Forum Komunitas Online Gunungkidul
 
IndeksJual BeliPortal FKOGKFAQPencarianPendaftaranAnggotaLogin


Share | 
 

 ING ING SUNG

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
wiwid
HanSip


Lokasi : Dunia Maya
Reputation : 19
Join date : 09.08.09

PostSubyek: ING ING SUNG   Sun Jun 10, 2012 7:25 am

- ING NGARSO SUNG TULODHO -
- ING MADYO MANGUN KARSO -
- TUT WURI HANDAYANI -

Pergulatan batin dan pemikiran Ki Hadjar Dewantara memang tidak lepas dari semangat perjuangan dan cinta negeri yang mengejawantah dalam pemikiran beliau dalam pembebasan bangsanya dari kebodohan, kemiskinan, penjajahan baik lahir maupun batin, dan sekaligus kaderisasi kepemimpinan patriot pejuang bangsa.

Perpaduan pemikiran-pemikiran tersebut memunculkan model 2IS KHD yang dikenal sebagai Ing, Ing, Sung dan merupakan kependekan dari tiga kalimat Jawa yaitu :

• Ing Ngarso Sung Tulodho
• Ing Madyo Mangun Karso
• Tut Wuri Handayani



Tanpa disadari, sebenarnya demikian besar peran kepemimpinan seorang Guru bagi peserta didiknya, Orang Tua bagi anak-anaknya, dan Pemimpin Organisasi bagi anggota organisasi. Pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan orang lain ke arah tertentu. Dalam proses kepemimpinan transformasi nilai melekat.

Menurut Ki Hadjar, Guru di kelas, Orang Tua di keluarga, atau Pemimpin di organisasi baik formal maupun non formal perlu memahami perannya bukan hanya sebagai the agent of change namun juga sebagai values system transformer berdasar tahapan masa kebutuhan. Pendidikan formal bukan hanya menggarap sisi Intelectual Capacity, tetapi juga Emotional Capacity dan Social Capacity dalam rangka Capacity Building. Jadi, pendidikan budi pekerti mestinya melekat dalam proses dan bukan berdiri sendiri sebagai sebuah mata pelajaran. Juga, soft skill mestinya bagian dari desain proses dan desain lingkungan, bukan sebuah program khusus yang berdiri sendiri yang dimaksud untuk melengkapi. Gadjah Mada, Soekarno, Ki Hadjar, Dr. Wahidin, HB IX, Habibi, dan para pemimpin bangsa yang lain ketika berproses juga tidak melalui desain khusus yang sifatnya bertujuan untuk membuat beliau-beliau menjadi hebat seperti tertoreh pada jejak-jejak perjalanan kehidupannya.

Ing Ngarso Sung Tulodho
Ing ("Ing" seperti dalam bunyi "ing" di bening, baling, tuding)
Ngarso ("a" dan "o" seperti dalam bunyi Darto, Harto, Karno)
Sung ("u" dalam "Sung" seperti dalam bunyi Cakung, gantung, bingung)
Tulodho ( "u" dalam "Tu"lodo seperti dalam bunyi rugi, Subak, Dugem; "o" dalam Tu"lo"dho seperti dalam bunyi Darto, Harto, Karno; "dho" dalam Tulo"dho" seperti dalam bunyi todong, condong)

yang artinya dalam bahasa Jawa adalah ketika berada di depan memberi contoh.

Seorang Guru, Orang Tua, demikian pula seorang pemimpin, wajib memberi contoh ketika siswa, anak, atau lingkungan sedang dalam proses belajar atau membutuhkan contoh untuk belajar. Dalam tiga tahap pengembangan siswa, di tahap pertama, yaitu dalam tahap pembiasaan bukan melalui pemaksaan. Peran Ing Ngarso Sung Tulodho ini sangat dituntut dan akan semakin berkurang sesuai dengan tahap perkembangan ke dua dan ke tiga. Fase ini merupakan fase pembentukan siswa, anak, atau lingkungan yang sangat penting. Ki Hadjar dengan Taman Siswa-nya hadir pertama kali dalam fase ini, satunya kata dan perbuatan – Ing Ngarso Sung Tulodho. Disini juga terkandung pesan agar Guru, Orang Tua, dan Pemimpin tidak hanya memberi perintah atau hanya bisa berbicara tanpa bisa atau pernah memberi contoh.

Ing Madya Mangun Karso
Ing (seperti sebelumnya)
Madya ("Ma" seperti dalam bunyi Makan, Mata, Masa; "dya" seperti dalam bunyi Ma"dya" dimana "a" dibaca seperti bunyi "o" dalam Darto)
Mangun, ("Ma"seperti dalam bunyi Makan; Ma"ngun" seperti dalam bunyi Bangun)
Karso, ("Kar" seperti dalam karma, kartika; "so" seperti dalam bunyi sosok).

Dalam bahasa Jawa Ing Madya Mangun Karso berarti ditengah membangun niat atau membangkitkan motivasi.

Guru dikelas, sesuai dengan tahap perkembangan usia, juga dituntut untuk menjadi motivator agar potensi siswa teraktualisasikan. Orang Tua dirumah juga harus menjadi motivator bagi anak-anaknya dikala dibutuhkan. Para pemimpin organisasi/masyarakat, ketika masyarakat atau anggota organisasi sudah bergerak kearah yang diharapkan maka pemimpin ajur-ajer bersama masyarakat atau anak buahnya untuk memberi semangat.

Tut Wuri Handayani
Tut ("tut" dibaca seperti dalam bunyi patut, buntut)
Wuri ( "wu" dibaca seperti dalam bunyi lawu, wuni)
Handayani ("han" dibaca seperti dalam bunyi bahan, dahan; "da" dibaca seperti dalam bunyi tenda, banda; "ya" dibaca seperti dalam bunyi saya, gaya; "ni" dibaca seperti dalam bunyi rani, nilam).

Tut Wuri Handayani, dalam bahas Jawa berarti dari belakang mengikuti dan mengamati serta memberi dorongan yang menguatkan dan diterapkan pada fase perkembangan dimana siswa, atau anak, atau masyarakat/anggota organisasi sudah bisa berjalan sendiri untuk berkembang.

Kata Tut Wuri mengindikasikan tindakan aktif yaitu mengikuti untuk memastikan bahwa perkembangan kearah yang benar. Dalam proses manajemen, itu merupakan tahap kontrol dan untuk memastikan bahwa anggota organisasi telah bergerak sesuai dengan rencana.




SEMOGA KITA SEMUA TERCERAHKAN..
AAMIIN YA ROBBAL 'ALAMIIN..
Amiiiin


_________________

AYO KITA RAMAIKAN FORUM TERCINTA INI!
- Untuk yang belum terdaftar sebagai anggota, silahkan kilk disini.

- Setelah menjadi anggota, jangan lupa untuk mengenalkan diri disini.

- Untuk melihat postingan-postingan terbaru klik disini.

- Jangan ragu ataupun segan untuk posting!

- Apabila ada pertanyaan, silahkan cek halaman F.A.Q disini.

- Apabila membutuhkan panduan ataupun bantuan dan ingin melakukan uji posting silahkan membuat topik/thread baru disini.

Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com/forum
sacho_eka
Pengawas


Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Sun Jun 10, 2012 8:02 pm

jika ing ngarso sung tulodho..* itu tdk d jalankan mampukah sebuah organisasi dapat bergerak..? Atau yg ing ngarso tadi hanya berharap pada orang2 yg ing madyo untuk mangun karso dan yg tut wuri untuk handayani.. Jika filsafat tadi d bagi mjd 3 peranan yg berbeda..
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
wiwid
HanSip


Lokasi : Dunia Maya
Reputation : 19
Join date : 09.08.09

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Sun Jun 10, 2012 10:29 pm

Kalo udah sampe seperti itu berarti semboyan ini udah mulai dilupakan kang..
Semoga kita semua tercerahkan.. Amiiiin
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com/forum
sacho_eka
Pengawas


Lokasi : tangerang- banten
Reputation : 36
Join date : 03.11.08

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Mon Jun 11, 2012 8:04 am

menurut saya semboyan ing ing sung juga sebuah paket dalam proses kaderisasi.. Dan hanya kader yg dapat mencetak kader.. Dan kader sejati kelak akan memposisikan dirinya spt semboyat tsb.. D manapun mereka tetap berperan penting..
Kembali Ke Atas Go down
http://kiossticker.com
Mayansah wiyono
KorLap


Lokasi : Tepus
Reputation : 6
Join date : 26.08.13

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Fri Apr 18, 2014 12:17 am

Nderek usul mase,....Slogan Tutwuri Handayani ini lebih mengedepankan pada pola pengajaran atau metode pendidikan, jadi bagaimana pola pendidikan itu seharusnya berjalan, menurut pemikiran pribadi saya pola pengajaran yang dimaksud adalah dengan memberi contoh, memberi ide, dan mengarahkan ide itu supaya bisa sampai pada tujuan, Skema pendidikan inilah yang coba dibangun dan diterapkan dalam sendi sendi kehidupan, baik didunia pendidikan, baik dalam sebuah  organisasi maupun dalam hubungan sosial kemayarakatan. Jelas kalau dalam dunia pendidikan bahwasanya seorang pendidik harus mampu memberi contoh, harus mampu memberi ide, dan tidak kalah utamanya harus mampu memberi semangat dan motifasi anak didiknya. Nah bagaimana dalam berorganisasi jelas mustahil tercapai tujuan organisasi kalau kita mengantungkan pada pimpinan, karena setiap anggota atau bagian organisasi harus bisa menghebatkan organisasi tersebut sesuai peranannya masing masing dan sesuai dengan kemampuannya. Alangkah indahnya kalau organisasi itu selalu berprilaku apapun posisinya tetapi dia mampu memberi contoh, mampu memberi ide, dan semua bagian organisasi itu berperan menjadi tut wuri handayani?...atau dalam pemahamam saya semua mampu mendukung apa yang menjadi kebijaksanaan organisasi tersebut.Lalu bagaimana dalam tatanan bermasyarakat apakah slogan tersebut bisa digunakan sebagai pedoman?Jelas adanya bahwa sbagai  manusia adalah pemimpin bagi dirinya, keluarganya. maka prinsip untuk menjadi tauladan, prinsip untuk mempunyai ide, dan prisip untuk memotifasi diri mewujudkan kelangsungan kehidupannya akan selalu dibutuhkan. ada sebuah pepatah mengatakan dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung...nah bagaimana pepatah itu bisa diwujudkan? salah satu caranya adalah dengan berpegang pada prinsip atau slogan Ing ngarso sun tulodho, Ing madya mangun karso Tutwuri Handayani. Nah sekarang kembali pada pribadi masing masing, Slogan tersebut akan menjadi hal yang laur biasa kalau mampu memposisikan diamana kita berada dan bagaimana harus bersikap sesuai slogan tersebut.
Nuwun sewu ini hanya pandangan pribadi tapi postingan ini sungguh sangat luar biasa untuk menggugah semangat dalam  menempuh kehidupan ini...salam Merdeka

_________________
Sewu siji wong beja neng ngalam ndonya iki, Mugo mugo sing siji kuwi Kulo
Dibawah Bendera Revolusi
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com
wiwid
HanSip


Lokasi : Dunia Maya
Reputation : 19
Join date : 09.08.09

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Tue Apr 22, 2014 2:59 am

Mayansah wiyono wrote:
......

Nah bagaimana dalam berorganisasi jelas mustahil tercapai tujuan organisasi kalau kita mengantungkan pada pimpinan, karena setiap anggota atau bagian organisasi harus bisa menghebatkan organisasi tersebut sesuai peranannya masing masing dan sesuai dengan kemampuannya. Alangkah indahnya kalau organisasi itu selalu berprilaku apapun posisinya tetapi dia mampu memberi contoh, mampu memberi ide, dan semua bagian organisasi itu berperan menjadi tut wuri handayani?...atau dalam pemahamam saya semua mampu mendukung apa yang menjadi kebijaksanaan organisasi tersebut.

.........

Pendapat e kang mayansyah sak jane podo karo isi topik iki to, tapi sing membedakan hanyalah dalam hal organisasi saja?..

Padahal neng topik iki gak ono lho kalimat sing menyatakan menggantungkan pada pimpinan, justru kepimimpinan sing eneng neng topik iki dimaksudkan supaya pemimpin dapat mengambil perannya disetiap tahap ING ING SUNG, karena tanpa disadari peran kepemimpinan itu sangat besar bagi sesuatu yang dipimpinnya..

Bicara peran kepemimpinan dalam organisasi tentu tidak hanya terbatas pada satu sosok ketua/pimpinan organisasi saja, tetapi juga termasuk kepada seluruh pengurus/pengisi jabatan dalam organisasi serta seluruh anggota organisasi yang ada, karena peran kepemimpinan dalam setiap posisi-posisi tersebut juga besar, tentunya sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada mereka yang telah disepakati bersama dalam organisasi tersebut..

Point pentingnya terdapat pada kalimat akhir pada paragraf yang saya quote, semua mampu mendukung apa yang menjadi kebijaksanaan organisasi tersebut..
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com/forum
Mayansah wiyono
KorLap


Lokasi : Tepus
Reputation : 6
Join date : 26.08.13

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Sat Apr 26, 2014 2:07 pm

fkogk 

_________________
Sewu siji wong beja neng ngalam ndonya iki, Mugo mugo sing siji kuwi Kulo
Dibawah Bendera Revolusi


Terakhir diubah oleh Mayansah wiyono tanggal Sat Apr 26, 2014 2:14 pm, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com
Mayansah wiyono
KorLap


Lokasi : Tepus
Reputation : 6
Join date : 26.08.13

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Sat Apr 26, 2014 2:10 pm

Wiwid wrote:

Padahal neng topik iki gak ono lho kalimat sing menyatakan menggantungkan pada pimpinan, justru kepimimpinan sing eneng neng topik iki dimaksudkan supaya pemimpin dapat mengambil perannya disetiap tahap ING ING SUNG, karena tanpa disadari peran kepemimpinan itu sangat besar bagi sesuatu yang dipimpinnya..

Bicara peran kepemimpinan dalam organisasi tentu tidak hanya terbatas pada satu sosok ketua/pimpinan organisasi saja, tetapi juga termasuk kepada seluruh pengurus/pengisi jabatan dalam organisasi serta seluruh anggota organisasi yang ada, karena peran kepemimpinan dalam setiap posisi-posisi tersebut juga besar, tentunya sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada mereka yang telah disepakati bersama dalam organisasi tersebut..

Point pentingnya terdapat pada kalimat akhir pada paragraf yang saya quote, semua mampu mendukung apa yang menjadi kebijaksanaan organisasi tersebut..

Betul Banget kang wiwid,...memang sangat jelas sekali dalam topik panjenengan memang tidak mengungkapkan pada "mengantungkan pada pimpinan"  karena konsep Ing Ing Sung ini merupakan cara dalam kita hidup bermasyarakat, dalam tatanan sosial dalam tatanan berorganisasi, penting juga untuk mengungkapakan suatu sebab akibat untuk menguatkan kepada maksud yaitu,..semua mau mendukung dan bersinergi sehingga tercapai sebuah tujuan yang dicita citakan. Dan akan menjadi suatu yang indah dan dinamis karena setiap diri adalah pemimpin maka semua unsur harus mengerti dan mampu mengamalkan kosep tersebut....

_________________
Sewu siji wong beja neng ngalam ndonya iki, Mugo mugo sing siji kuwi Kulo
Dibawah Bendera Revolusi
Kembali Ke Atas Go down
http://www.wonosari.com
bahqri.dixie
KorLap


Lokasi : Gunungkidul
Reputation : 8
Join date : 10.07.12

PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Sun Apr 27, 2014 10:47 am

kalau aku Adat JAWA ,SETUJU

YANG PENTING ADA ILMU
 huft huft 

_________________
FKOGK

Berjaya di udara berkarya di nyata coming good di wonosari.com
Kembali Ke Atas Go down
http://bahqriimages.blogspot.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: ING ING SUNG   Today at 2:15 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
ING ING SUNG
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FKOGK :: ALL ABOUT GUNUNGKIDUL :: Kebudayaan Daerah-
Navigasi: