu tidak termasuk MALL ini" maka pulang dari mall, si dokter punya julukan baru "tidak manusiawi!" sekaligus memboyong sekeranjang gunjingan orang. Pada situasi berbeda si dokter ini dengan semangat 45 melakukan resusitasi sembari menunggu datangnya bantuan.. eh, ternyata gagal. pasien meninggal. pulang dari mall dia sama sekali tidak membawa barang apa-apa selain julukan baru "ahli malpraktik" dan surat panggilan pengadilan...oh ya, bonus.. disumpahin orang se-MALL.

#Ruang Kuliah#
Dosen datang terlambat, mahasiswa menggerutu.. ya begitu itu kalo jadi dosen sekaligus dokter praktik, mahasiswa jadi nomor dua, padahal mendidik orang kan penting, sudah digaji mahal-mahal ngga perhatian sama mahasiswanya. Padahal memangnya si mahasiswa tahu berapa gaji dokter yang jadi dosen? Kalau mahasiswa datang terlambat.. namanya juga mahasiswa.. boleh donk telat... kan bayar... si dokter yang juga dosen jadi bingung.. komentar gimana ya enaknya? sudah berusaha profesional dengan datang tepat waktu, meski gaji irit, meninggalkan praktik untuk mendidik para calon dokter baru... eh.. yang dididik..... (mau gimana ngelanjutinnya ya?)

#Dunia Kerja#
Kalau pengusaha bekerja secara profesional dan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.. termasuk para pengusaha yang menjalankan bisnis obat dan rumah sakit.. ya dimaklumi..namanya juga pengusaha... tapi kalau dokter berusaha profesional dan menerapkan tarif yang "profesional" juga, wueh... itu tuh.. dokter yang suka berbahagia di atas penderitaan orang lain...tega banget sama orang sakit...wis..ngga manusiawi... (weleh....)

hemmmm masih terobsesikah cita-cita kita sejak kecil jd Dokter...?????????

monggo.....!!


_________________
From :


FB = http://www.facebook.com/erwan.efendi

Blog 1 = http://artimagesq.blogspot.com/
Blog 2 = http://websfendyc.blogspot.com/
Blog 3 = http://blo99uru.blogspot.com/

Web's Fendy'c

Trim's
Kembali Ke Atas Go down
http://blo99uru.blogspot.com/
siwid
Donatur


Lokasi : nomaden
Reputation : 21
Join date : 04.04.08

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Sun Dec 13, 2009 4:23 pm

hidup doker. dance

_________________
Syarat biar punya kawan memang sederhana. Modalnya, mau menerima kawanmu apa adanya. Itu saja!
Kembali Ke Atas Go down
sacho_eka
Pengawas


Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Sun Dec 13, 2009 11:15 pm

ya.. ga semua hal itu benar.. tapi ada juga yang benar...
dokter kan banyak....
dan kembali ke niat mereka masing-masing...

lanjut..!!
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
wadiyo
Camat


Lokasi : Singkar II,Wareng Wonosari GK
Reputation : 7
Join date : 14.04.09

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Wed Dec 16, 2009 11:13 pm

Mari kita mendidik putra kita biar menjadi dokter yang mau menolong orang lain dengan niatan ibadah.,walaupun memakai biaya tetapi tidak ambil kesempatan dalam kesempitan.Hanya masalahnya untuk menjadi dokter memang butuh biaya yang suangaaaat besar ratusan juta rupiah
Kembali Ke Atas Go down
http://azzamudin.wordpress.com
kandar
Presidium


Lokasi : jakarta asli Kemiri, Tanjung sari
Reputation : 25
Join date : 23.08.08

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Thu Dec 17, 2009 9:39 am

ya benar..


Mudah2an dokter2 yg ada saat ini mempunyai jiwa penolong yg tdk pernah memikirkan materi belaka,apa lagi sampai terkait kriminalisasi antara rumah sakit maupun pabrik obat yg ujung2nya menyengsarakan manusia hanya utk segepok duit, meskipun dulunya waktu sekolah membutuhkan biaya yg sangat banyak..

Jangan sampai berpikiran utk balik modal rela melakukan hal2 yg tidak dibenarkan dalam agama..

Jangan tiru politisi2 busuk kita..

_________________
urip mung mampir ngombe lan mung wang sinawang.

Menjadi tua pelan tapi pasti, namun menjadi dewasa belum tentu.

http://syifauwongmantren.multiply.com => nembe sinau
Kembali Ke Atas Go down
http://syifauwongmantren.multiply.com
dwikoe
Camat


Lokasi : cedak kebun Raya Bogor
Reputation : 1
Join date : 19.06.08

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Thu Dec 17, 2009 1:13 pm

jadi inget temanku dulu...

dikelas, nilainya (maaf) agak dibawah rata2 kelas, dan dia terkenal sbg anak yg kurang rajin belajar..

tapi selanjutnya, setelah selesai sekolah, karena "MAMPU" dan keinginan orang tuanya yang kaya, dia bisa kuliah di fak kedokteran, yg tidak mungkin dicapainya jika hanya menggunakan/mengandalkan kecerdasan otaknya saja.

sekarang dia sudah lulus, dan sedang koas (denger2 dah buka balai pengobatan juga). kami sebagai teman2 satu sekolah yang mengetahui riwayat kehidupan dulunya, hanya bisa berdo'a semoga sekarang dia sudah berubah cerdas, dan agar tidak terjadi malpraktik karena salah memberi obat.

maaf kawan, bukan bermaksud mengecilkanmu, namun kami masih sedikit kurang percaya pada kemampuanmu...!!

bagaimanapun itu, kau tetap sahabatku...!!
Kembali Ke Atas Go down
http://www.elsppat.or.id
kandar
Presidium


Lokasi : jakarta asli Kemiri, Tanjung sari
Reputation : 25
Join date : 23.08.08

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Thu Dec 17, 2009 2:00 pm

Yo wis di selikidik bae mbak jgn sampe merugikan orang lain lho.. nek enek buktine njur dilaporke pihak berwajib... ning nek pihak berwajib blawur karo duit yo ndang dilaporke karo mbah Dukun wae ben disantet kabeh kuwi mau...he he he he...


Ning yo luwih apik maneh didongakke ben ndang berubah...
Lha nek wong ora iso nganalisa,ora iso belajar seko pengalaman yo mengko hasil analisane kurang akurat, nek sampai nyawa dadi taruhan lha gawat kuwi..

_________________
urip mung mampir ngombe lan mung wang sinawang.

Menjadi tua pelan tapi pasti, namun menjadi dewasa belum tentu.

http://syifauwongmantren.multiply.com => nembe sinau
Kembali Ke Atas Go down
http://syifauwongmantren.multiply.com
wadiyo
Camat


Lokasi : Singkar II,Wareng Wonosari GK
Reputation : 7
Join date : 14.04.09

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Thu Dec 17, 2009 8:34 pm

Semoga banyak doter yang masih punya niat untuk berbadah lewat keahliannya sekaligus beramal.Kita hanya bisa mendoakannya dan hasilnya terserah bapak-bapak dokter.
Kembali Ke Atas Go down
http://azzamudin.wordpress.com
juwarna
Warga


Lokasi : Yogyakarta
Reputation : 0
Join date : 19.12.09

PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   Sat Dec 19, 2009 10:25 am

tambah lagi mas, biaya nyekolahin anak di kedokteran sekarang udah mahalnya minta ampun! apalagi 10-20 taun ke depan. padahal ya memang begitulah profesi dokter, penuh dilema, antara tuntutan profesi sama konsekuensi yang didapet seringkali ngga seimbang. Pikir-pikir lagi lah kalo anaknya mau punya cita2 jadi dokter.. Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Nasib Jadi Dokter   

Kembali Ke Atas Go down
 
Nasib Jadi Dokter
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Medis-
Navigasi: