Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
wadiyo
Camat


Lokasi : Singkar II,Wareng Wonosari GK
Reputation : 7
Join date : 14.04.09

PostSubyek: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Thu Dec 24, 2009 7:22 am

Persamaan hak kaum perempuan dan laki-laki menjadi isu yang tidak pernah berhenti dibahas di kalangan aktivis perempuan.

Kalangan feminis memanfaatkan istilah "hak asasi" dan "pemberdayaan" perempuan untuk menyuarakan gerakan feminisme.

Sekilas, konsep feminisme tidak bermasalah karena bertujuan untuk mengangkat derajat kaum perempuan yang selama ini dianggap didiskriminasikan dan dilanggar hak-haknya oleh kaum lelaki.

Tapi konsep feminisme yang notabene berasal dari Barat dan menggunakan standar-standar kehidupan perempuan Barat yang cenderung bebas.

Belakangan diketahui banyak menimbulkan masalah bagi kaum perempuan itu sendiri. Mereka justeru tidak bahagia dalam hidupnya, bahkan banyak diantara kaum perempuan yang terjerumus dalam tindak kriminal.

Sahar El-Nadi, seorang instruktur profesional dan penceramah di bidang komunikasi antar budaya dalam artikelnya "The Other Side of Feminism" mengungkap konsep feminisme ala Barat yang bermasalah itu.

Ia mengatakan, konsep feminisme jadi problem karena dengan alasan persamaan hak dan kesetaraan, sadar atau tidak sadar perempuan ditanamkan pemikiran dan pandangan bahwa kaum lelaki adalah manusia yang agresif, emosional, memonopoli lapangan kerja dan menutup kesempatan bagi kaum perempuan untuk memiliki banyak pilihan selain hanya mengurusi urusan rumah tangga.

Agenda feminisme yang dikedepankan kaum feminis sekarang ini, tulis El-Nadi, adalah persamaan hak yang cenderung membuat perempuan "identik" dengan laki-laki.

Mereka menolak argumen bahwa kaum lelaki dan perempuan memiliki perilaku yang berbeda karena peran mereka dalam hidup pun berbeda. Kaum feminis akan menyebut orang-orang yang beragumen demikian sebagai orang yang 'seksis', dikriminatif, pendukung "agenda chauvinis kaum lelaki" dan ingin mengendalikan kaum perempuan dalam sebuah sistem masyarakat yang patriarkis.

Kesetaraan menurut konsep feminisme, bahwa laki-laki dan perempuan harus memiliki kehidupan yang sama, tanggung jawab yang sama dan pada akhirnya mengalami tekanan hidup yang sama. Apakah konsep itu membuat kaum perempuan bahagia? Ternyata tidak.

Semakin perempuan merasa berhasil menjalankan standar-standar feminisme itu, kenyataannya semakin mereka merasa sengsara. Lembaga General Social Survey pernah melakukan penelitian tentang hal ini di kalangan masyarakat AS.

Mereka meneliti bagaimana mood masyarakat AS dari mulai tahun 1972 hingga sekarang, dan hasilnya, kaum perempuan AS yang notabene menganut konsep feminisme, kehidupannya lebih suram dibandingkan kaum lelaki.

Perempuan mengalami kondisi yang lebih buruk, karena mereka diminta untuk memainkan dua peran bukan satu peran bahwa tugas perempuan di dalam rumah dan tugas laki-laki mencari nafkah di luar.

Dibawa 'revolusi feminisme' kaum perempuan menang dalam mendapatkan apa yang disebut kebebasan dalam dunia laki-laki, sementara kaum lelaki banyak yang mengalami krisis jati diri.

Sehingga tak heran jika sekarang banyak kaum lelaki yang 'feminim', berpakaian dan bertingkah laku seperti perempuan. Perubahan semacam ini bisa dipahami, karena konsep kesetaraan itu, sejak kecil anak-anak perempuan didorong untuk belajar berani dan agresif seperti anak-anak laki.

Gaya mendidik seperti ini akan terbawa sampai anak perempuan tadi dewasa. Mereka akan tumbuh dengan pendekatan untuk menjadi "manusia yang egois" di dunia.

Konsep feminisme yang sekarang berkembang, membuat kaum perempuan, utamanya di negara-negara maju jadi meremehkan peran perempuan sebagai isteri dan ibu.

Banyak diantara mereka yang tidak mau direpotkan dengan kewajiban-kewajiban sebagai isteri dan ibu sehingga mereka cenderung memilih melakukan seks bebas tanpa komitmen, memilih membesarkan anak-anak tanpa kehadiran seorang ayah bahkan menikah sesama jenis.

Semuanya dilakukan atas nama "hak asasi perempuan." Jika sudah demikian, maka lenyaplah perang kaum perempuan dalam masyarakat.

"Sebagai seorang muslim, saya sedih melihat makin banyak kaum perempuan di berbagai penjuru dunia yang berlomba-lomba mengikuti jalan feminisme akhirnya jatuh ke jurang yang sama.

Bagi para muslimah, Al-Quran dengan jelas menyebutkan bahwa Allah Swt menciptakan berbeda antara kaum lelaki dan kaum perempuan. Masing-masing dianugerahkan peran yang berbeda pula untuk saling mendukung sebagai satu tim, dan bukan untuk saling bersaing," tulis El-Nadi.

"Tak seorang pun yang ingin mencerabut hak-hak kaum perempuan, tapi kita harus memahami bahwa kebebasan bukan berarti harus mendegradasikan kaum perempuan dan persamaan hak bukan berarti harus 'identik'.

Kaum perempuan membawa karunia dan nilai-nilai yang unik bagi dunia. Peran perempuan dalam memulihkan nilai-nilai keluarga dalam kehidupan masyarakat yang modern bisa membuat kaum lelaki, anak-anak bahkan perempuan itu sendiri, hidup bahagia," papar El-Nadi.

Nah, para muslimah, rasanya tak perlu silau dengan propaganda kesetaraan gender dan persamaan hak asasi yang digaungkan para aktivis feminisme. (ln/iol)
sumber :www.eramuslim.com
Kembali Ke Atas Go down
http://azzamudin.wordpress.com
wahyun
Koordinator


Lokasi : jogja
Reputation : 2
Join date : 20.03.08

PostSubyek: Re: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Thu Dec 24, 2009 4:51 pm

yup...

berbagai serangan pemikiran digencarkan oleh barat, tdk hanya para generasi muda yang jadi sasaran tetapi kaum wanita yang notabene adalah tonggak kebangkitan suatu bangsa. Tugas utamanya sebagai guru buat anak2nya dan pengatur rumah tangga diabaikannya demi menuntut "hak" yg sama dengan kaum adam...sayang niann ;) ;)
Kembali Ke Atas Go down
wadiyo
Camat


Lokasi : Singkar II,Wareng Wonosari GK
Reputation : 7
Join date : 14.04.09

PostSubyek: Re: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Thu Dec 24, 2009 5:05 pm

Mari kita tangkal kampanye oleh kaum feminin yang menuntut Pria dan Wanita harus sama dalam segala hal, dengan mengkampanyekan bahwa pencipta manusia dan pengatur alam ini lebih tahu dari pada manusia apalagi kaum feminin yang mengembarnggemborkan persamaan hak semua bidang.
Kembali Ke Atas Go down
http://azzamudin.wordpress.com
Mayansah wiyono
KorLap


Lokasi : Tepus
Reputation : 6
Join date : 26.08.13

PostSubyek: Re: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Sun Oct 06, 2013 4:18 am

Perempuan pasti  merindukan untuk menjadi ibu dan istri yang baik bagi anak dan suaminya, tetapi perikehidupan sering tidak memberikan waktu untuk itu,...
jika perempuan disuatu negeri baik maka akan baik pula negeri itu, jika perempuan disuatu negeri buruk pula negeri itu..
Berlakulah sesuai dengan kodrat alam karena sesuatu yang menentang kodratnya pasti akan tergilas oleh alam...

_________________
Sewu siji wong beja neng ngalam ndonya iki, Mugo mugo sing siji kuwi Kulo
Dibawah Bendera Revolusi
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com
widjiume
Camat


Lokasi : BEKASI
Reputation : 9
Join date : 21.12.11

PostSubyek: Re: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Sun Oct 06, 2013 2:18 pm

Jelas sekali bahwa tercipta dengan tulang dan otot yang berbeda,,, Mengapa harus menuntut persamaan... kaum yang tidak paham feminisme

_________________
Tips kecantikan saricosmetics Cream Sari Kosmetik crystal x Obat Herbal Alami Cream sari kelambu nyamuk siklus pembalut wanita twin tulipware sarikosmetik pemutih sari
Kembali Ke Atas Go down
http://widjiume.web.id
Sponsored content




PostSubyek: Re: Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia   Today at 3:11 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Feminisme Tak Membuat Perempuan Bahagia
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Teras Nongkrong-
Navigasi: