Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 ISUE "DEDEMIT"

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Eko Keris
Warga


Lokasi : Purwosari, Baleharjo, Wonosari, Gunung Kidul
Reputation : 0
Join date : 01.04.11

PostSubyek: ISUE "DEDEMIT"   Fri Apr 01, 2011 12:41 pm

(Catatan ini sudah saya buat setengah bulan yang lalu. Barangkali bisa untuk wacana dalam memandang Gunung Kidul dengan "Jangan Pandang Sebelah Mata". Sampai akhir hayat, saya cinta Gunung Kidul, mari dlihat dengan kritis dong!)

Wacana makhluk halus – menurut sebagian ilmuwan merupakan sesuatu yang mistik atau klenik sebagai fenomena khas masyarakat agraris seperti Indonesia. Fenomena tersebut merupakan kekayaan budaya dari masyarakat yang sangat kental dengan nilai-nilai tradisi. Tradisi yang merupakan warisan asli bumi Nusantara yang berakar pada kepercayaan “animisme” dan “dinamisme”. Bila yang pertama merupakan kepercayaan akan adanya arwah leluhur atau nenek moyang, maka yang kedua adalah kepercayaan terhadap kekuatan gaib yang menghuni tempat-tempat atau benda-benda tertentu, seperti goa, rumah tua, atau pohon besar.
Di Jakarta ada prefiew film thriller berjudul ”Dedemit Gunung Kidul”. Ada suatu kelompok (Komunitas Kota Gaplek) yang memrotes judul film yang belum beredar itu. Selengkapnya silakan baca harian Suara Merdeka, Jumat, 18 Maret 2011. Substansi yang menganggap ada unsur pendeskreditan (pelecehan) terhadap wilayah Gunung Kidul seisinya sebagai pencarian sensasi belaka – rasanya aneh. Secara promosional, judul itu lebih memuat nilai publikasi daripada judul ”Keajaiban Gunung Kidul” – rasanya malah mengada-ada.
Saya khawatir kita telah mengabaikan arti kebahasaan ”ajaib”. Dalam kamus, kata ”ajaib” mengacu pada arti sesuatu yang ganjil; aneh; jarang ada; tidak seperti biasa; mengherankan – serta sesuatu yg tidak dapat diterangkan dengan akal. Begitukah keinginan kita untuk mengartikan tumpah darah tercinta: Gunung Kidul?
Sebagai anggota masyarakat Jawa, semenjak kecil kita (warga Gunung Kidul) sudah akrab dengan wewe gombel, gendruwo, banaspati, kethek ogleng, gludhung pringis, thuyul, setan keblak, buto ijo, peri (makhluk cantik yang growong punggung)... apalagi? Silakan untuk menambah sendiri.
Selama masa kuliah di Jogjakarta (1984-1989) saya sering mendengar celotehan teman dari daerah lain. Beberapa celoteh mengarah pada unsur supranatural: orang pintar, petilasan tetirah (ngalap berkah), serta sangkan paraning badan alus lainnya. Pergunjingan itu tidak mengakibatkan saya menjadi rendah diri.
”Barangkali begitu.”
”Lho?”
”Aku tidak tahu persis. Aku ikut kuliah untuk menjadi orang pintar.”
”Bukan itu maksudnya.”
”Iyaya. Orang pintar yang bisa dimintai aji-aji, pengasihan, dan beragam cekelan, kan?”
”Iya.”
”Nah. Aku kuliah untuk menjadi pintar dan punya cekelan.”
”Wow... dasar gendheng!”
”Heh, lebih gendheng yang percaya bahwa mahasiswa otomatis lulus dengan mendatangi orang pintar di Gunung Kidul?!”
Rupa-rupanya mereka menyerah. Saya pun mengajak mereka bicara tentang pantai-pantai yang indah: Baron, Kukup, Krakal, Drini, Wedi Ombo, ....
Seandainya hingga kini masih ada pandangan bahwa Gunung Kidul tempat bagi dedemit, apa salahnya? Daripada kata ”keajaiban” yang cenderung aneh (dan statis), lebih memukau ”dedemit”. Justru menjadi promosi untuk berkunjung dan membuktikannya. Siapa tahu bisa menjadi objek wisata baru ”setan gentayangan”. Bukankah itu lebih menjual?
Dalam kitab suci, dalam hal ini Alquran, disebutkan bahwa hantu atau iblis diciptakan dari api (QS. Al-A’raf: 12). Jadi, ngapain kita merasa dilecehkan dengan dedemit? Teman-teman dalam Komunitas Kotak Gaplek, saya terus cinta Gunung Kidul – banyak demit atau tidak ada demit – Gunung Kidul wilayah paling menawan. (18032011)
Kembali Ke Atas Go down
Asmaraningtyas
Camat


Lokasi : Karangmojo
Reputation : 39
Join date : 08.01.09

PostSubyek: Re: ISUE "DEDEMIT"   Fri Apr 01, 2011 2:34 pm

lha kuwi rak karepmu dhewe to mas.....
mbok coba diweningke.... judul film kuwi apa mneh yen wis nonton lan ngerti isine isa menehi gambaran kanggone wong liya daerah yen wong gunung kidul ki isih urip neng jaman prasejarah, sing isih ana demite.... gunung kidul digambarke kaya papan sing ora dikuwasine menungsa ning dikuwasani barang alus.... lha kuwi rak ya ra bener. wajar to wong gunung kidul nesu...wong kasunyatane gunung kidul ra kaya ngono....
Kembali Ke Atas Go down
 
ISUE "DEDEMIT"
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Kebatinan, Misteri dan Ghaib-
Navigasi: