Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next
PengirimMessage
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri May 16, 2008 12:21 pm

First topic message reminder :

Bagi yang bisa menulis kata - kata mutiara atau pepatah atau wejangan mari berbagi bersama di sini...

Suwun
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika

PengirimMessage
Pardjimin
Presidium


Join date : 14.03.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 1:26 pm

Wonosingo Ngali Kidul wrote:
Pardjimin wrote:
jare iwang fals nggon lagune

"Jalani hidup, tenang.. tenanglah seperti karang"

Yg tak kan goyah di terjang badai......
Hanya goyah di hempas, wanita....


ngakak cocok !!
Kembali Ke Atas Go down
http://pardjimin.wordpress.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 1:27 pm

Pardjimin wrote:
Wonosingo Ngali Kidul wrote:
Pardjimin wrote:
jare iwang fals nggon lagune

"Jalani hidup, tenang.. tenanglah seperti karang"

Yg tak kan goyah di terjang badai......
Hanya goyah di hempas, wanita....


ngakak cocok !!

nek awkmu cen cocak2 cocok wae....leee koyo opo to yooo ngakakk ngakakk ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
wawan
Koordinator


Join date : 31.03.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 6:38 pm

Wonosingo Ngali Kidul wrote:
lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....

wah aku pilih neng banyu neng cetek ra jero
sikelku seh empan geni ....

mas artine opo? ( lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....)
Kembali Ke Atas Go down
t374bwn
Koordinator


Join date : 02.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 6:43 pm

wawan wrote:
Wonosingo Ngali Kidul wrote:
lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....

wah aku pilih neng banyu neng cetek ra jero
sikelku seh empan geni ....

mas artine opo? ( lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....)
artine nek ra salah : wong lagi nyoba ngilmu... ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
rmlodang
Camat


Join date : 12.08.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 9:42 pm

Iyo kuwi wong nyobo ngilmu kebal santhet.
Kembali Ke Atas Go down
http://maryoto_metal@yahoo.com
tigaes2
KorLap


Join date : 29.06.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Aug 27, 2008 9:48 pm

awali dengan senyuman :) yessssssss
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat


Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Aug 28, 2008 12:32 am

lupakan kesalahan,awali dengan kebaikan....
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Aug 28, 2008 11:02 am

t374bwn wrote:
wawan wrote:
Wonosingo Ngali Kidul wrote:
lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....

wah aku pilih neng banyu neng cetek ra jero
sikelku seh empan geni ....

mas artine opo? ( lebih baik berjalan d atas bara, daripada berjalan d atas air....)
artine nek ra salah : wong lagi nyoba ngilmu... ngakakk

Nek omongane mas t374bwn, bener ning rung tepat......

Dadi kuwi nek lebih baik berjalan d atas bara dari pada berjalan d atas air......

Kuwi tegese ngene.....berjalan d atas bara itu d umpamakan, suatu perjalanan itu membutuhkan perjuangan yg memerlukan pengorbanan. Dan perjuangan yg di awali dengan keprihatinan akan menghasilkan kesuksesan.
Bara itu ibarat, keprihatinan yg membutuhkan perjuangan......

Klo berjalan d atas air, ini begini.......suatu perjalanan hidup d mana manusia maunya hanya enaknya saja.
Contohnya: mentang2 anak orang kaya kemudian mengerjakan pekerjaan yg susah g mau.....
Air ibarat kemewahan yg jika d pandang mata menyejukakn tapi jika d sentuh tidak bisa d kendalikan atau d pegang....itulah harta yg kadang2 menina bobokan kita.
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
t374bwn
Koordinator


Join date : 02.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Aug 28, 2008 1:33 pm

iyho mangsudku nyoba ilmu kuwi ILMU SABAR lan ILMU IKHLAS...,
(SABAR ki dudu sing tukang dodol Bubur Ayam kae lho...)
Kembali Ke Atas Go down
rmlodang
Camat


Lokasi : Kayangan junggring saloko.
Reputation : 12
Join date : 12.08.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Aug 28, 2008 9:15 pm

t374bwn wrote:
iyho mangsudku nyoba ilmu kuwi ILMU SABAR lan ILMU IKHLAS...,
(SABAR ki dudu sing tukang dodol Bubur Ayam kae lho...)

sik sik sik tak ngguyu dhisik ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
http://maryoto_metal@yahoo.com
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Aug 28, 2008 9:18 pm

Hidup adalah perbuatan... gak boleh
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Aug 29, 2008 12:04 pm

Menunggu adalah latihan bersabar untuk merenungi hidup
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Sep 03, 2008 12:41 pm

Biarlah seperti ini, terliht miskin harta adalah kebanggaan...di banding miskin ilmu..
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
wawan
Koordinator


Reputation : 0
Join date : 31.03.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Sep 03, 2008 4:09 pm

bentul
mas wonosingo ngali ngidul

dari pada hidup bergelimang harta tapi susah
lebih baik hidup sederhana tapi bahagia
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Sep 03, 2008 11:14 pm

kegagalan adalah pengalaman pahit yang harus selalu diingat
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 04, 2008 11:03 am

dedik cahyono wrote:
kegagalan adalah pengalaman pahit yang harus selalu diingat

Dan kegagalan adalah kemenangan yang hakiki.

wawan wrote:

dari pada hidup bergelimang harta tapi susah
lebih baik hidup sederhana tapi bahagia

Dan tentram mas
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 04, 2008 2:13 pm

Seenak2nya hidup dirumah orang, masih enak hidup dirumah sendiri...
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 04, 2008 3:04 pm

dedik cahyono wrote:
Seenak2nya hidup dirumah orang, masih enak hidup dirumah sendiri...

Seperti hujan emas di rumah orang, lebih baik hujan batu di rumah sendiri......
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 04, 2008 5:11 pm

Semoga menjadi sebuah renungan yg berguna

Ada seorang anak laki-laki yang berambisi bahwa Suatu hari nanti ia akan menjadi jenderal Angkatan Darat.
Anak itu pandai dan memiliki ciri-ciri yang lebih daripada cukup untuk dapat membawa nya kemanapun ia mau.
Untuk itu ia bersyukur kepada Tuhan, oleh karena ia adalah seorang anak yang takut akan Tuhan dan ia selalu berdoa agar supaya suatu hari nanti impiannya itu akan menjadi kenyataan.
Sayang sekali, ketika saatnya tiba baginya untuk bergabung dengan Angkatan Darat, ia ditolak oleh karena memiliki telapak kaki rata.
Setelah berulang kali berusaha, ia kemudian melepaskan hasratnya untuk menjadi jenderal dan untuk hal itu ia mempersalahkan Tuhan yang tidak menjawab doanya.
Ia merasa seperti berada seorang diri, dengan perasaan yang kalah, dan di atas segalanya, rasa amarah yang belum pernah dialaminya sebelumnya.
Amarah yang mulai ditujukannya terhadap Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan ada, namun
tidak mempercayaiNya lagi sebagai seorang sahabat, tetapi sebagai seorang tiran (penguasa yang lalim). Ia tidak pernah lagi berdoa atau melangkahkan kakinya ke dalam gereja. Ketika orang-orang seperti biasanya berbicara tentang Tuhan yang Maha Pengasih, maka ia akan mengejek dan menanyakan pertanyaan-pertanya an rumit yang akan membuat orang-orang percaya itu kebingungan.
Ia kemudian memutuskan untuk masuk perguruan tinggi dan menjadi dokter.
Dan begitulah, ia menjadi dokter dan beberapa tahun kemudian menjadi seorang ahli bedah yang handal. Ia menjadi pelopor di dalam pembedahan yang berisiko tinggi dimana pasien tidak memiliki kemungkinan hidup lagi apabila tidak ditangani oleh ahli bedah muda ini. Sekarang, semua pasiennya memiliki kesempatan, suatu hidup yang baru.
Selama bertahun-tahun, ia telah menyelamatkan beribu-ribu jiwa, baik anak-anak maupun orang dewasa. Para orang tua sekarang dapat tinggal dengan berbahagia bersama dengan putra atau putri mereka yang dilahirkan kembali, dan para ibu yang sakit parah sekarang masih dapat mengasihi keluarganya. Para ayah yang hancur hati oleh karena tak seorangpun yang dapat memelihara keluarganya setelah kematiannya, telah diberikan kesempatan baru.
Setelah ia menjadi lebih tua maka ia melatih para ahli bedah lain yang bercita-cita tinggi dengan tekhnik bedah barunya, dan lebih banyak lagi jiwa yang diselamatkan.
Pada suatu hari ia menutup matanya dan pergi menjumpai Tuhan. Di situ, masih penuh dengan kebencian, pria itu bertanya kepada Tuhan mengapa doa-doanya tidak pernah dijawab, dan Tuhan berkata, 'Pandanglah ke langit, anakKu, dan lihatlah impianmu menjadi kenyataan.'

Di sana, ia dapat melihat dirinya sendiri sebagai seorang anak laki-laki yang berdoa untuk bisa menjadi seorang prajurit. Ia melihat dirinya masuk Angkatan Darat dan
menjadi prajurit. Di sana ia sombong dan ambisius, dengan pandangan mata yang seakan-akan berkata bahwa suatu hari nanti ia akan memimpin sebuah resimen. Ia kemudian dipanggil untuk mengikuti peperangannya yang pertama, akan tetapi ketika ia berada di kamp di garis depan, sebuah bom jatuh dan membunuhnya. Ia dimasukkan ke dalam peti kayu untuk dikirimkan kembali kepada keluarganya. Semua ambisinya kini hancur berkeping-keping saat orang tuanya menangis dan terus menangis.
Lalu Tuhan berkata, 'Sekarang lihatlah bagaimana rencanaKu telah terpenuhi sekalipun engkau tidak setuju.' Sekali lagi ia memandang ke langit. Di sana ia memperhatikan kehidupannya, hari demi hari dan berapa banyak jiwa yang telah diselamatkannya. Ia melihat senyum di wajah pasiennya dan di wajah anggota keluarganya dan kehidupan baru yang telah diberikannya kepada mereka dengan menjadi seorang ahli bedah.
Kemudian di antara para pasiennya, ia melihat seorang anak laki-laki yang juga memiliki impian untuk menjadi seorang prajurit kelak, namun sayangnya dia terbaring sakit. Ia melihat bagaimana ia telah menyelamatkan nyawa anak laki-laki itu melalui pembedahan yang dilakukannya. Hari ini anak laki-laki itu telah dewasa dan menjadi seorang jenderal. Ia hanya dapat menjadi jenderal setelah ahli bedah itu menyelamatkan nyawanya.
Sampai di situ, Ia tahu bahwa Tuhan ternyata selalu berada bersama dengannya. Ia mengerti bagaimana Tuhan telah memakainya sebagai alatNya untuk menyelamatkan beribu-ribu jiwa, dan memberikan masa depan kepada anak laki-laki yang ingin menjadi prajurit itu
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 04, 2008 6:16 pm

Wonosingo Ngali Kidul wrote:
dedik cahyono wrote:
Seenak2nya hidup dirumah orang, masih enak hidup dirumah sendiri...

Seperti hujan emas di rumah orang, lebih baik hujan batu di rumah sendiri......

tapi aku milih hujan emas dirumah orang mas....
iso melu nderuk'i.. ngakak
kalo hujan batu dirumah sendiri,,,,,
omah'e amoh donk??? ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Sep 05, 2008 5:52 pm

dedik cahyono wrote:
Wonosingo Ngali Kidul wrote:
dedik cahyono wrote:
Seenak2nya hidup dirumah orang, masih enak hidup dirumah sendiri...

Seperti hujan emas di rumah orang, lebih baik hujan batu di rumah sendiri......

tapi aku milih hujan emas dirumah orang mas....
iso melu nderuk'i.. ngakak
kalo hujan batu dirumah sendiri,,,,,
omah'e amoh donk??? ngakakk

Mending amoh jeeeekkk tinimbang, nderuki emas....nek nderuki ki lewih rekoso tinimbang tentrem ning ngomah dewe arako omahe amoh ki....
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Sep 05, 2008 10:59 pm

kan bar nderuki mas trus d dol langsung nggo tuku omah sing luweh apik...
bukane tambah tentrem nek wes omah'e apik... ngakakk
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
wahyudi
Alm.


Lokasi : ujung mberuk teluk penyu
Reputation : 1
Join date : 01.06.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Sep 05, 2008 11:21 pm

jan apik mbah wono ALLAH selalu merencanakan yang terbaik buat kita meskipun itu tak selalu sesuai dengan keinginan dan impian kita Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos Bagoos
Kembali Ke Atas Go down
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Sat Sep 06, 2008 2:16 pm

Bar nderuki, trus di dol.....lha iki ngadole ning ngendi? wong do udan emas kabeh.....
Sopo sing arep tuku emas? Iki do wis entuk emas kabeh...
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 12:37 pm

40 Nasehat Memperbaiki Rumah Tangga

oleh : Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid Muqaddimah

Segala puji bagi Allah, kita memuji, memohon pertolongan, serta ampunanNya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan nafsu-nafsu kita dan dari kejahatan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang ditunjuki oleh Allah maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah maka tak seorangpun yang bias menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yang tiada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Rumah Adalah Nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dan sesungguhnya Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal.” (An-Nahl : 80) Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan kesempurnaan nikmatNya atas hambaNya, dengan apa yang Dia jadikan bagi mereka rumah-rumah yang merupakan tempat tinggal mereka. Mereka kembali kepadanya, berlindung dan memanfaatkannya dengan berbagai macam manfaat”1. Banyak sekali kegunaan rumah bagi seseorang. Ia adalah tempat makan, tidur, istirahat, dan berkumpul dengan keluarga, isteri dan anak-anak, juga tempat melakukan kegiatan yang paling pribadi dari masing-masing anggota keluarga. Allah berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu”. (Al-Ahzab :33) Jika kita renungkan keadaan orang-orang yang tidak memiliki rumah, yakni orang-orang yang hidup di pengasingan, di emper-emper jalan serta para pengungsi yang terusir di perkemahan-perkemahan sementara, niscaya kita memahami benar nikmatnya ada di rumah. Tentu kita akan terenyuh dan haru mendengar orang misalnya dia mengatakan : “Saya tidak punya tempat tinggal tetap, terkadang saya tidur di rumah si Fulan, terkadang di kedai kopi, kebun atau di pantai, lemari bajuku ada di dalam mobil.”Dengan demikian kitapun akan memahami makna keberserakan karena tidak memiliki tempat tinggal atau rumah. Ketika Allah menyiksa orang-orang Yahudi Bani Nadhir, Allah mengambil dari mereka nikmat rumah ini, Allah mengusir mereka dari kampung halaman mereka. Allah berfirman : “Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung-kampung pada saat pengusiran pertama kali.”(Al-Hasyr:2) Kemudian firmanNya : “Mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan”. (Al-Hasyr : 2)

Yang Mendorong Seorang Muslim Memperhatikan ISHLAH (Perbaikan) Rumahnya
• Menjaga diri dan keluarga dari api Neraka jahannam dan selamat dari siksa yang menyala-nyala. Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”.(At-Tahrim : 6)
• Besarnya tanggung jawab yang dibebankan terhadap pemimpin rumah di hadapan Allah pada hari perhitungan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah Ta’ala akan meminta pertanggung jawaban kepada setiap pemimpin atas apa yang dipimpinnya, apakah ia menjaga kepemimpinannya atau melalaikannya, sehingga seorang laki-laki ditanya tentang anggota keluarganya”. Hadits Hasan, diriwayatkan oleh An-Nasa’i dalam Isyratun Nisaa’, hadits no 292 dan Ibnu Hibban dari Anas dalam Shahihul Jami’ , no.1775; As-Silsilah Ash- Shahihah no.1636. Rumah adalah tempat menjaga diri dan keselamatan dari berbagai kejahatan dan menolak dari bahaya manusia lain; rumah adalah tempat perlindungan ketika terjadi fitnah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Beruntunglah orang yang menguasai lisannya dan lapang rumahnya serta menangis atas kesalahannya.” Hadits Hasan, diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Ausath dari Tsauban dan terdapat dalam Shahihul Jami’, no.3824. Dan beliau bersabda : “Lima hal yang barangsiapa mengerjakan salah satu daripadanya maka ia akan mendapat jaminan dari Allah. Yaitu : orang yang menjenguk orang sakit, orang yang pergi berperang, atau orang yang masuk kepada pemimpinnya dengan maksud menegurnya atau mengingatkannya, atau ia duduk di rumahnya sehingga orangorang selamat dari (ganggguan)nya dan ia selamat dari (gangguan) mereka.

Hadits riwayat Ahmad (5/241) “Keselamatan seseorang dalam fitnah yaitu ia senantiasa mendiami rumahnya.” Hadits Hasan, diriwayatkan oleh Ad-Dailami dalam Musnadul Firdaus dari Abu Musa; terdapat dalam Shahihul jami’ no.3543, dan lafazh dalam Sunan oleh Ibnu Abi ‘Ashim, no.1021. Dalam takhrij ia mengatakan : “Hadits ini shahih “. Orang muslim akan merasakan faedah ini ketika ia dalam keadaan terasing, saat ia tidak bisa mengubah kemungkaran-kemungkaran yang ada, maka dia memiliki tempat berlindung ketika kembali ke rumahnya. Rumah itu akan menjaga dirinya dari perbuatan dan pandangan yang dilarang, menjaga isterinya dari tabarruj (pamer kecantikan dan hiasan) serta menjaga anak-anaknya dari teman-teman yang jahat.

• Sesungguhnya sebagian besar manusia menggunakan waktunya di dalam rumah, terutama pada musim panas dan dingin yang menyengat, pada musim hujan, permulaan dan akhir siang, ketika selesai dari kerja atau sekolah, karena waktu-waktu tersebut semestinya digunakan dalam ketaatan, jika tidak tentu akan habis untuk melakukan hal-hal yang dilarang.
• Ini yang terpenting, bahwa perhatian terhadap rumah merupakan sarana yang paling besar untuk membangun masyarakat muslim. Karena sebuah masyarakat ini terdiri dari rumah-rumah. Rumah-rumah adalah unsur dasar suatu masyarakat. Rumah-rumah itu membentuk suatu perkampungan dan perkampunganperkampungan itu adalah masyarakat. Jika unsur dasarnya baik, niscaya akan kuatlah masyarakat kita dengan hukum-hukum Allah, tegar dalam menghadapi musuh-musuh Allah, memancarkan kebaikan dan tidak menimbulkan kejahatan. Dari sebuah rumah yang Islami akan lahir penopang-penopang perbaikan bagi masyarakat, berupa da’i-da’I teladan, penuntut ilmu, mujahid yang sesungguhnya, isteri shalihah, ibu pendidik dari unsur pembangun kebaikan lainnya. Jika sedemikian penting problem tersebut, sementara rumah-rumah kita penuh dengan kemungkaran dan kelalaian, meremehkan dan melampaui batas, maka dari sini timbul tanda tanya besar: Apakah Sarana-Sarana Untuk Memperbaiki Rumah ? Kepada para pembaca, penulis suguhkan jawabannya, nasehat-nasehat dalam persoalan ini, mudah-mudahan Allah memberi manfaat kepada kita dengannya, dan mudah-mudahan Allah mengarahkan semangat putra-putri Islam untuk membawa risalah (tugas) perbaikan rumah Islami dari awal. Nasehat ini dimaksudkan untuk dua hal, mendapatkan maslahat (kebaikan) yakni dengan amar ma’ruf atau mencegah kerusakan yakni menghilangkan kemungkaran. Semoga bermanfaat.

Membangun Rumah Tangga

Nasehat (1): Memilih Istri yang Tepat
Allah berfirman: “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (kawin) dan hambahamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui.” (An-Nur: 32). Hendaknya seseorang memilih isteri shalihah dengan syarat-syarat sebagai berikut: “Wani a itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka hendaknya engkau utamakan wanita yang memiliki agama, (jika tidak) niscaya kedua tanganmu akan berdebu (miskin, merana)”. Hadits riwayat Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 9/132. “Dunia semuanya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah”. Hadits riwayat Muslim (1468), cet. Abdul Baqi; dan riwayat An-Nasa’i dari Ibnu Amr, Shahihul Jami’, hadits no.3407 “Hendaklah salah seorang dari kamu memiliki hati yang bersyukur, lisan yang selalu dzikir dan isteri beriman yang menolongnya dalam persoalan akhirat”. Hadits riwayat Ahmad (5/282), At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Tsauban, Shahihul Jami’, hadits no. 5231 Dalam riwayat lain disebutkan : “Dan isteri shalihah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah sebaik-baik (harta) yang disimpan manusia”. Hadits riwayat Al-Baihaqi dalam Asy-Syu’ab dari Abu Umamah. Lihat Shahihul Jami’, hadits no. 4285 “Kawinilah perempuan yang penuh cinta dan yang subur peranakannya. Sesungguhnya aku membanggakan dengan banyaknya jumlah kalian di antara para nabi pada hari Kiamat.” Hadits riwayat Imam Ahmad (3/245), dari Anas. Dikatakan dalam Irwa ‘ul Ghalil, “Hadits ini shahih”, 6/195 “(Nikahilah) gadis-gadis, sesungguhnya mereka lebih banyak keturunannya, lebih manis tutur katanya dan lebih menerima dengan sedikit (qana’ah)”. Hadits riwayat lbnu Majah, No. 1861 dan alam As-Silsilah Ash-Shahihah, hadits No. 623
Dalam riwayat lain disebutkan : “Lebih sedikit tipu dayanya”. Sebagaimana wanita shalihah adalah salah satu dari empat sebab kebahagiaan maka sebaliknya wanita yang tidak shalihah adalah salah satu dari empat penyebab sengsara. Seperti tersebut dalam hadits shahih: “Dan di antara kebahagiaan adalah wanita shalihah, engkau memandangnya lalu engkau kagum dengannya, dan engkau pergi daripadanya tetapi engkau merasa aman dengan dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia mengungkapkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi daripadanya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu” Hadits riwayat Ibnu Hibban dan lainnya, dalam As-Silsilah Ash- Shahihah, hadits no. 282 Sebaliknya, perlu memperhatikan dengan seksama keadaan orang yang meminang wanita muslimah tersebut, baru mengabulkannya setelah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : “Jika datang kepadamu seseorang yang engkau rela terhadap akhlak dan agamanya maka nikahkanlah, jika tidak kamu lakukan niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar”. Hadits riwayat Ibnu Majah 1967, dalam As-Silsilah Ash-Shahihah, hadits no. 1022 Hal-hal di atas perlu dilakukan dengan misalnya bertanya, melakukan penelitian, mencari informasi dan sumbersumber berita terpercaya agar tidak merusak dan menghancurkan rumah tangga yang bersangkutan.” Laki-laki shalih dengan wanita shalihah akan mampu membangun rumah tangga yang baik, sebab negeri yang baik akan keluar tanamannya dengan izin Tuhannya, sedang negeri yang buruk tidak akan keluar tanaman daripadanya kecuali dengan susah payah.

Nasehat (2): Upaya Membentuk (Memperbaiki) Isteri.
Apabila isteri adalah wanita shalihah maka inilah kenikmatan serta anugerah besar dari Allah Ta’ala. Jika tidak demikian, maka kewajiban kepala rumah tangga adalah mengupayakan perbaikan. Hal itu bisa terjadi karena beberapa keadaan. Misalnya, sejak semula ia memang menikah dengan wanita yang sama sekali tidak memiliki agama, karena laki-laki tersebut dulunya, memang tidak memperdulikan persoalan agama. Atau ia menikahi wanita tersebut dengan harapan kelak ia bisa memperbaikinya, atau karena tekanan keluarganya. Dalam keadaan seperti ini ia harus benar-benar berusaha sepenuhnya sehingga bisa melakukan perbaikan.Suami juga harus memahami dan menghayati benar, bahwa persoalan hidayah (petunjuk) adalah hak Allah. Allah-lah yang memperbaiki. Dan di antara karunia Allah atas hambaNya Zakaria adalah sebagaimana difirmankan: “Dan Kami perbaiki isterinya”. (Al-Anbiya’: 90). Perbaikan itu baik berupa perbaikan fisik maupun agama. Ibnu Abbas berkata: “Dahulunya, isteri Nabi Zakaria adalah mandul, tidak bisa melahirkan maka Allah menjadikannya bisa melahirkan”. Atha’ berkata: Sebelumnya, ia adalah panjang lidah, kemudian Allah memperbaikinya”.

Beberapa Metode Memperbaiki Isteri:
Memperhatikan dan meluruskan berbagai macam ibadahnya kepada Allah Ta’ala. Kupasan dalam masalah ini ada dalam pembahasan berikutnya. Upaya meningkatkan keimanannya, misalnya:
Menganjurkannya bangun malam untuk shalat tahajjud
Membaca Al Qur’anul Karim.
Menghafalkan dzikir dan do’a pada waktu dan kesempatan tertentu.
Menganjurkannya melakukan banyak sedekah.
Membaca buku-buku Islami yang bermanfaat.
Mendengar rekaman kaset yang bermanfaat, baik dalam soal keimanan maupun ilmiah dan terus
mengupayakan tambahan koleksi kaset yang sejenis.
Memilihkan teman-teman wanita shalihah baginya sehingga bisa menjalin ukhuwah yang kuat,
saling bertukar pikiran dalam masalah-masalah agama serta saling mengunjungi untuk tujuan yang baik.
Menjauhkannya dari segala keburukan dan pintu-pintunya. Misalnya dengan menjauhkannya dari
Aspek KeImanan Di Rumah

Lanjut aja ke:
http://dzakiyah07.wordpress.com/2007/02/26/40-nasehat-memperbaiki-rumah-tangga/
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 1:09 pm

Nasehat Untuk Wanita

Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.

Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.

Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.

Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.

Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.

Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur.

Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang.

Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 1:11 pm

Nasehat Untuk Perokok

Oleh: A Hien

Pada suatu hari terjadi dialog antara seorang Tao Yu dengan seorang perokok berat. Ini terjadi karena Tao Yu itu sangat terganggu dengan asap rokok dari perokok itu. Dengan sedikit basa-basi maka terjadilah dialog ini.

Taoyu: "Saya melihat Bapak sangat asyik sekali dengan rokok itu. Belum seperempat jam kita duduk di sini Bapak sudah menghabiskan dua batang rokok."

Perokok: "(Dengan sedikit bangga) Saya satu hari bisa menghabiskan minimal dua bungkus rokok."

Taoyu: "Wah.... kalau begitu Bapak hebat sekali. Tapi saya mau tanya sedikit boleh nggak?"

Perokok: "Eh... boleh saja. (Sambil menghembuskan asap dengan penuh keyakinan)."

Taoyu: "Apakah Bapak sayang orang tua, sayang istri dan sayang anak-anak?"

Perokok: "Ya... dong... itukan orang yang paling saya sayangi."

Taoyu: "Hem.... rasanya kok sulit dipercaya ! Karena Bapak tidak menyayangi badan Bapak sendiri sih."

Perokok: "Lho... kok anda mengatakan saya tidak menyayangi badan sendiri."

Taoyu: "Memang betul kan. Bapak kan setiap hari menghisap rokok, itu kan sama saja dengan meracuni diri sendiri. Belum lagi orang lain yang menghirup asap rokok Bapak juga ikutan keracunan jadinya."

Perokok: "Benar juga ya.... Wah maaf deh."

Taoyu: "Nggak apa-apa, nggak apa-apa. (Mudah-mudahan dia sadar!)"
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 1:15 pm

"girilusi jalmo tan keno ing ngino"

Kata² tersebut sebenarnya artinya sangat simpel, yaitu “di atas langit masih ada langit”. Tapi seringkali kata-kata tersebut diartikan luas sehingga menjadi rumit dan panjang. sebenarnya kata-kata itu bermaksud menasehati siapa saja manusia yang hidup di dunia ini.

Contohnya : seorang presiden yang kedudukannya sebagai pemimpin negara, tetapi masih membutuhkan masyarakat untuk membantu walaupun secara tidak langsung. Begitu pula dengan seseorang yang sangat jenius, orang itu berkata “meskipun aku seorang yang jenius tetapi aku masih membutuhkan seorang teman, keluarga bahkan anakku sendiri yang sangat kucintai”. Nah dari penggalan cerita di atas dapat kita simpulkan bahwa kata-kata tersebut bisa berarti sangat luas….
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
SAPTO SARDIYANTO
Camat


Lokasi : JAKARTA
Reputation : 1
Join date : 24.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 1:58 pm

Sebuah sukses lahir bukan karena kebetulan atau keberuntungan semata,sebuah sukses terwujud karena diikhtiarkan melalui target yang jelas perencanaan yang matang keyakinan kerja keras,keuletan dan niat baik

_________________
Betapa manisnya bersama - MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Sep 11, 2008 7:17 pm

REJEKI TIDAK PERNAH BERPIHAK...
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Sep 12, 2008 1:39 pm

Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”,jawab ibu itu.” Wouw… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu??Bagaimana dengan kakak adik-adik nya??”” Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.””

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani ??? “


….Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
” Ooo …tidak tidak begitu nak….Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”


Note :

Pelajaran Hari Ini : Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN”


================
Seputar Tentang Syekh Siti Djenar
Asyiknya Nulis Jowo
Menulis Cerita-cerita pendek
Cinta Ohh Cinta
Nyinau Filsafat Kita & Modern
Puisi-puisi Cinta
TEntang Pendidikan
Berbagi Ndongeng
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
wawan
Koordinator


Reputation : 0
Join date : 31.03.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Sat Sep 13, 2008 6:26 pm

belajarlah dengan mempelajari pengalaman yang kamu alami..
sadarilah dirimu tidaklah sempurna..
berdo'alah selalu dengan do'a yang terbaik..
tambahkanlah ucapan zikirmu...
hari ini lebih baik dari hari kemarin..
Kembali Ke Atas Go down
dedik cahyono
Camat


Lokasi : Jakarta
Reputation : 0
Join date : 11.07.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Sun Sep 14, 2008 10:29 pm

Puasa merupakan gaya hidup yang sehat...
dengan berpuasa kesehatan kita akan terus terjaga dan akan terbiasa hidup tertib..
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ciriajasa.com
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Sep 24, 2008 12:07 pm

Pepatah MElayu

yang hak berpunya, yang milik bertuan,
hak orang kita pandang, milik orang kita kenang, pusaka orang kita sandang,

apa tanda orang terkutuk,
mengambil milik orang lain ia kemaruk

apa tanda orang celaka,
mengambil hak orang lain semena-mena

apa tanda Melayu jati,
hak miliknya ia cermati
hak milik orang lain ia hormati

apa tanda Melayu jati,
memanfaatkan hak milik berhati-hati

apa tanda Melayu bertuah,
hak milik orang ia pelihara
hak milik diri ia jaga
hak milik bersama ia bela
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
rama3njoy
Presidium


Lokasi : jogjakarta
Reputation : 6
Join date : 01.03.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Sun Oct 05, 2008 4:04 am

kita dianugerahkan 2 telinga oleh Tuhan....

gunakan keduanya...

gunakan keduanya untuk mendengar segala sesuatunya minimal dari 2 buah sumber suara, sehingga kita lebih wapada, bijaksana, tidak mudah marah, dll.... ajib

_________________
lihat jika km berani
Spoiler:
 


http://www.facebook.com/rama3njoy
Kembali Ke Atas Go down
http://musikasikku.blogspot.com
daniel_pratomo_aji
Lurah


Lokasi : BEKASI
Reputation : 0
Join date : 24.09.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Fri Oct 10, 2008 9:39 pm

DAUN DAN ULAT

Musim hujan telah datang sehingga di mana-mana tampak pepohonan menghijau.
Keliatan seekor ulat di antara dedaunan yg menghijau bergoyang-goyang di terpa angin.
”Apa kabar daun hijau” katanya …..
Tersentak daun hijau menoleh kearah suara yg datang.
”Ohh…kamu ulat , badanmu keliatan kurus dan kecil…mengapa ?” tanya daun hijau.
”Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku, bolehkan engkau membantuku sahabat?” kata ulat kecil.
”Tentu….tentu, dekatlah kemari, ‘daun hijau berpikir’ Jika aku memberikan sedikit saja daunku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau. Hanya saja aku akan keliatan berlobang-lobang. ..tapi tak apalah.”


Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju ke daun hijau.
Setelah makan dengan kenyang ulat berterima kasih kepada daun hijau yg telah merelakan sebagian tubuhnya menjadi makanan si ulat.
Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yg penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekali pun tubuhnya kini berlobang di sana sini namun ia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi ulat kecil yg lapar.

Tidak lama berselang ketika musim panas datang daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ketanah di sapu orang dan dibakar.

Renungan……
Apa yg berarti di kehidupan kita sehingga kita enggan berkorban sedikit saja bagi sesama? Nahh……akhirnya semua yg ada akan mati bagi sesamanya yg tidak menutup mata ketika sesamanya dalam kesukaran.
Yang tidak membelakangi dan seolah tidak mendengar ketika sesamanya berteriak meminta tolong. Ia rela melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak melupakan kepentingan diri sendiri.

Merelakan kesenangan dan kepentingan diri sendiri bagi orang lain memang tidak mudah, tetapi indah.
Ketika berkorban diri kita sendiri mnjadi seperti daun hijau yg berlobang namun sebenarnya itu tidak mempengaruhi kehidupan kita, kita akan tetap hijau …Tuhan akan tetap memberkati dan memelihara kita.

Bagi daun hijau berkorban merupakan sesuatu perkara yg mengesankan dan terasa indah serta memuaskan. Dia bahagia melihat sesamanya dapat tersenyum karena pengorbanan yg ia lakukan. Ia juga melakukannya karena menyadari bahwa ia tidak akan selamanya tinggal menjadi daun hijau, suatu hari ia akan kering dan jatuh.

Demikianlah kehidupan kita, hidup ini hanya sementara… kemudian kita akan mati. Itu sebabnya isilah hidup ini dengan perbuatan-perbuatan baik, kasih, pengorbanan, pengertian, kesetiaan, kesabaran, dan kerendahan hati.

Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yg menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi anda. Kita dapat berkorban dalam banyak perkara, mendahulukan kepentingan sesama, melakukan sesuatu bagi mereka, memberikan apa yg kita punyai dan masih banyak lagi pengorbanan yg dapat kita lakukan.

Yang mana yang sering kita lakukan?
Menjadi ulat kecil yg menerima kebaikan orang atau menjadi daun hijau yg senang berkorban?
Kembali Ke Atas Go down
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Wed Oct 15, 2008 1:35 pm

Dua sisi yg manusia tak bisa di lakukan.
Semua hanyalah siklus/perputaran kehidupan....

Renungan yg bagus mas....klo ada boleh tuh...
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Oct 16, 2008 11:51 am

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)... -An-Nur : 26
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Wonosingo Ngali Kidul
Pengawas


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 20
Join date : 06.05.08

PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   Thu Oct 16, 2008 11:54 am

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)... -An-Nur : 26
Kembali Ke Atas Go down
https://www.facebook.com/mahesatunggalika
Sponsored content




PostSubyek: Re: Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan   

Kembali Ke Atas Go down
 
Berbagi Kata - kata Mutiara / Petuah / Wejangan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 4 dari 9Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: LOUNGE 'N CHIT-CHAT :: Teras Nongkrong-
Navigasi: